Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”

T. Budianto
Last updated: April 6, 2026 8:14 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Sekda Jateng, Sumarno. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng lagi “switch mode” nih. Lewat Surat Edaran Nomor B/000.8.3/3/2026 yang diteken 1 April 2026, budaya kerja ASN resmi dirombak. Tujuannya simpel: efisiensi energi, tapi tanpa bikin layanan ke masyarakat ikut kendor.

Salah satu yang paling kerasa, Jumat jadi hari agak beda. Sebagian ASN bisa Work From Home (WFH), sementara yang tetap masuk kantor diarahkan buat aktivitas yang lebih “sehat vibes”, kayak gowes atau jalan kaki ke kantor.

Nggak cuma itu, urusan dinas luar juga ikut direm. Perjalanan dinas dalam negeri dipangkas sampai 50 persen, sementara yang luar negeri lebih drastis lagi, sampai 70 persen. Intinya: kalau bisa online, kenapa harus jalan?

Baca juga: WFH Seminggu Sekali? Pengusaha Bilang Jangan Disamaratakan Dulu

Rapat-rapat juga mulai shifting ke mode hybrid. Offline boleh, tapi online tetap jadi andalan. Teknologi dimaksimalkan biar nggak boros energi dan waktu. Soal kendaraan, ASN juga diajak lebih “ramah bumi”.

Pemakaian mobil dinas dibatasi, maksimal 50 persen. Sebagai gantinya, mereka didorong pakai kendaraan listrik, transportasi umum, sepeda, atau bahkan jalan kaki kalau jaraknya masih masuk akal.

Di dalam kantor, aturan hemat energi juga makin ketat. Lampu dan AC nggak boleh nyala sembarangan. Suhu AC disetel di kisaran 24-26 derajat, dan kalau ruangan ditinggal lebih dari dua jam, ya wajib dimatiin. Air juga dipakai secukupnya, nggak boleh boros.

Soal Mindset

Sekda Jateng, Sumarno bilang, kalau perubahan ini bukan cuma soal aturan, tapi soal mindset. ASN didorong buat kerja lebih efisien, nggak harus selalu pindah tempat, dan lebih memanfaatkan sistem daring.

“Kalau bisa jalan kaki atau naik sepeda, kenapa harus pakai kendaraan bermotor? Kalau jauh, ya bareng-bareng saja,” ujarnya santai. Menariknya lagi, Pemprov juga lagi nyiapin aturan tambahan soal “Hari Krida” di hari Jumat. Jadi, buat ASN yang tetap WFO, aktivitas ke kantor bisa sekalian jadi olahraga. Lumayan, kerja sambil jaga kesehatan.

Meski begitu, nggak semua ASN bisa ikut WFH. Layanan publik kayak rumah sakit atau Samsat tetap harus jalan normal. Pejabat eselon atas juga tetap wajib ngantor.

Baca juga: ASN WFH Tiap Jumat? Santai di Rumah Boleh, Tapi Jangan “Ngilang”!

Soal berapa banyak ASN yang bakal WFH tiap Jumat, belum ada angka pasti. Semua diserahkan ke masing-masing OPD, karena kebutuhan dan karakter kerjanya beda-beda. Yang jelas, Pemprov Jateng berharap pola kerja baru ini tetap bikin pelayanan publik jalan, tapi dengan cara yang lebih hemat energi dan efisien.

Di tengah ajakan hemat energi, ASN kini ditantang bukan cuma pintar kerja, tapi juga pintar milih: nyalain AC atau tahan gerah, naik mobil atau mulai gowes. Karena ternyata, perubahan besar kadang dimulai dari hal sesederhana… mematikan lampu sebelum pulang. (tebe)

You Might Also Like

Hujan Bikin Heboh, Banyumas-Purbalingga Kena “Combo” Bencana

Saleh Dampingi Bahlil ke Sragen, Serius Ngobrolin Potensi Energi dan Sinergi Pusat-Daerah

Kenapa Lereng Slamet Gampang Banjir dan Longsor?

KUHAP Baru, Penyidik Bakal Tambah Sewenang-wenang

Barang AS Bebas Masuk-Produk UMKM ‘Dikejar’ Sertifikasi Halal, Apa Kata MUI?

TAGGED:efisiensi energiheadlinepemprov jatengWFH
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Isu Trump Masuk RS Meledak, Gedung Putih Bantah Keras
Next Article Angin Datang, Atap Terbang, Pemkot “Gaspol” Bantu Warga Gedawang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemprov: Jumat Boleh WFH, Kecuali Eselon 1 dan 2

Razia Dadakan + Tes Urine: Lapas Purwodadi Nggak Mau Kecolongan di Balik Jeruji

Lebaran Lewat, Harga Nggak Ikut “Meledak”, Inflasi Semarang Masih Santuy

Luthfi: Mbah Dalhar Bukan Cuma Ulama, Tapi “Influencer” Persatuan Zaman Dulu

Angin Datang, Atap Terbang, Pemkot “Gaspol” Bantu Warga Gedawang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Politik

PDIP Rombak Kursi Kader di DPR, Rieke ‘Oneng’ Sekarang di Komisi Ini

Januari 20, 2026
Sepak Bola

Fans Qatar vs UEA Saling Lempar iPhone 17 Pro Max

Oktober 16, 2025
Info

Kredit Rumah di Jateng Tembus Rp2,3 Triliun

April 3, 2026
Ketua Golkar Jateng M Saleh meraih gelar doktor bidang hukum dari Universitas Islam Sultan Agung, Sabtu (14/2/2026). Disertasinya terkait keadilan ekologis PSN menuai apresiasi.
Pendidikan

Disertasi Saleh Terkait Keadlian Ekologis PSN Tuai Apresiasi Akademisi

Februari 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jumat WFH, Dinas Dipangkas, ASN Jateng Diajak Lebih “Hemat Mode”
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?