BACAAJA, SEMARANG– Momen Hari Jadi ke-479 Semarang tahun ini nggak cuma dirayain seremonial. Pemkot kasih “kado nyata” buat warganya: diskon Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 10 persen.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bilang, kebijakan ini jadi bentuk terima kasih buat warga yang selama ini ikut bangun kota. “Ini kado spesial buat masyarakat. Bentuk apresiasi karena sudah bareng-bareng menjaga dan membangun kota,” ujarnya.
Baca juga: Tenang Aja, PBB Semarang Tahun Ini Nggak Naik, Malah Ada Hadiah Rumah!
Program diskon ini berlaku dari 1 Maret sampai 31 Mei 2026. Nggak cuma itu, Pemkot juga ngasih “bonus”: bebas denda tunggakan PBB dari tahun 2020 sampai 2025. Jadi yang punya PR pajak lama, ini momen yang pas buat beresin.
Belum selesai di situ, warga juga bisa sekalian manfaatin program GAS JATENG dari Pemprov Jateng. Lewat program ini, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dapat diskon 5 persen sampai akhir 2026.
Jemput Bola
Biar nggak ribet, pembayaran juga dipermudah. Pemkot lewat Bapenda ngegas layanan jemput bola pakai mobil keliling “Pakdesemar Jalan-Jalan”.
Mobil ini bakal nongkrong di titik-titik rame kayak CFD Simpang Lima, Kalibanteng, sampai pasar UMKM. Jadi warga bisa bayar pajak sambil jalan santai, bahkan dapat suvenir juga.
Selain bayar, warga juga bisa sekalian konsultasi soal pajak. Jadi bukan cuma bayar doang, tapi juga makin paham uang pajak itu larinya ke mana. Pemkot berharap, kombinasi diskon ini bisa bantu meringankan beban warga sekaligus ningkatin kesadaran bayar pajak.
Baca juga: Pemkot Semarang Perpanjang Jatuh Tempo & Beri Keringanan PBB 2025
Soalnya ujung-ujungnya, duit pajak juga balik lagi ke masyarakat dalam bentuk fasilitas umum, jalan, layanan publik, dan lain-lain.
Diskon sudah dikasih, denda sudah dihapus, bahkan didatangi ke lokasi. Tinggal satu yang belum: niat bayar pajaknya, masih diskon juga atau full? (tebe)


