Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Nggak Ada Kembang Api, Simpang Lima Tetap Nyala karena Doa dan Solidaritas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Nggak Ada Kembang Api, Simpang Lima Tetap Nyala karena Doa dan Solidaritas

Perayaan Tahun Baru di Semarang kali ini beda jalur. Bukan sorak kembang api yang pecah di langit, tapi doa lintas iman yang naik bareng-bareng dari Simpang Lima. Pemkot Semarang memilih menutup 2025 dengan empati. Doa bersama dan donasi untuk korban bencana di Sumatera dan Aceh. Sunyi, tapi ngena.

T. Budianto
Last updated: Januari 2, 2026 12:54 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
DOA LINTAS AGAMA: Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin menyampaikan sambutan saat Doa Bersama Lintas Agama menyambut Tahun Baru 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Rabu (31/12/2025) malam didampingi tokoh lintas agama dan jajaran Pemkot Semarang sebagai simbol kebersamaan, toleransi, dan solidaritas kemanusiaan. (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang menyambut pergantian Tahun 2026 tanpa pesta kembang api. Sebagai gantinya, Doa Bersama Lintas Agama digelar di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Rabu (31/12/2025) malam. Ribuan warga lintas keyakinan hadir, berdoa dan berdonasi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.

Acara ini dihadiri tokoh-tokoh lintas agama dan dirangkai penggalangan dana. Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, hadir mewakili Wali Kota Agustina Wilujeng dan menitipkan pesan kebersamaan kepada warga.

Menurut Iswar, momentum doa di penghujung tahun jadi cermin kuatnya toleransi di Kota Semarang. Perbedaan keyakinan, katanya, bukan penghalang untuk saling menguatkan saat saudara sebangsa tertimpa musibah.

Baca juga: Tahun Baru, Pemkot Skip Kembang Api

“Malam ini Simpang Lima terasa hangat karena kita berkumpul dalam satu doa meski latar belakang kita berbeda,” ujar Iswar. Ia juga menyebut doa lintas agama sebagai ruang refleksi atas capaian Kota Semarang sepanjang 2025 hasil kerja bareng seluruh elemen masyarakat. Di saat yang sama, donasi yang terkumpul menegaskan bahwa kepedulian sosial masih jadi denyut nadi warga kota.

Bangun Optimisme 

Iswar menambahkan, semangat gotong royong perlu terus dijaga agar beban korban bencana bisa sedikit diringankan. Pemkot Semarang, lanjutnya, terus menguatkan program jaminan sosial dan bantuan kemanusiaan agar tak ada yang merasa berjalan sendirian. “Masuk 2026, mari bawa optimisme baru. Bangun Semarang yang makin inklusif, makin rukun, dan makin hebat,” tegasnya.

Perwakilan umat Hindu di Semarang, I Dewa Made Artayasa menilai, doa lintas agama ini sebagai simbol nyata persatuan dan kepedulian. Menurutnya, Semarang menunjukkan bahwa solidaritas tak kenal sekat. “Ini pengingat supaya kita tetap rendah hati, peduli, dan bersatu. Kita doakan saudara-saudara yang terdampak bencana dan Semarang tetap aman serta damai,” ucapnya.

Baca juga: Polri: Tahun Baru Nggak Ada Kembang Api

Selain doa dan donasi, malam pergantian tahun juga diramaikan hiburan rakyat dan pasar malam UMKM. Tujuannya sederhana: empati jalan, ekonomi lokal tetap bergerak.

Tanpa kembang api, langit memang gelap. Tapi Simpang Lima membuktikan, cahaya solidaritas sering kali lebih terang dari ledakan warna-warni dan nggak bikin asap. (tebe)

You Might Also Like

Remaja Pendaki Ditemukan Tewas di Jurang Gunung Sumbing: Mendaki Bareng, Turun Pilih Jalur Sendiri

Bareskrim Mendadak Cegat Bus di Tol Pekalongan Bikin Kaget Penumpang, Ternyata Incar Kurir Sabu 100 Gram

Rahayu Saraswati Mundur dari DPR: Klarifikasi, Permintaan Maaf, dan Harapan

Guru SMPN 1 Trenggalek Dipukuli setelah Sita HP Siswa, Polisi Turun Tangan

Curhat LBH Semarang: Katanya Jateng Mau Jadi Lumbung Pangan, Kok Kriminalisasi Petani

TAGGED:headlineiswar aminuddinmalam tahun barupemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Libur Nataru, Penumpang Pesawat Naik 5,6 Persen
Next Article Fahmi Kampiun Ceqiu 10 Ball Tournament

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Solo Respati Ardi hadir langsung di acara 100 hari wafatnya Ki Anom Suroto, yang digelar keluarga besar almarhum di Kebon Seni Timasan, Sabtu (24/1/2026) malam.
Info

Respati Bakal Abadikan Dalang Legendaris Ki Anom Suroto Jadi Nama Jalan di Solo

Januari 25, 2026
Hukum

Kredit Fiktif Rp5,2 Miliar, Enam Eks Pegawai Bank Pasar Semarang Masuk Bui

Juli 2, 2026
Kolase foto SPPG Giyanti dan roti berjamur yang dibagikan sebagai menu MBG.
Info

Sajikan Menu MBG Berulat dan Berjamur, SPPG Giyanti Temanggung Cuma Disanksi Libur Sepekan

Maret 2, 2026
DaerahHukum

Baru Dilantik, Langsung Dapat PR

Oktober 31, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Nggak Ada Kembang Api, Simpang Lima Tetap Nyala karena Doa dan Solidaritas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?