Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Fokus Awasi Anggaran, Pengadaan, dan Jual Beli Jabatan di Jateng
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

KPK Fokus Awasi Anggaran, Pengadaan, dan Jual Beli Jabatan di Jateng

Main anggaran, proyek, sampai jual-beli jabatan? Hati-hati, sekarang lagi disorot serius. KPK nggak cuma lihat laporan di atas kertas, mereka mulai bongkar “isi dapur” kebijakan di Jateng.

T. Budianto
Last updated: Maret 30, 2026 10:53 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
PAKTA INTEGRITAS: Sejumlah kepala daerah di Jateng mengikuti acara pembekalan dan penandatanganan pakta integritas bersama KPK di Kantor Gubernur Jateng, Jl Pahlawan, Semarang, Senin (30/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- KPK sekarang ngunci tiga sektor krusial di pemerintah daerah Jawa Tengah. Yaitu perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa (PBJ), serta praktik jual beli jabatan.

Tiga titik ini dinilai paling rawan disusupi kepentingan. Makanya pengawasannya gak cuma formalitas. KPK bakal bedah sampai ke isi kebijakan dan prosesnya.

Baca juga: 2026 Belum Tiga Bulan Berjalan Tiga Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK, Apa yang Salah?

Deputi Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti bilang, pendekatannya kini berubah. “Jika dulu kita berfokus pada bahasan administratif dan monitoring evaluasi, kali ini dilakukan dengan pendalaman substansi,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Artinya, bukan cuma laporan yang dicek. Tapi juga bagaimana anggaran disusun, proyek ditentukan, sampai proses pengisian jabatan. KPK ingin memastikan semua kebijakan benar-benar buat kepentingan publik. Bukan jadi celah buat main proyek atau bagi-bagi kursi. “Jangan sampai kita menggunakan anggaran negara untuk kepentingan politik atau pribadi,” tegas Ely.

Amanah Rakyat

Gubernur Jateng , Ahmad Luthfi ikut ngingetin hal yang sama. Dia minta semua kepala daerah gak main-main soal integritas. “Sebagai pejabat publik yang memegang amanah rakyat, kita perlu berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi integritas yang dilandaskan pada kepentingan publik,” ujarnya.

Baca juga: Daftar 7 Bupati/Wali Kota Hasil Pilkada 2024 yang Terjaring OTT KPK, Dua dari Jateng

Menurutnya, setiap kebijakan harus balik lagi ke warga. Bukan ke kepentingan pribadi atau kelompok. Lewat fokus di tiga sektor ini, KPK berharap potensi korupsi bisa dipersempit. Jadi bukan nunggu kasus meledak, tapi dicegah dari hulunya.

Kalau dulu korupsi sering “rapi di laporan, berantakan di lapangan”, sekarang KPK mulai bongkar dapurnya sekalian. Jadi buat yang masih mikir bisa main aman di balik meja… sepertinya kursinya mulai goyang duluan. (bae)

You Might Also Like

Menu MBG Banyak Dikeluhkan, Wali Kota Solo Respati Minta Pemda Dikasih Kewenangan

Guru Madrasah Geruduk DPRD, Tuntut Perhatian Lebih

Layanan Cepat Tanpa Drama, Dua Menteri Puji MPP Semarang

Live TikTok Berubah Petaka, Seorang Pemuda Ditembak Rekannya

Cerita Pelaku UMKM Kerajinan Tangan Jualan di MTQ Nasional Semarang: Cuma Laku Empat

TAGGED:ahmad luthfiKPKpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gara-Gara Pisang “Fermentasi”, SPPG Lempongsari Disetop
Next Article WFA Boleh Jalan, Tapi ASN Semarang Nggak Bisa “Ngilang”

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tak Kantongi Izin Kepolisian, Persiku Kontra PSIS Ditunda

Borobudur 100, Lari Sekaligus Bantu Anak Cerebral Palsy

Agustina Ajak Anak Muda Semarang Garap IP Kreatif

900 Pelari, Rp 4,5 Miliar Ikut ‘Lari’ ke Desa

Iswar Dorong ITMI Perjuangkan Hak Tunanetra

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Kota Lama Semarang Moncer, Kunjungan Wisatawan Naik 24,7 Persen saat Lebaran

Maret 28, 2026
Hukum

KPK OTT Wamenaker Noel, Diduga Peras Perusahaan Biar Dapat Sertifikat K3

Agustus 21, 2025
JALANI SIDANG--Dua terdakwa kasus pencucian uang, Gus Yazid dan Andhi Nur Huda menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (5/8/2026). (bae)
Hukum

Dituntut 6 Tahun Penjara, Gus Yazid Minta Dibebaskan dari Kasus Pencucian Uang Libatkan Letjen Widi

Agustus 5, 2026
Hukum

Dua Dekade Beraksi, Ki Bedil Akhirnya Tumbang Dibekuk Polisi

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Fokus Awasi Anggaran, Pengadaan, dan Jual Beli Jabatan di Jateng
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?