Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Beragam Spot Wisata Sejarah di Semarang, Jangan Lupa Kunjungi Little Netherlands
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Beragam Spot Wisata Sejarah di Semarang, Jangan Lupa Kunjungi Little Netherlands

R. Izra
Last updated: Maret 26, 2026 2:50 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Tugu Muda yang menjadi simbol perjuangan rakyat Semarang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. (ist)
Tugu Muda yang menjadi simbol perjuangan rakyat Semarang dalam peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Semarang bukan cuma soal kuliner dan kota transit. Di balik hiruk-pikuknya, kota ini menyimpan jejak sejarah panjang, bahkan ada yang sudah berdiri sejak abad ke-17 dan masih bisa dikunjungi sampai sekarang.

Berjalan di sudut-sudut Kota Semarang rasanya seperti membuka lembaran waktu. Bangunan tua, kawasan bersejarah, hingga tempat ibadah kuno masih berdiri kokoh, jadi saksi perjalanan panjang kota pelabuhan ini.

Salah satu yang paling ikonik tentu saja Kota Lama Semarang. Kawasan ini sering dijuluki “Little Netherlands” karena deretan bangunan bergaya kolonial Belanda yang masih terawat. Jalan-jalan di sini, kamu bakal disuguhi suasana klasik yang beda dari kota modern pada umumnya.

Bacaaja: 5 Spot Wisata Paling Diburu saat Libur Lebaran di Semarang: dari Lawang Sewu sampai Saloka

Di kawasan ini juga berdiri Gereja Blenduk, gereja tua dengan kubah besar yang sudah ada sejak abad ke-18. Bangunan ini jadi salah satu landmark paling terkenal di Semarang dan sering jadi spot foto favorit wisatawan.

Kalau ingin melihat perpaduan budaya Jawa dan Tionghoa, mampir ke Klenteng Sam Poo Kong. Tempat ini berkaitan erat dengan kisah pelayaran Laksamana Cheng Ho, dan hingga kini masih ramai dikunjungi untuk wisata maupun ibadah.

Tak jauh dari situ, ada juga Lawang Sewu, bangunan bersejarah yang dulu digunakan sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda. Selain nilai sejarahnya, arsitekturnya yang megah juga jadi daya tarik tersendiri.

Buat yang ingin wisata religi sekaligus sejarah, Masjid Agung Jawa Tengah juga layak masuk daftar. Meski lebih modern, kawasan ini tetap punya nilai budaya yang kuat dan jadi salah satu ikon kota.

Bacaaja: Benteng Pendem Ambarawa: Kini Tak Lagi Sunyi

Ada juga Tugu Muda yang menjadi simbol perjuangan rakyat Semarang dalam peristiwa pertempuran lima hari. Monumen ini mengingatkan bahwa kota ini juga punya sejarah heroik, bukan hanya kolonial.

Dan tentu saja, perjalanan sejarah Semarang tidak bisa dilepaskan dari pelabuhan dan jalur perdagangannya di masa lalu. Banyak bangunan tua di kota ini yang dulunya jadi pusat aktivitas ekonomi sejak ratusan tahun lalu.

Menariknya, semua tempat ini tidak hanya jadi objek foto, tapi juga ruang belajar terbuka. Wisatawan bisa mengenal sejarah, budaya, hingga perjalanan panjang Semarang dari masa ke masa.

Jadi, kalau selama ini kamu ke Semarang cuma buat kulineran, mungkin sudah saatnya coba cara lain menikmati kota ini menyusuri jejak sejarahnya yang ternyata masih hidup sampai sekarang. (dul)

You Might Also Like

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

Sururi ‘Profesor Mangrove’ Semarang: Wariskan Kelestarian Alam untuk Anak-Cucu

Gudang Sepi di Mijen Semarang Ternyata Pabrik Narkoba! Kapasitas Produksi 1 Ton Ekstasi

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

Rumah Makan Sego Bancakan Pawone Simbah di Kota Lama Semarang Kobongan

TAGGED:kota lama semarangpecinanSemarangspot wisatawisata sejarah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Transportasi Hijau? Semarang Pilih Bus Listrik!
Next Article Wisatawan memadati area Pancuran 13, Guci, Kabupaten Tegal. Tetap Ramai Meski Ada Larangan, Pancuran 13 Guci Diserbu Wisatawan di Libur Lebaran

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul)

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Ratusan Perusahaan di Semarang Nunggak BPJS, Utangnya Tembus Rp13,7 Miliar

Salatiga Bakal Jadi “Istana” Dadakan, 100 Lebih Raja dan Sultan Siap Kumpul

Perundungan di SMP Nasima Disorot, FPDI-P Minta Disdik Jangan Diam

Ilustrasi gempa bumi.

Gempa Kembar Guncang Venezuela, Perkiraan Korban Capai 100.000 Jiwa

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah menggelar kompetisi Jasirah Race 2025 pada 25–27 Juli 2025.
Daerah

BI Jateng Gelar Jasirah Race 2025: Dorong Wisata Sejarah dan Digitalisasi Ekonomi

Juli 25, 2025
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan jajarannya meresmikan SMANKO Jateng, Senin (19/5/2025)
Olahraga

Luthfi Resmikan SMA Negeri Khusus Olahraga di Jateng: Siap Cetak Atlet Berprestasi

Mei 20, 2025
Plesir

Benteng Pendem Ambarawa: Kini Tak Lagi Sunyi

Januari 26, 2026
Plesir

Terbang di Atas Air Terjun, Taj Yasin Jajal Paralayang Curug Sewu

Mei 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Beragam Spot Wisata Sejarah di Semarang, Jangan Lupa Kunjungi Little Netherlands
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?