Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu

Di lapangan, beberapa Pemda mulai mikir langkah efisiensi yang cukup ekstrem. Salah satu opsi yang muncul adalah memangkas jumlah PPPK, terutama yang statusnya paruh waktu. Ini yang bikin kekhawatiran makin meluas.

Nugroho P.
Last updated: Maret 25, 2026 8:29 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi PPPK.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Bayang-bayang PHK massal mulai bikin ribuan PPPK di daerah resah, apalagi kebijakan anggaran baru dinilai bisa langsung ngaruh ke nasib mereka. Anggota DPR dari PDI Perjuangan, Giri Ramanda Kiemas, ikut angkat suara dan minta pemerintah ngerem dulu aturan pembatasan belanja pegawai biar situasinya nggak makin runyam. Soalnya kalau dipaksain jalan sesuai jadwal, banyak daerah bisa kepaksa motong pegawai demi ngejar batas anggaran.

Akar masalahnya ada di aturan yang mewajibkan Pemda membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen pada 2027. Buat banyak daerah, angka itu terasa berat karena saat ini porsi belanja pegawai bahkan sudah tembus di atas 40 persen. Kondisi ini bikin ruang gerak anggaran makin sempit.

Di lapangan, beberapa Pemda mulai mikir langkah efisiensi yang cukup ekstrem. Salah satu opsi yang muncul adalah memangkas jumlah PPPK, terutama yang statusnya paruh waktu. Ini yang bikin kekhawatiran makin meluas.

Menurut Giri, kalau kebijakan ini dipaksakan di tengah kondisi ekonomi global yang lagi nggak stabil, efeknya bisa panjang. Tekanan dari harga energi dan konflik global juga berpotensi bikin dana pusat ke daerah berkurang. Artinya, beban daerah bakal makin berat.

Daerah dengan PAD kecil jadi yang paling rentan kena dampaknya. Mereka harus menyeimbangkan antara kebutuhan pelayanan publik dan keterbatasan anggaran. Dalam situasi kayak gini, tenaga PPPK sering jadi pilihan paling gampang buat dipangkas.

Giri menilai kondisi ini sebagai ancaman serius yang harus segera diantisipasi. Ia mengingatkan bahwa kebijakan angka di atas kertas nggak selalu cocok dengan kondisi riil di lapangan. Apalagi kalau dampaknya bisa menyentuh ribuan pekerja.

Sebagai solusi, DPR menawarkan beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan pemerintah. Mulai dari tetap menjalankan aturan dengan segala risikonya, sampai mencari jalan tengah lewat efisiensi. Tapi semua opsi punya konsekuensi masing-masing.

Ada juga opsi pengurangan jam kerja dan gaji bagi PPPK paruh waktu. Langkah ini dianggap bisa jadi jalan tengah supaya nggak terjadi PHK total. Meski begitu, kebijakan ini tetap bakal berat buat para pekerja.

Opsi lain yang cukup radikal adalah memindahkan beban gaji ke pemerintah pusat. Dengan begitu, APBD daerah bisa lebih longgar. Tapi tentu saja, ini butuh perhitungan besar di level nasional.

Dari semua pilihan, Giri paling mendorong penundaan aturan lewat revisi atau Perpu. Menurutnya, langkah ini bisa jadi rem darurat biar daerah punya waktu berbenah tanpa harus mengorbankan tenaga kerja. Jadi, efisiensi tetap jalan, tapi nggak berubah jadi krisis sosial baru. (*)

You Might Also Like

Arah Baru MBG Dipertegas, Anak Kurang Gizi Diprioritaskan

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”

Mahfud MD Datang ke Istana, Isu Pelantikan Bikin Sore Berdebar

KH Ma’ruf Amin Mundur Perlahan, Pilih Uzlah dari Panggung

231 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Full Time

TAGGED:phk masalPPPKPPPK di PHK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Oksigen Bumi Ada Expired-nya, Ilmuwan Ungkap Hitung Mundurnya Sekarang
Next Article Ilustrasi berdoa menjelang berbuka puasa Ramadan. Puasa Syawal Nggak Harus Ngebut, Santai Aja Bisa Kok

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Komisi II DPR RI M. Rifqinizamy Karsayuda menilai usulan Cak Imin soal Gubernur dipilih atau ditunjuk Presiden berpotensi menyalahi konstitusi. Foto: dok/ist
Nasional

KPU Rahasiakan Ijazah Capres-Cawapres, DPR Geram: Transparansi Demokrasi Dipertaruhkan

September 16, 2025
Nasional

Prabowo: Nope Rp17 Triliun, Pilih Kirim Pasukan buat Perdamaian

Maret 22, 2026
Nasional

Riuh Reuni 212 Mereda, Sampah Menggunung Menyisakan Cerita Baru Malam Itu

Desember 3, 2025
Presiden Prabowo Subianto diwawancara wartawan saat menghadiri acara di SRMA 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).
Nasional

Prabowo Minta Bersabar Soal Menteri Polkam & Menpora, “Biar Kalian Ada Semangat!”

September 11, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PPPK Deg-degan Ada Ancaman PHK Massal, DPR Minta Aturan Ditunda Dulu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?