Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Atraksi Balon Udara Wonosobo Kini Tak Lagi Liar
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Atraksi Balon Udara Wonosobo Kini Tak Lagi Liar

Kalau biasanya balon udara identik sama drama nyasar ke mana-mana, di Wonosobo ceritanya beda. Tahun ini, balon-balon itu “ditertibkan”, tapi justru jadi tontonan seru yang bikin langit rame dan wisata ikut naik level.

T. Budianto
Last updated: Maret 24, 2026 3:56 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
BALON UDARA: Ratusan warga menyaksikan penerbangan balon udara di lembah Sindoro-Sumbing, Dusun Garung, Butuh, Kalikajar, Wonosobo, Jawa Tengah, Senin ( 23/3/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, WONOSOBO– Wonosobo lagi-lagi punya cara unik buat ngeramein momen mudik. Lewat Festival Balon Udara 2026, pemerintah setempat ngadain event di 23 titik yang tersebar di sembilan kecamatan.

Jumlah ini naik drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya yang cuma belasan lokasi. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, Fahmi Hidayat, bilang, peningkatan ini jadi bukti kolaborasi makin solid.

Baca juga: Simak Jadwal Festival Balon Udara di Wonosobo dan Pekalongan

Mulai dari pemerintah, komunitas balon, sampai warga, semua ikut turun tangan biar tradisi tetap hidup tapi tetap aman. “Ini bagian dari Festival Mudik 2026, dan jadi bukti kalau kolaborasi itu nyata,” jelas Fahmi.

Yang bikin beda, semua balon yang diterbangkan sekarang udah ditambatkan alias nggak dibiarkan lepas liar. Tujuannya jelas: menjaga keselamatan dan nggak ganggu jalur penerbangan.  Jadi, nggak ada lagi cerita balon nyasar ke bandara atau bikin waswas pilot.

Lebih Tertib

Tradisi tetap jalan, tapi versi lebih tertib. Festival ini berlangsung selama sepekan, dari 22 sampai 29 Maret 2026. Puncaknya bakal digelar di alun-alun kota, tapi beberapa titik juga ngadain penerbangan lebih dari sehari biar wisatawan punya banyak pilihan buat datang.

Bukan cuma soal balon, event ini juga jadi “strategi halus” buat nyebarin wisatawan. Selama ini, banyak orang cuma fokus ke Dieng Plateau. Lewat festival ini, pengunjung diajak eksplor tempat lain, termasuk desa-desa dengan view yang nggak kalah cakep.

Baca juga: Langit Wonosobo Siap Berpesta! Java Balloon Attraction 2025 Sambut Dua Abad Kabupaten dengan Warna dan Tradisi

Targetnya juga nggak main-main. Tahun 2026, Wonosobo ngejar lebih dari tiga juta kunjungan wisatawan. Dulu balon udara sering disalahin karena “liar”. Sekarang, pas diatur dan dikasih panggung, justru jadi daya tarik. Mungkin bukan balonnya yang harus berubah, tapi cara kita ngelolanya. (tebe)

You Might Also Like

Sempat ‘Ngadat’, Dapur Gizi Semarang Kini Ngebut Lagi

Terungkap! Sopir Cadangan Bus Maut PO Cahaya Trans Baru Berusia 22 Tahun

Setahun Prabowo-Gibran: PHK di Mana-mana, Buruh Makin Sengsara

ASN Semarang Diminta Nggak Cuma Sibuk, Tapi Berdampak

Megawati Main Kartu Uno, Hasto Balik Jadi Sekjen

TAGGED:BALON UDARAheadlinepemkab wonosobotradisi lebaran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article “Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik
Next Article One Way Diperpanjang Sampai Kendal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAWURAN REMAJA--Polisi menunjukkan barang bukti senjata tajam yang digunakan remaja Semarang-Kendal tawuran di Jalan Arteri daerah Mangkang, Semarang. (ist)

Was-was Nggak Tuh, 17 Remaja Pelaku Tawuran Mangkang Diburu Polisi

Ilustrasi Polri sedang melakukan patroli siber.

Amnesty Sebut Penangkapan 2 Komentator Pidato Prabowo Langgar Putusan MK: Kriminalisasi Suara Rakyat

PELATIHAN DI INDIA--Dosen Unwahas, Kholfan Zubair Taqo Sidqi, berdiri di antara puluhan orang lain saat mengikuti pelatihan manajemen risiko bencana di India. (ist)

Dosen Unwahas Terbang ke India, Perdalam Ilmu Mitigasi Bencana

BAZAR DURIAN - Pembeli yang memadati lokasi Bazar sedang memilih durian untuk di beli. Kamis (6/8/2026). (dul)

Berburu Durian Murah-Berkualitas? Bazar Keliling di Ngaliyan Ini Kasih Garansi Seumur Hidup

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Bullying Masih Jadi Persoalan Serius, Gus Yasin: PR Kita Bersama, Bukan Cuma Beban Sekolah

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) alias polisi.
Hukum

Polisi Tukang Intip Polwan Mandi akan Dipecat? Polda Jateng: Pekan Depan Penentuan

April 10, 2026
Ekonomi

Ketika Kampus Diajak Bangun Daerah

Desember 28, 2025
Petugas ngecek kondisi tanah longsor yang memutus akses jalan antardesa di Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung, Jumat (2/1/2026) malam.
Info

Longsor di Gemawang Temanggung Bikin Jalan Putus Total, Warga Harus Memutar 15 Km

Januari 4, 2026
Ilustrasi rumah dibongkar paksa.
Hukum

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Atraksi Balon Udara Wonosobo Kini Tak Lagi Liar
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?