Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Awas, Jantung Basah Bukan Istilah Medis, Ini Kondisinya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Awas, Jantung Basah Bukan Istilah Medis, Ini Kondisinya

Nugroho P.
Last updated: September 22, 2026 1:19 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi jantung.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Istilah “jantung basah” belakangan cukup sering dipakai untuk menggambarkan masalah kesehatan jantung. Sebutan ini biasanya dikaitkan dengan kondisi ketika jantung sudah tidak bekerja optimal hingga menyebabkan cairan menumpuk di paru-paru.

Contents
Darah Terbendung Bisa Bikin Paru-Paru BerairSesak Bisa Makin Parah Saat RebahanGagal Jantung Tak Cuma karena Penyumbatan

Dokter Spesialis Jantung dan Konsultan Kardiologi Intervensi Eka Hospital, dr. Rizki, Sp.JP, Subsp.KI (K), FIHA, menjelaskan bahwa istilah tersebut bukan nama diagnosis medis. Namun, keluhan yang dimaksud masyarakat bisa berkaitan dengan gagal jantung yang membuat aliran darah dari paru-paru mengalami bendungan.

“ Sebenarnya jantungnya gagal sehingga paru-parunya orang sering bilang kerendam,” kata Rizki saat ditemui dalam media meet up di Eka Hospital MT Haryono, Jakarta.

Darah Terbendung Bisa Bikin Paru-Paru Berair

Rizki menjelaskan, pada kondisi normal, darah yang sudah mendapat oksigen dari paru-paru akan kembali menuju jantung. Setelah itu, jantung memompanya ke seluruh tubuh.

Masalah muncul ketika kemampuan jantung menerima dan memompa darah sudah menurun. Aliran darah dari paru-paru kemudian tidak bisa berjalan lancar dan mengalami bendungan atau congestion.

“Sedangkan jantungnya sudah gagal, dia enggak bisa menerima lebih banyak darah lagi, sehingga darahnya congested. Jadi terbendung di paru-paru,” jelasnya.

Bendungan tersebut dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di paru-paru. Akibatnya, cairan bisa merembes dan menumpuk di jaringan paru-paru sehingga pasien mengalami sesak napas.

Kondisi inilah yang kemudian kemungkinan membuat istilah “jantung basah” muncul di tengah masyarakat. Jadi, bukan berarti jantung benar-benar terisi atau digenangi air.

Sesak Bisa Makin Parah Saat Rebahan

Salah satu keluhan yang perlu diperhatikan pada gagal jantung adalah sesak napas. Menurut Rizki, sesak yang berkaitan dengan masalah jantung memiliki ciri khas, yakni bisa terasa lebih berat ketika pasien berbaring.

“Sesak kalau penyakit jantung, sesaknya akan bertambah berat kalau dia posisi berbaring. Itu khas. Jadi dia enggak bisa tidur datar,” ujarnya.

Pasien gagal jantung biasanya merasa lebih nyaman ketika posisi tubuh dibuat lebih tegak. Bantal bisa ditinggikan atau pasien beristirahat dalam posisi duduk maupun setengah duduk.

“Kalau memang pasiennya betul gagal jantung, kalau mau istirahat posisi bantalnya harus ditinggikan, duduk atau setengah duduk,” kata Rizki.

Meski begitu, posisi tidur bukanlah pengobatan untuk gagal jantung. Jika sesak terasa berat atau semakin memburuk, pasien perlu segera dibawa ke instalasi gawat darurat agar mendapat pemeriksaan dan penanganan.

Gagal Jantung Tak Cuma karena Penyumbatan

Gagal jantung juga tidak selalu terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah jantung. Ada sejumlah kondisi lain yang dapat membuat kemampuan otot jantung menurun.

Salah satunya adalah penyakit jantung koroner. Ketika pembuluh darah jantung tersumbat, suplai darah dan oksigen ke otot jantung bisa terganggu. Dalam kondisi tertentu, sebagian otot jantung dapat mengalami kerusakan sehingga kemampuan memompa ikut menurun.

Selain itu, gagal jantung dapat berkaitan dengan gangguan katup jantung, peradangan otot jantung hingga kelainan jantung bawaan.

“Jadi gagal jantung itu macam-macam,” tutur Rizki.

Karena penyebabnya berbeda-beda, penanganannya juga tidak bisa disamaratakan. Tidak semua pasien gagal jantung otomatis membutuhkan pemasangan ring atau operasi bypass.

Tindakan medis akan ditentukan berdasarkan penyebab dan kondisi jantung masing-masing pasien. Karena itu, keluhan seperti sesak berulang, terutama yang makin berat saat berbaring, sebaiknya tidak dianggap sepele dan perlu diperiksa lebih lanjut. (*)

You Might Also Like

Gladi Resik Keraton Siluman, Jarwo Kwat Akui Main Teater Lebih Ribet tapi Lebih Seru

Jateng Siapkan Regulasi untuk Percepatan Energi Baru Terbarukan

Akses Cucukan-Kotesan yang Putus Lima Tahun Kini Nyambung

Kluivert Masih Buka Peluang Panggil Pemain Anyar

Rekor! Barcelona Jadi Raja Final El Clasico: Real Madrid Kena Hattrick Kekalahan Beruntun

TAGGED:jantung basahkesehatankesehatan jantungmedis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Salah Transfusi di Seoul, Pasien Meninggal
Next Article Awas Lho.. Pacaran Sekantor Bisa Bikin Dinamika Tim Berubah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

AI Bikin TPS di Semarang Bisa Dipantau 24 Jam, Agustina Panen Dua Penghargaan Nasional

DHAUP AGENG - Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Dhaup Ageng di Puro Mangkunegaran Solo, Sabtu (7/11/2026). (foto dipertajam dengan AI)

Jokowi, Gibran, hingga Kaesang Hadiri Dhaup Ageng Mangkunegaran

TERIMA PENGHARGAAN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (kedua dari kiri) menerima penghargaan pada Anugerah Cita Negeri 2026. (ist)

Semarang Boyong 3 Penghargaan dalam Sepekan: dari Kota Aman hingga Inovasi Sampah

SAMPAIKAN KETERANGAN - Kapolres Sukoharjo AKBP Indra Maulana Saputra menyampaikan keterangan pers di Mapolda Jateng, Sabtu (7/11/2026), terkait penangkapan buronan tersangka pembakar mi babi di Sukoharjo.

Buronan Otak Pembakar Mi Babi Ditangkap, Diduga Pemilik Ponpes Putri Hamalatul Quran Sukoharjo

PENUMPANG KERETA: Pengguna jasa kereta api berjalan menuju pintu keluar stasiun setelah kereta yang mereka tumpangi berhenti di Stasiun Semarang Poncol. (ist)

Liburan Akhir Tahun Ada Diskon 30 Persen untuk Tiket Kereta Api, Buruan Jangan Kehabisan!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Andri Minta Pemain Tetap Fokus

Februari 24, 2026
Olahraga

IMI Jateng: Weekend di Jateng Nggak Pernah Sepi Event

November 27, 2025
Ilustrasi bangunan gereja.
Info

Polemik Pendirian Gereja di Leyangan sampai Komnas HAM, PJ Kades Bantah Persulit Perizinan

Juli 15, 2026
Ketua Yayasan Vajra Dwipa, Loekito Rahardjo Hidajat bersama Ketua FKUB Kota Semarang membentangkan peta Yayasan Vajra Dwipa, Selasa (14/10/2025). (bae)
Hukum

Lahan Vihara Buddha Jayanti Semarang Mau Diserobot, Umat Deg-degan!

Oktober 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Awas, Jantung Basah Bukan Istilah Medis, Ini Kondisinya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?