Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: “Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

“Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi

Kudus lagi sendu. Bukan cuma karena kehilangan sosok besar, tapi juga karena satu nama yang selama ini terasa “diam-diam ngaruh banget” akhirnya benar-benar pamit. Di GOR Djarum, orang-orang datang bukan sekadar melayat, tapi buat bilang terima kasih terakhir.

T. Budianto
Last updated: Maret 24, 2026 3:29 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HADIR MELAYAT: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat melayat pemilik Grup Djarum, Michael Bambang Hartono di GOR PB Djarum Jati, Kudus, Selasa (24/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KUDUS– Suasana haru menyelimuti Gedung Olahraga PB Djarum, Jati, Kudus, Selasa (24/3/2026). Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi datang langsung untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sosok besar di balik nama Djarum, Michael Bambang Hartono.

Ratusan pelayat dari berbagai kalangan juga tampak memadati lokasi. Mulai dari karyawan, tokoh masyarakat, hingga warga biasa, semua larut dalam suasana khidmat, seolah tahu mereka sedang melepas seseorang yang punya “andil besar” dalam banyak hal.

Jenazah Bambang Hartono sendiri sudah tiba di Kudus sejak Minggu (22/3/2026) malam setelah sebelumnya disemayamkan di Jakarta. Kedatangannya disambut keluarga dan ratusan karyawan dengan suasana yang nggak bisa dibilang biasa, hening dan penuh rasa kehilangan.

Persemayaman dibuka untuk umum selama tiga hari, dari 22 sampai 24 Maret 2026. Warga diberi kesempatan untuk datang, berdoa, dan sekadar berdiri sejenak, menghargai perjalanan hidup seorang tokoh yang kontribusinya terasa luas.

Baca juga: Dari Rokok ke Raket: Michael Bambang Hartono Tutup Usia, Warisannya Nggak Main-Main

Rencananya, prosesi pemakaman akan dilakukan di Rembang, Rabu (25/3/2026). Di tengah suasana duka itu, Ahmad Luthfi nggak bisa menyembunyikan rasa kehilangan.

Menurutnya, kepergian Bambang Hartono bukan cuma kehilangan bagi dunia usaha, tapi juga buat masyarakat Jateng secara umum. “Kita kehilangan tokoh nasional. Pengusaha besar dari wilayah kita. Ini duka yang dalam,” ucapnya.

Kontribusi Nyata

Lebih dari sekadar pebisnis, Bambang Hartono dikenang sebagai sosok yang kontribusinya nyata, bahkan masih terasa sampai sekarang. Mulai dari dukungan program mudik gratis hingga dorongan di sektor ekonomi hijau. “Djarum itu bukan cuma besar di bisnis, tapi juga punya peran di banyak hal. Bahkan sampai green economy, sudah mendunia,” tambah Luthfi.

Sebagai informasi, Bambang Hartono meninggal dunia pada 19 Maret 2026 di Singapura di usia 86 tahun. Ia dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia bersama saudaranya, Robert Budi Hartono.

Baca juga: Duo Hartono Masih yang Tertajir

Di bawah tangan dingin mereka, Grup Djarum berkembang pesat, nggak cuma di industri rokok, tapi juga merambah ke perbankan dan berbagai sektor lain. Namun, cerita Bambang Hartono nggak berhenti di bisnis.

Lewat PB Djarum dan Djarum Foundation, ia ikut “mencetak” banyak atlet bulu tangkis hebat, sekaligus menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan.

Kadang, yang paling terasa hilang itu bukan yang paling sering muncul di layar, tapi yang diam-diam bikin banyak hal tetap berjalan. Dan sekarang, setelah beliau pergi, baru banyak yang sadar… ternyata “pengaruh besar” itu nggak selalu butuh suara keras. (tebe)

You Might Also Like

Seratus Bayi Prematur di Gaza Terancam Kehabisan Napas

22 Desa Lenyap Diterjang Banjir Sumatera, Aceh Paling Parah

Italia Kandaskan Jepang di Final Volleyball Women’s U-21 World Championship

Pocong Keliling Cari Gift, Endingnya Dijemput Polisi

Sport Tourism Dongkrak Ekonomi, Pemprov Genjot Event Lari di Tiap Daerah

TAGGED:bos djarumheadlinemichael bambang hartonopemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kedatangan penumpang kereta api di Stasiun Tawang Semarang. Masih Ada 22 Ribu Tiket Kereta Api! Arus Balik Semarang–Jakarta Belum Penuh
Next Article “Kepergok di Jalan, Baru Minta Maaf”: Cerita Mobil Dinas yang Dipakai Mudik

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Kelurga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

TAWARKAN INVESTASI--Wali Kota Agustina Wilujeng mempresentasikan proposal Semarang Logistic Hub UCC Terboyo dalam Investment Challenge 2026 di Gumaya Hotel Tower Semarang, Senin (10/8/2026). (ist)

Pemkot Canangkan UCC Terboyo Jadi Mesin Ekonomi Baru Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Ahmad Lutfhi saat memberikan sambutan di depan ribuan peserta tim mitra SPPG se-Jateng di Gor Jatidiri Semarang, Senin (6/10/2025). Foto: dok/humas/bae
Daerah

Gubernur Luthfi Soal MBG: “Nggak Cuma Kenyang, Tapi Aman!”

Oktober 7, 2025
Olahraga

Tim Biliar Wartawan Jateng Mulai Panaskan “Mesin”

Juni 22, 2026
Daerah

Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Desember 3, 2025
Sepak Bola

Andri Ramawi Pelatih PSIS: Misi Bertahan Dimulai

Februari 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: “Selamat Jalan, Om Bambang”: Dari Kudus, Kenangan dan Jejak Besar yang Nggak Ikut Pergi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?