BACAAJA, SEMARANG- Sebanyak 28.254 pemudik tercatat sudah tiba di berbagai stasiun wilayah PT Kereta Api Indonesia Daop 4 Semarang, Selasa (17/3/2026). Angkanya bukan main, dan ini baru pemanasan.
Manajer Humas Daop 4 Semarang, Luqman Arif bilang, tren kenaikan penumpang sudah terasa sejak beberapa hari terakhir. Bahkan diprediksi bakal terus naik jelang puncak mudik Lebaran 2026.
“Semakin dekat Lebaran, jumlah penumpang terus meningkat,” katanya. Bukan tanpa alasan. Kereta api masih jadi favorit karena simpel: bebas macet, relatif nyaman, dan lebih bisa diprediksi waktunya dibanding jalur darat.
Baca juga: Stasiun Tawang Mulai Ramai, Puncak Mudik Diprediksi 19 Maret
Selain penumpang yang datang, jumlah yang berangkat juga masih tinggi, sekitar 23.048 orang dalam sehari. Jadi, stasiun sekarang bukan cuma tempat transit, tapi juga “titik temu” antara yang pulang dan yang baru berangkat.
Beberapa stasiun dengan aktivitas tinggi di antaranya Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, hingga Stasiun Cepu.
Di Tawang saja, lebih dari 7 ribu penumpang naik dan turun dalam sehari. Sementara Poncol mencatat ribuan pergerakan penumpang juga, bikin suasana stasiun makin padat tapi tetap terkendali.
Tembus Ratusan Ribu
Kalau ditarik lebih luas, sejak 11 sampai 17 Maret 2026, total penumpang yang menggunakan layanan KA di wilayah Daop 4 sudah tembus ratusan ribu. Ada 145.320 penumpang berangkat dan 166.132 penumpang tiba. Tujuan favorit? Masih seputar kota besar: Jakarta, Surabaya, Solo, dan Purwokerto.
Sementara untuk kereta, beberapa nama yang paling sering jadi incaran antara lain Ambarawa Ekspres, Joglosemarkerto, Tawang Jaya, hingga Argo Sindoro.
KAI memastikan semua aspek sudah dipersiapkan, mulai dari armada, jalur, sampai pelayanan, biar perjalanan tetap aman dan lancar selama musim mudik.
Baca juga: Serunya Mudik Naik Kereta Sekalian Berburu Uang Baru, Ada di Stasiun Tawang dan Poncol
Penumpang juga diingatkan buat nggak santai soal waktu. Datang lebih awal ke stasiun dan pastikan tiket serta identitas sesuai biar proses boarding nggak ribet.
Di tengah padatnya musim mudik, kereta jadi bukti kalau kadang yang dicari orang bukan cuma sampai tujuan, tapi sampai tanpa harus ikut “macet berjamaah” di jalan. (tebe)


