BACAAJA, SEMARANG – Hujan badai menyapu sebagian besar wilayah Semarang, Rabu (4/3/2026) sore sampai malam. Cuaca ekstrem ini bikin banyak titik porak-poranda.
Data BPBD Kota Semarang per Kamis (5/3/2026) pagi mencatat dampaknya lumayan besar. Ada ratusan rumah atau bangunan rusak dan puluhan pohon bergelimpangan.
Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto, bilang kerusakan terjadi karena bukan sekadar hujan deras. Di beberapa lokasi bahkan muncul angin puting beliung.
Bacaaja: Ngerinya Cuaca Esktrem di Batang: Pohon Bertumbangan, Tiga Orang Tewas
Bacaaja: Banjir Parah Terjang Kawasan Industri Candi Semarang: Mobil Terendam, Motor Terseret Arus
“Dampaknya ada 105 rumah atau bangunan rusak dan 86 pohon tumbang,” kata Endro.
Wilayah yang paling banyak terdampak ada di Kecamatan Semarang Barat. Di Kelurahan Bongsari saja ada 34 titik kerusakan.
Lalu di Manyaran ada 13 titik. Sementara di Ngemplak Simongan dan Kembangarum masing-masing empat titik, serta satu titik di Kalibanteng Kulon dan Kalibanteng Kidul.
Kerusakan paling sering terjadi di atap rumah warga. Ada yang gentengnya rontok, ada juga yang atapnya sampai terbang terbawa angin.
Beberapa bangunan umum juga kena imbas. Mulai dari balai RW, balai kelurahan, sampai gereja yang atapnya rusak.
Di wilayah Semarang Utara, hujan angin memicu kerusakan di tiga titik di Kelurahan Bandarharjo. Lalu dua titik di Tanjungmas dan dua titik lain di Purwosari.
Sementara di Kecamatan Semarang Timur, sembilan rumah rusak di Kelurahan Mlatiharjo. Satu rumah lain rusak di Rejomulyo.
Cuaca ekstrem ini juga menyentuh wilayah lain. Di antaranya Purwoyoso dan Wonosari di Ngaliyan, Candi dan Jomblang di Candisari, Petompon di Gajahmungkur, serta Randusari di Semarang Selatan.
Selain itu ada juga laporan dari Meteseh dan Rowosari di Tembalang, serta Tambakrejo di Gayamsari.
Endro bilang, pohon tumbang tidak hanya terjadi di perkampungan warga. Beberapa juga roboh di jalan utama yang ramai kendaraan.
Contohnya pohon tumbang di depan Kantor Gubernuran, sekitar Kelenteng Sam Poo Kong, dekat rumah dinas wali kota, hingga di depan PTUN. Petugas gabungan masih terus melakukan pembersihan di sejumlah titik.
Bahkan ada beberapa kendaraan yang tertimpa pohon tumbang. (bae)


