BACAAJA, BATANG — Cuaca ekstrem benar-benar bikin ngeri di Kabupaten Batang. Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah ini pada Rabu petang (4/3/2026) memicu serangkaian insiden tragis.
Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang dan tiang listrik roboh, di tiga tempat berbeda.
Kapolres Batang Veronika mengatakan cuaca ekstrem terjadi hampir bersamaan di sejumlah kecamatan sejak sekitar pukul 17.00 WIB hingga malam.
Bacaaja: Hati-Hati Ya, Mudik Lebaran 2026 Cuacanya Masih Ekstrem
Bacaaja: 53 Pohon Tumbang dalam Sehari, Semarang Lagi Nggak Baik-Baik Aja
“Cuaca ekstrem ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di tiga lokasi berbeda,” ujar AKBP Veronika.
Insiden pertama terjadi di Kecamatan Subah. Seorang pengendara mobil meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya tertimpa pohon jati tumbang di jalur Jalan Raya Pantura wilayah Jatisari.
Masih di Subah, satu warga lainnya meninggal setelah tertimpa tiang listrik yang roboh di Jalan Desa Gondang.
Sementara korban ketiga ditemukan di Kecamatan Gringsing. Seorang warga meninggal dunia setelah tertimpa pohon yang tumbang di pinggir Jalan Pantura Surodadi, Desa Surodadi.
Cuaca ekstrem ini juga memicu kerusakan di sejumlah wilayah lain. Beberapa kecamatan yang terdampak antara lain Wonotunggal, Subah, Gringsing, Banyuputih, Warungasem, dan Bandar.
Di Kecamatan Wonotunggal, pohon tumbang menutup jalan Batang–Wonotunggal dan tiang listrik roboh hingga memicu gangguan aliran listrik.
Angin kencang di Desa Sidorejo, Kecamatan Warungasem, juga menyebabkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga hingga merusak genting.
Sementara di Kecamatan Bandar, pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga di Dukuh Kemamang, Desa Candi. Bahkan di Kecamatan Batang, papan reklame besar roboh hingga menutup sebagian jalur Pantura.
Tim gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, hingga relawan langsung diterjunkan ke sejumlah lokasi. Mereka mengevakuasi korban, membersihkan pohon tumbang, serta mengatur lalu lintas yang sempat terganggu.
“Jenazah korban sudah dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga,” kata AKBP Veronika.
Polisi juga mengingatkan warga untuk ekstra hati-hati saat cuaca ekstrem terjadi. Terutama saat hujan deras disertai angin kencang.
Warga diminta tidak berteduh di bawah pohon besar dan tetap waspada saat melintas di jalur rawan pohon tumbang.
“Cuaca saat ini cukup ekstrem. Kami imbau masyarakat berhati-hati dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait,” pungkasnya. (*)


