BACAAJA, SEMARANG – Niatnya mau lebih sehat selama Ramadan, eh kok angka di timbangan malah naik pelan-pelan? Tenang, kamu nggak sendirian. Banyak orang ngalamin hal yang sama. Secara teori sih, puasa bikin pola makan lebih teratur. Tapi praktiknya? Godaan meja takjil sering kali lebih kuat dari niat diet.
Supaya nggak kebablasan, coba cek deh, jangan-jangan kamu masih ngelakuin lima kebiasaan ini saat buka puasa.
1. Balas Dendam Seharian
Habis nahan lapar belasan jam, rasanya pengin makan semuanya. Mulai dari nasi, mie, gorengan, sampai dessert dilibas dalam satu waktu. Masalahnya, makan berlebihan bikin perut “kaget” dan gula darah melonjak cepat.
Kalau kebanyakan karbo olahan dan fast food, sisa gulanya bakal disimpan jadi lemak. Sekali dua kali mungkin aman, tapi kalau tiap hari? Ya siap-siap celana makin sempit.
2. Kebanyakan yang Manis-Manis
Buka puasa identik sama yang manis. Kurma oke, tapi kalau ditambah sirup, es buah full gula, kue legit, dan minuman kekinian, itu cerita lain.
Makanan dan minuman tinggi gula—apalagi dari pemanis buatan—cepat bikin lapar lagi. Serat minim, nutrisi juga nggak seberapa. Ujung-ujungnya kamu nambah porsi lagi tanpa sadar.
3. Makan Ngebut Kayak Dikejar Waktu
Karena jeda buka ke salat Isya terasa singkat, banyak orang makan super cepat. Padahal tubuh butuh sekitar 20 menit buat kasih sinyal kenyang ke otak.
Kalau makannya ngebut, kamu keburu nambah sebelum sadar sudah cukup. Selain bikin perut begah, kebiasaan ini juga pelan-pelan nyumbang ke kenaikan berat badan.
4. Gorengan Jadi Menu Wajib Harian
Bakwan, risol, tahu isi, pisang goreng—memang susah ditolak. Tapi kalau tiap hari hadir di piring buka puasa, kalori dan lemaknya numpuk.
Gorengan tinggi lemak trans dan garam. Meski bahannya ada sayur, proses digoreng bikin nutrisinya banyak berkurang. Enak sih, tapi kalau keseringan, lemak tubuh ikut nambah.
5. Lupa Air Putih, Kebanyakan Es Manis
Es sirup dan es buah memang segar banget. Tapi jangan sampai air putih malah tersingkir. Tubuh habis puasa butuh hidrasi yang cukup.
Kurang minum bikin kamu gampang lapar dan lemas. Idealnya, dua gelas saat buka, lanjut bertahap sampai malam, dan tambah lagi saat sahur. Simpel, tapi efeknya besar buat kontrol nafsu makan.
Intinya, buka puasa itu soal kontrol, bukan pelampiasan. Nikmatin makanan secukupnya, pelan-pelan, dan tetap seimbang. Ramadan bisa jadi momen reset pola makan—asal nggak kalap tiap dengar azan magrib. (*)


