Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Bantah Narasi MBG Tak Pakai Dana Pendidikan: di Perpres APBN Angkanya Jelas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

PDIP Bantah Narasi MBG Tak Pakai Dana Pendidikan: di Perpres APBN Angkanya Jelas

R. Izra
Last updated: Februari 26, 2026 9:49 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Polemik soal sumber anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) makin ramai dibahas. Ada yang bilang program ini tidak mengambil dana pendidikan.

Namun, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) justru menyebut sebaliknya: di dokumen resmi negara, anggarannya memang masuk pos pendidikan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR dari Fraksi PDIP, My Esti Wijayati. Menurutnya, kalau membuka lampiran Undang-Undang APBN 2026 dan aturan turunannya, angka untuk MBG sudah tercantum jelas.

Bacaaja: MBG ‘Ngerampok’ Persen Anggaran Pendidikan, JPPI Siapkan Gugatan ke MK
Bacaaja: Siswa Upload Menu MBG Ada Belatung, BGN: Sikap Kurang Bersyukur

Dari total anggaran pendidikan sekitar Rp769 triliun, sekitar Rp223,5 triliun dialokasikan untuk program MBG.

“Di lampiran APBN yang berbentuk Peraturan Presiden itu jelas tertulis. Anggaran pendidikan Rp769 triliun, di antaranya digunakan untuk MBG Rp223,5 triliun,” kata Esti dalam konferensi pers di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Esti bilang, penjelasan ini muncul karena banyak kader di daerah mulai bingung dengan narasi yang beredar di media sosial dan pemberitaan.

Karena itu, PDIP merasa perlu meluruskan informasi berdasarkan dokumen resmi APBN.

“Di bawah sudah muncul banyak pertanyaan. Jadi kami perlu menjelaskan supaya yang disampaikan ke publik sesuai data yang ada,” ujarnya.

Senada dengan Esti, anggota Komisi X DPR Adian Napitupulu juga menegaskan hal yang sama. Ia menyebut dasar hukum soal MBG ada di Pasal 22 UU APBN 2026.

Dalam penjelasan pasal tersebut, program makan bergizi masuk dalam pembiayaan operasional penyelenggaraan pendidikan.

“Kalau di batang tubuh belum jelas, kita lihat penjelasannya. Dan di situ tertulis bahwa program makan bergizi termasuk dalam pembiayaan penyelenggaraan pendidikan,” kata Adian.

Angka di Perpres APBN jelas, gak bisa dibantah

Penjelasan itu juga diperkuat oleh Peraturan Presiden Nomor 118 Tahun 2025 tentang rincian APBN 2026.

Di dokumen tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi anggaran lebih dari Rp223 triliun, dan masuk dalam komponen anggaran pendidikan.

“Jadi menurut undang-undang demikian, menurut Perpres juga demikian. Ada angkanya,” ujar Adian.

Polemik soal anggaran MBG ini muncul setelah seorang guru honorer, Reza Sudrajat, menggugat UU APBN 2026 ke Mahkamah Konstitusi.

Ia menilai memasukkan MBG ke dalam anggaran pendidikan bisa membuat porsi pendidikan murni turun dari amanat konstitusi yang menetapkan minimal 20 persen dari APBN.

Menurutnya, jika anggaran MBG dikeluarkan dari komponen pendidikan, maka porsi pendidikan murni hanya sekitar 11,9 persen.

Reza juga menilai dampaknya sudah terasa di lapangan, terutama terkait fasilitas sekolah dan kesejahteraan guru.

Di sisi lain, pemerintah membantah bahwa program MBG menggerus anggaran pendidikan di kementerian.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti memastikan anggaran pendidikan di kementeriannya tidak dipangkas.

Menurutnya, pagu anggaran pendidikan justru meningkat dan masih bisa ditambah lewat anggaran tambahan.

“Tidak ada pengurangan dana dari pemerintah untuk peningkatan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Menunggu putusan MK

Jadi di tengah program MBG yang terus berjalan, perdebatan soal sumber anggaran masih terus bergulir.

Di satu sisi, pemerintah menyebut pendidikan tetap aman. Di sisi lain, PDIP menegaskan dokumen APBN menunjukkan sebagian dana pendidikan memang dipakai untuk program makan bergizi.

Dan sekarang, bola panasnya ada di meja Mahkamah Konstitusi. Keputusan mereka nanti bakal menentukan: MBG tetap dihitung sebagai anggaran pendidikan, atau harus dipisahkan. (*)

You Might Also Like

Pemprov Berangkatkan Ratusan Pemudik Gratis dari Pasar Senen

Atlet NPC Solo Panen 15 Medali di ASEAN Para Games Tailan, Respati Siapkan Fasilitas Khusus

Kurator Sritex Protes 72 Mobil Disita Kejagung

Viral Gerakan ‘Setop Bayar Pajak’ di Jateng, Warga: Ekonomi sedang Tidak Baik-baik Saja

Kader Banteng Tetap Serahkan Koin Patungan meski Hasto Sudah Bebas, Untuk Apa?

TAGGED:bgndana pendidikanheadlineMBGMKpdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mantan Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Suara Terdakwa Korupsi Masjid Agung Karanganyar: Juliyatmono Ikut Nikmati, tapi Bebas
Next Article Pengunjung sedang membaca buku di Warak Kayu, Rabu (25/2/2026). (dul) Microlibrary Warak Kayu Semarang: Ngabuburit Gratis & Nyaman, Luber Pengetahuan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (kiri) menjelaskam kasus dugaan penganiayaan petinggi HIPMI Jateng. (ist)

Korban Penganiayaan Petinggi HIPMI Jateng Buka Suara di Hadapan Penyidik Polda

TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)

Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob

KETERANGAN PERS - Kasat Reskrim Polres Temanggung, I Komang Mahendra Deputra menjelaskan penanganan kasus kematian korban glamping Posong. (ist)

Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Glamping Maut Temanggung: Butuh 5 Hari

SEPAKAT IMPOR PANGAN - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan kenegaraan dan bertemu Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis pada Kamis (28/5/2026) waktu setempat. Prabowo sepakat membuka kran impor pangan, daging dan susu sapi, dari Prancis. (BPMI Sekretariat Presiden)

Saat Rupiah Terus-terusan Nyungsep, Presiden Prabowo Buka Kran Impor Pangan dari Prancis

Pocong Bawa Sajam Keliling Cilacap Bikin Warga Susah Tidur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wakil Ketua DPRD Jateng, M Saleh.
Ekonomi

Saleh Optimistis Investasi Jateng 2026 Ngebut, Iklim Usaha Dinilai Makin Ramah

April 6, 2026
Olahraga

Ketua Siwo: Wartawan Olahraga Harus Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Sekadar Penonton

September 9, 2025
Mobil Calya ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo, Jumat (3//4/2026) dini hari.
Info

Calya Picu Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Tol Semarang-Solo, 1 Korban Tewas

April 3, 2026
Real Madrid dicukur 4 gol tanpa balas oleh PSG, dalam semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2025, di Stadion Metlife, New Jersey, Kamis (10/7/2025) dini hari WIB.
Sepak Bola

Madrid Menangis di Kaki Enrique, PSG Bantai Pasukan Xabi 4 Gol Tanpa Balas

Juli 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Bantah Narasi MBG Tak Pakai Dana Pendidikan: di Perpres APBN Angkanya Jelas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?