Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Pendidikan

Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih

Tak heran kalau muncul protes. Sebagian guru honorer bahkan menggugat program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena dianggap ikut menyedot anggaran yang seharusnya bisa menopang kesejahteraan guru.

Nugroho P.
Last updated: Februari 24, 2026 5:51 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.
GAJI - Ilustrasi uang rupiah sebagai gaji bulanan.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Cerita soal gaji guru PPPK paruh waktu ini bikin banyak orang geleng-geleng. Ada yang take home pay-nya cuma Rp15 ribu. Iya, lima belas ribu rupiah. Sampai-sampai mau dicairkan lewat ATM saja nggak bisa karena nominalnya terlalu kecil.

Kondisi itu dialami guru PPPK paruh waktu jebolan R4 di Kabupaten Sumedang. Mereka adalah guru honorer dengan masa pengabdian maksimal dua tahun yang kini masuk skema paruh waktu.

Fenomena ini ternyata bukan kasus tunggal. Di banyak daerah, gaji guru PPPK paruh waktu bahkan ada yang nol rupiah, Rp55 ribu, Rp160 ribu, Rp250 ribu, sampai Rp350 ribu per bulan.

Sekretaris Jenderal Aliansi PPPK Paruh Waktu Indonesia, Rini Antika, blak-blakan soal realitas di lapangan. Menurutnya, angka-angka itu jelas nggak sebanding dengan beban kerja yang dipikul.

Masalahnya, mereka tetap bekerja seperti PPPK penuh waktu bahkan seperti PNS. Jam kerja sama, tanggung jawab sama, tuntutan administrasi juga sama.

“Kalau digaji di bawah Rp500 ribu ditambah potongan BPJS kesehatan, ketenagakerjaan dan lainnya, bagaimana bisa menghidupi keluarga?” begitu kira-kira kegelisahan yang disampaikan.

Tak heran kalau muncul protes. Sebagian guru honorer bahkan menggugat program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena dianggap ikut menyedot anggaran yang seharusnya bisa menopang kesejahteraan guru.

Di sisi lain, pemerintah pusat mengaku prihatin. Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen, Nunuk Suryani, mengatakan kementeriannya tak bisa langsung menegur pemda.

Alasannya, belum ada regulasi nasional yang mengatur standar gaji PPPK paruh waktu. Jadi kewenangan penetapan nominal sepenuhnya ada di pemerintah daerah.

“Karena tidak ada regulasinya itu, maka pemda yang berwenang menetapkan standar gaji PPPK Paruh Waktu,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).

Artinya, kalau fiskal daerah kuat, peluang gaji lebih layak terbuka. Tapi kalau APBD seret, yang jadi korban lagi-lagi guru.

Meski begitu, pemerintah pusat menegaskan tidak lepas tangan. Presiden Prabowo Subianto disebut berkomitmen meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru.

Sejak pelantikan Oktober 2024, beberapa kebijakan digulirkan. Salah satunya peningkatan insentif guru honorer dari tahun ke tahun.

Tunjangan sertifikasi guru juga naik, dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Selain itu, program Pendidikan Profesi Guru (PPG) terus digenjot.

Sepanjang 2025, tercatat 1,4 juta guru sudah mengantongi sertifikat pendidik. Harapannya, dengan status itu kesejahteraan ikut terdongkrak.

Bagi yang belum bersertifikat, pemerintah menyiapkan insentif Rp400 ribu per bulan mulai Januari 2026. Dana ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru.

Namun di lapangan, guru PPPK paruh waktu masih merasa posisinya menggantung. Kontrak mereka hanya sampai September 2026.

Rini Antika mendesak agar segera ada regulasi pengalihan dari paruh waktu ke PPPK penuh waktu. Tanpa kepastian itu, status mereka rawan diputus dengan alasan anggaran minim.

“Kami meminta tahun ini bisa dialihkan ke PPPK penuh waktu, karena diskriminasi terhadap status kami nyata, bahkan ada yang gaji nol rupiah,” tegasnya.

Kekhawatirannya sederhana: kalau regulasi lama terbit, pemda bisa saja nyaman mempertahankan skema paruh waktu karena biayanya jauh lebih murah.

Padahal tuntutannya tetap maksimal. Administrasi jalan, mengajar penuh, tanggung jawab tak berkurang.

Kini para guru PPPK paruh waktu berada di persimpangan. Di satu sisi dituntut profesional, di sisi lain kesejahteraan masih jauh dari kata layak. Dan selama regulasi belum jelas, nasib mereka masih terasa seperti digantung tanpa kepastian. (*)

You Might Also Like

Pemerintah Harus Menjamin Perlindungan Hukum dan Kepastian Kerja Bagi Guru

Nyaris Gantung Seragam, Kini Bisa Sekolah Gratis

Paham Anarko Sudah Menyebar, Ini Peringatan Keras Kapolres Banjarnegara

Prabowo Naikin Tukin TNI-Kemenhan, Giliran Gaji Guru Bilang Gak Ada Uangnya

PPPK Terancam Dirumahkan, Pakar Usul Gaji Pejabat Ikut Dipangkas Dulu

TAGGED:guruGuru PPPK Paruh WaktuNASIB GURUPPPKTUNJANGAN pppk
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article El Mencho Tewas, Meksiko Mendadak Mencekam Total
Next Article Puasa Jalan, Tarawih Bolong? Rugi Dong Ramadhanmu!!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KEBERSAMAAN - Berbagai lomba yang memperkuat kekompakan digelar PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah bersama para Iconers, untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.

Bukan Sekadar Perayaan, Ini Cara PLN Icon Plus SBU Jateng Maknai Kemerdekaan

Isu Rusuh Agustus Jilid II, Publik Diminta Waspada

Hanura Desak Prabowo Kejar Dalang Karhutla

Budai Award 2026 untuk Gus Yasin

Kacamata Pintar Jadi Alat Bully, Tren TikTok Disorot

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Robot Rp50 Juta Bawa ITS Terbang ke Hong Kong

Juli 13, 2026
Pendidikan

SMAN 1 Purwareja Klampok ‘Menyala’, Borong 1,5 Ton Sampah di World Clean Up Day 2025

September 20, 2025
Pendidikan

Dari Cangkang Jadi Cuan, Mahasiswa Upgris Intip Cara Limbah Naik Kelas

Juli 9, 2026
Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Prof. Dr. Suharnomo. (ist)
Pendidikan

Undip Bukan Kaleng-kaleng, Kampus Nomor 4 Terbaik Nasional Versi EduRank 2026

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Digaji Receh, Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Makin Perih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?