Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: THR Rp55 Triliun Siap Cair, Tinggal Tunggu Lampu Hijau untuk ASN, TNI-Polri
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

THR Rp55 Triliun Siap Cair, Tinggal Tunggu Lampu Hijau untuk ASN, TNI-Polri

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dananya sebenarnya sudah siap. Tinggal tunggu momen diumumkan secara resmi. Jadi bukan soal ada atau tidak ada uangnya, tapi soal waktu.

Nugroho P.
Last updated: Februari 24, 2026 2:57 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kabar yang ditunggu-tunggu akhirnya makin terang. Tunjangan Hari Raya buat ASN, TNI-Polri, sampai pensiunan segera cair dengan total anggaran tembus Rp55 triliun. Angkanya besar, dan jelas bikin banyak orang pasang telinga.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dananya sebenarnya sudah siap. Tinggal tunggu momen diumumkan secara resmi. Jadi bukan soal ada atau tidak ada uangnya, tapi soal waktu.

Ia menyebut prosesnya sedang berjalan. Semua administrasi dan mekanisme sudah disiapkan. Namun, untuk pengumuman resmi, tetap menunggu keputusan dari Presiden.

“Nanti begitu presiden pulang dari Amerika Serikat, mungkin dia akan umumkan. Saya enggak tahu, masih diproses, tapi dana-dana sudah siap,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Artinya, bola terakhir memang ada di tangan Prabowo Subianto. Kapan persisnya cair? Tunggu sinyal dari Istana.

Saat ditanya apakah pekan ini bisa langsung cair, jawabannya masih sama: tunggu keputusan kepala negara. Pemerintah ingin semuanya rapi dan sesuai prosedur.

Skema THR tahun ini sendiri mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025. Polanya kurang lebih sama seperti tahun sebelumnya, tapi tetap disesuaikan dengan kondisi fiskal terkini.

Komponen pertama tentu gaji pokok. Besarannya mengikuti pangkat, golongan, dan masa kerja masing-masing aparatur. Jadi tiap orang bisa beda nominalnya.

Lalu ada tunjangan keluarga. Ini mencakup tunjangan suami atau istri serta anak, sesuai aturan yang berlaku. Bagi yang sudah berkeluarga, komponen ini cukup signifikan.

Berikutnya tunjangan pangan. Biasanya dalam bentuk tunjangan beras atau pengganti nilai beras yang dihitung dalam nominal rupiah.

Tak ketinggalan tunjangan jabatan atau tunjangan umum. Ini termasuk tunjangan struktural, fungsional, maupun tunjangan umum bagi ASN non-jabatan.

Yang sering jadi perhatian tentu tunjangan kinerja alias tukin. Besar kecilnya sangat tergantung kebijakan fiskal pemerintah. Bisa dibayar penuh, bisa juga disesuaikan.

Untuk PNS daerah, ceritanya sedikit berbeda. Selain komponen utama, mereka juga bisa mendapat tambahan penghasilan daerah atau TPP maksimal sebesar satu bulan penghasilan, tergantung kemampuan keuangan daerah masing-masing.

Kabar baiknya, THR dibayarkan 100 persen tanpa potongan iuran. Jadi yang diterima memang sesuai hak, tanpa dipangkas untuk kewajiban tertentu.

Perhitungannya juga cukup jelas. Kalau masa kerja sudah lebih dari 12 bulan, maka dapat satu bulan gaji pokok plus tunjangan tetap yang berlaku.

Kalau masa kerja belum genap setahun, rumusnya proporsional. Masa kerja dalam bulan dibagi 12, lalu dikalikan gaji pokok. Jadi tetap dapat, hanya saja menyesuaikan lama pengabdian.

Dengan total anggaran Rp55 triliun, pencairan THR ini bukan cuma soal kesejahteraan aparatur. Dampaknya juga terasa ke perputaran ekonomi, terutama menjelang Lebaran.

Biasanya, uang THR langsung mengalir ke belanja kebutuhan pokok, mudik, hingga persiapan hari raya. Perputaran uang di daerah pun ikut terdongkrak.

Sekarang tinggal menunggu pengumuman resmi dari Presiden. Dan kalau melihat pernyataan Menkeu, sinyalnya sudah jelas: dananya ada, tinggal tekan tombol cair. (*)

You Might Also Like

Purbaya Spil UU Cipta Kerja Bikinan Jokowi Bikin Negara Boncos Rp 125 Triliun

Efisiensi Anggaran Kebablasan, PPPK Jadi Korban Diam-Diam Lagi

PPP Akhirnya Rukun Lagi Setelah Drama Lempar-lemparan Kursi

Mahfud MD Datang ke Istana, Isu Pelantikan Bikin Sore Berdebar

Penasaran? Ini Profil KGPA Tedjowulan, Plt Raja Keraton Solo

TAGGED:asnpolripurbayathrtni
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Suasana meriah Bazar Ramadan di Muladi Dome Undi, Senin (23/02/2026). Meski diguyur hujan, antusiasme pengunjung tidak surut untuk berburu takjil. (dul) War Takjil Muladi Dome, Bukan Sekadar Bazar! Tetap Ramai meski Diguyur Hujan
Next Article Pemprov Dorong Transformasi Sampah Jadi Energi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PERBAIKI PIPA--Petugas memperbaiki pipa PDAM yang rusak akibat tanah gerak. (ist)

Tanah Gerak Bikin Pipa PDAM Semarang Jebol, 40 Ribu Pelanggan Sempat Terdampak

Pariwisata Kota Semarang: Mau Dibawa ke Mana?

Aria Bima Soroti Alih Fungsi Lahan Solo Raya

JUARA TURNAMEN--Tim Blakutak menunjukkan sertifikat juara turnamen Free Fire Clash Squad 4v4 di Openaire Resto Semarang. (ist)

Blakutak Juara! Menangkan Persaingan Sengit Turnamen FF di Openaire Semarang

Sisi Gelap Logika Efisiensi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Tim Sar Sidoarjo sedang mengevakuasi reruntuhan bangunan Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo Jawa Timur yang ambruk. dari 42 ribu pesantren se_indonesia, hanya 51 pesantren yang bangunannya memiliki ijin atau legal. Foto: dok/PemkabSidoarjo
Nasional

Setelah Tragedi Ponpes Al-Khoziny, Istana Kaji Rencana APBN untuk Bangun Pesantren 

Oktober 13, 2025
Info

ASN Pemkot Solo Trila WFA, Respati Janji Awasi Kinerja Secara Ketat

Januari 13, 2026
Ironi ledakan pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Garut.
Unik

Ironi Ledakan Amunisi TNI di Garut, Pengamat Militer: Terjadi dalam Aktivitas Terencana

Mei 13, 2025
Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo Wahyudin Moridu saat klarifikasi terkait aksi viralnya di sosial media didampingi istri. Atas aksinya yang tidak menghargai rakyat dan negara, Wahyudin kini dipecat PDI-P dan disiapkan PAW. Foto; istimewa.
Nasional

PDI Perjuangan Pecat Wahyudin Moridu Yang Viral Ngaku Mau “Rampok Uang Negara”

September 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: THR Rp55 Triliun Siap Cair, Tinggal Tunggu Lampu Hijau untuk ASN, TNI-Polri
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?