Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prabowo 2029 Gandeng Gibran Lagi, Untung Atau Bumerang?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Prabowo 2029 Gandeng Gibran Lagi, Untung Atau Bumerang?

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin, melihat ada potensi kerugian politik jika duet itu diulang. Menurutnya, efek jangka panjangnya justru lebih menguntungkan Gibran.

Nugroho P.
Last updated: Februari 23, 2026 3:15 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Peta politik menuju 2029 mulai jadi bahan obrolan hangat, bahkan ketika masa jabatan masih berjalan. Nama-nama besar tetap jadi sorotan, termasuk duet yang sebelumnya sukses melenggang ke Istana.

Isu soal kemungkinan Prabowo Subianto kembali menggandeng Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029 memunculkan banyak tafsir. Bagi sebagian orang, ini soal soliditas. Tapi bagi yang lain, justru bisa jadi langkah penuh risiko.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin, melihat ada potensi kerugian politik jika duet itu diulang. Menurutnya, efek jangka panjangnya justru lebih menguntungkan Gibran.

Dalam keterangannya pada Senin, 23 Februari 2026, Jamiluddin menyebut posisi wakil presiden memberi panggung yang sangat strategis. Elektabilitas bisa terangkat, jaringan makin luas, dan pengalaman makin matang.

“Gibran akan berpeluang mulus untuk jadi presiden pada Pilpres 2034,” ujarnya.

Artinya, kalau duet ini berlanjut di 2029 dan kembali menang, sorotan publik otomatis akan lebih banyak tertuju pada sosok wakilnya sebagai calon penerus. Secara politik, itu seperti karpet merah yang digelar jauh-jauh hari.

Di sisi lain, situasi ini bisa jadi dilema buat Partai Gerindra. Sebab, langkah tersebut dinilai justru memperkuat posisi politik Gibran dalam jangka panjang, sementara ruang manuver Prabowo bisa makin terbatas.

Jamiluddin menilai, dalam politik, momentum itu mahal. Kalau tidak dikelola dengan cermat, justru bisa berbalik arah dan menguntungkan figur lain di lingkar kekuasaan.

Ia bahkan menyebut, jika Prabowo ingin peluangnya tetap aman dan mulus di 2029, sebaiknya mulai mempertimbangkan alternatif pendamping lain. Figur baru bisa membuka ruang strategi berbeda sekaligus memperluas basis dukungan.

“Sebab, Gibran akan menjadi kartu mati bagi Prabowo bila maju kembali pada Pilpres 2029,” tegasnya.

Pernyataan itu tentu mengundang perdebatan. Ada yang melihat duet lama sebagai simbol kesinambungan, ada juga yang membaca ini sebagai potensi kompetisi terselubung menuju 2034.

Dalam politik, dua periode bukan cuma soal menang atau kalah. Ini juga soal warisan, regenerasi, dan siapa yang akhirnya paling siap mengambil alih tongkat estafet.

Apakah Prabowo akan tetap setia dengan duet lama atau justru mengocok ulang komposisi? Waktu yang akan menjawab. Yang jelas, kalkulasi politik menuju 2029 tampaknya sudah mulai dihitung dari sekarang. (*)

You Might Also Like

Mudik Aman, Wisata Nyaman: Parakan-Dieng Resmi Mulus

Pemprov Jateng Percepat Sertifikasi Dapur MBG, Keamanan Pangan Tetap Nomor Satu!

Bupati Klaten Mas Hamenang Gak Kaleng-kaleng, Sabet Top GPR Figure Award 2025

APBD 2026 Sudah Ketok Palu, Pemprov Siap Ngebut

Pengamat Politik Undip: Parpol Pendukung Pilkada lewat DPRD Rampas Kedaulatan Rakyat

TAGGED:2029DUETKOALISIprabowo gibran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Anti Loyo Seharian, Rahasia Puasa Tetap On Fire
Next Article Wali Kota Solo memberi warning agar penanganan sampah dimulai dari hulu. Hal itu disampaikan saat diskusi persoalan sampah di TPA Putri Cempo, Senin (23/2/2026). Solo Darurat Sampah? Respati Serukan Gerakan Besar: Beresin Mulai dari Hulu!

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mendagri Bongkar Celah Calo Haji, Biometrik Jadi Andalan

Kompolnas Sentil Polres Cilegon, 19 Siswa Kena Gas Air Mata

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, DPR Soroti Disiplin TNI

Ketuk Pintu Langit, 550 Orang Minta Hujan di Banjarnegara

Bahasa Indonesia di Jerman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Bupati Sudewo yang Kena Badai Politik Disentil Wagub: Kantor Jangan Ditinggalin!

Agustus 21, 2025
Politik

Ini Alasan Bambang Pacul Lengser dari Ketua PDIP Jateng

Agustus 21, 2025
Nasional

Puan: Natalan Tetap Hangat, Rayakan Tahun Baru Jangan Berlebihan

Desember 24, 2025
Politik

FX Rudy Siap Jadi Plt Ketua PDIP Jateng: “Kalau Disuruh Bu Mega, Ya Jalan Terus!”

Agustus 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prabowo 2029 Gandeng Gibran Lagi, Untung Atau Bumerang?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?