Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi

Di tengah tembok galeri yang penuh warna, ada pesan yang lebih nyala dari cat di kanvas: difabel itu bukan objek belas kasihan. Mereka butuh ruang, bukan rasa iba.

T. Budianto
Last updated: Februari 22, 2026 12:47 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
FOTO BERSAMA: Sekda Jateng, Sumarno foto bersama siswa penyandang disabilitas dari Roemah Difabel Semarang, Sabtu (21/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Ruang seni di Alliance Française Semarang, Jalan Dokter Wahidin 54, Sabtu (21/2/2026) jadi saksi bahwa kreativitas nggak kenal batas fisik. Para seniman dari komunitas Roemah Difabel menggelar pameran lukisan bertema “Aku Ada, Aku Berkarya, Aku Setara.”

Penutupan pameran ini dihadiri langsung Sekda Jateng, Sumarno. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi sekaligus pesan yang langsung jadi highlight. “Difabel bukan untuk dikasihani, tetapi difasilitasi.” Kalimatnya lugas, tanpa drama.

Baca juga: Pemprov Perkuat Sekolah Inklusi buat Penyandang Disabilitas

Menurut Sumarno, Pemprov Jateng senantiasa mendukung penuh berbagai bentuk fasilitasi bagi penyandang disabilitas. Pameran seperti ini, katanya, bukan sekadar ajang pajang karya, tapi ruang untuk mengekspresikan bakat dan minat yang selama ini mungkin belum banyak terlihat publik.

Ia juga mendorong agar kegiatan serupa dipromosikan lebih masif, supaya makin banyak masyarakat hadir, melihat langsung, dan memberi apresiasi nyata.

Tanpa Sekat

Pimpinan Alliance Française Semarang, Kiki Martaty menjelaskan, lembaganya memang berkomitmen menghadirkan seni sebagai bahasa universal. Seni dianggap mampu menjembatani perbedaan tanpa perlu banyak sekat.

Karena itu, mereka membuka ruang bagi Roemah Difabel untuk memamerkan karya-karyanya. Pameran ini dibuka oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Rabu (11/2/2026) dan resmi berakhir Sabtu (21/2/2026).

Baca juga: Luthfi Janji Bangun Jalan dan Sekolah Disabilitas di Babalan

Ketua Yayasan Difabel Indonesia, Hidayah Ratna, juga mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap bakat dan kemampuan para difabel. “Ini merupakan momentum untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap difabel,” ujarnya.

Dari kanvas ke kanvas, pesan yang muncul sebenarnya sederhana: kesempatan itu yang mahal, bukan keterbatasannya. Karena saat difasilitasi dengan layak, yang muncul bukan rasa iba, tapi rasa kagum. Dan mungkin, setelah lihat karya-karya mereka, kita sadar: yang perlu di-upgrade bukan kemampuan mereka, tapi cara pandang kita. (tebe)

You Might Also Like

BMKG Prediksi Masih Hujan di Aceh Sumut Sumbar Hari Ini

Datang Pengennya Gusur Ternak Babi, SPPG di Sragen Akhirnya Malah Direlokasi

Nasib Tragis Ira Puspadewi: Inovasi ASDP Berbuah Jerat Korupsi

Gaspol! Pembalap Muda Purbalingga Siap Tempur di Pra Porprov Jateng

Kasus Kucing Ditendang di Blora Resmi Naik Penyidikan

TAGGED:headlinepemprov jatengpenyandang disabilitassekda jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mahesa Jenar Tetap Bidik Tiga Poin
Next Article Satu Tahun Agustina-Iswar: PAD Kota Naik, Tapi Kebocoran Jadi PR Serius

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mayat Tangan Terikat Lakban di Sungai Citandui Bikin Geger

Rp8 Juta, Kapal Asing, Vonis Mati Mengintai

Remaja Perang Sarung Tengah Malam, Rawalo Nyaris Ricuh

Dijamin Geger! 105 Ribu Pikap di Impor dari India, Siapa Untung Siapa Waswas?

Puasa Jalan, Umbar Aurat Terbuka Kemana mana, Batal Nggak Puasanya?

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Aksi demonstrasi menuntut penetapan status bencana nasional di Aceh.
Info

Liputan Demo Bencana Nasional di Aceh, Ponsel Wartawan Dirampas Oknum TNI

Desember 26, 2025
Info

Dua Dapur Bergizi Polres Banjarnegara, Langkah Kecil untuk Mimpi Besar

November 6, 2025
Wali Kota Solo Respati Ardi pimpin rapat koordinasi persiapan Ramandan bareng Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi UMKM, Satpol PP, dan para camat, di Balai Kota, Rabu (4/2/2026).
Info

Respati Siapin Spot untuk Ngabuburit dan Berburu Takjil, Bikin PKL Solo Auto Happy!

Februari 4, 2026
Info

Semarang Kebanjiran (Lagi), Pakar: Jangan Cuma Ribut di Hilir

Januari 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sekda Jateng: Penyandang Disabilitas Bukan untuk Dikasihani, Tetapi Difasilitasi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?