Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Buka Puasa Nggak Harus Kurma, Santai Aja, Kata Gus Baha Ini juga Bisa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Buka Puasa Nggak Harus Kurma, Santai Aja, Kata Gus Baha Ini juga Bisa

Menurut Gus Baha, buka puasa dengan kurma memang sunnah. Tapi sunnah itu bukan kewajiban yang harus dipaksakan dalam segala kondisi.

Nugroho P.
Last updated: Februari 19, 2026 8:33 pm
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang akrab disapa Gus Baha.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Tradisi buka puasa pakai kurma sudah seperti “paket lengkap” tiap datang Ramadhan. Banyak yang merasa kurang afdol kalau takjil pertama bukan buah manis khas Timur Tengah itu.

Tapi, gimana kalau di rumah nggak ada kurma? Atau harganya lagi nggak bersahabat? Apakah pahala jadi berkurang?

Pertanyaan ini pernah dibahas santai tapi dalem oleh KH Ahmad Bahauddin Nursalim, yang akrab disapa Gus Baha. Ulama asal Rembang ini dikenal sering menyederhanakan hal-hal yang terasa ribet dalam agama.

Menurut Gus Baha, buka puasa dengan kurma memang sunnah. Tapi sunnah itu bukan kewajiban yang harus dipaksakan dalam segala kondisi.

Dalam salah satu ceramahnya yang tayang di YouTube, ia mencontohkan daerah yang secara ekonomi sulit. “Kalau di Gunungkidul misalnya, kondisinya melarat, apa mungkin pakai kurma mengejar sunnah?” ujarnya.

Pesannya jelas: jangan bikin agama terasa berat. Kalau kurma ada dan mudah didapat, silakan. Kalau nggak ada, ya nggak perlu panik.

Dalam fikih sendiri sudah terang. Kalau bisa berbuka dengan kurma, itu baik. Kalau tidak ada, cukup makanan manis.

Kalau makanan manis pun nggak ada, cukup apa saja yang halal dan tersedia. Intinya adalah menyegerakan berbuka, bukan sibuk cari simbol.

Gus Baha bahkan bilang, “Jangan dikit-dikit sunnah dibilang sunnah karena mampu. Kalau memang tidak mampu, ya sudah.”

Ia pernah bercerita, tamu-tamunya sering datang membawa aneka kurma. Tapi bukan berarti setiap buka puasa ia selalu memakannya.

“Gus, kurma, Gus,” kata tamunya. Ia malah menjawab santai, “Kurma buat apa? Makan saja sendiri,” sambil tersenyum.

Alih-alih kurma, ia mengaku lebih suka dawegan atau kelapa muda untuk berbuka. Sederhana, segar, dan sesuai selera.

Menurutnya, sunnah itu fleksibel sesuai kemampuan. Kalau mampu dan ingin mengamalkannya, silakan. Tapi jangan sampai bikin orang lain merasa tertekan.

Sering kali orang salah kaprah soal sunnah. Seolah-olah kalau tidak menjalankannya, ibadah jadi cacat.

Padahal Islam itu datang membawa kemudahan, bukan beban tambahan. Prinsipnya jelas: الدين يسر (agama itu mudah).

Dalam hadis riwayat Muhammad disebutkan, “Jika salah seorang di antara kalian berbuka, maka hendaklah berbuka dengan kurma. Jika tidak ada, maka dengan air, karena air itu menyucikan.”

Artinya, bahkan air putih saja sudah cukup. Jadi yang utama adalah membatalkan puasa tepat waktu, bukan soal harus buah tertentu.

Gus Baha juga mengingatkan agar tidak gampang menghakimi orang lain. Apalagi cuma karena takjilnya beda.

Ibadah yang bagus itu yang dijalani dengan ikhlas, bukan karena gengsi atau takut dinilai kurang islami.

“Jangan sampai sunnah yang ringan malah jadi beban,” kurang lebih begitu pesannya dalam berbagai pengajian.

Buka puasa itu momen bahagia setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Harusnya dinikmati, bukan dipusingkan.

Jadi kalau ada kurma, silakan. Kalau nggak ada, teh manis, gorengan, atau air putih pun sah-sah saja.

Yang penting berbuka, bersyukur, dan tetap jaga hati. Karena yang dinilai bukan jenis makanannya, tapi ketulusan dan ketaatan kita saat menjalani Ramadhan. (*)

You Might Also Like

Bianglala Citragrand, Spot Favorit Nikmati Senja dari Ketinggian

Bukber Asik di Semarang, Tempatnya Bikin Balik Lagi

Slank Kembali Setelan Pabrik, Bikin Lagu Galak ‘Republik Fufufafa’

Dorong Reformasi Birokrasi, Pansus RPJMD Fokus Bahas Arah Digitalisasi dan Inovasi Pelayanan Publik

Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung, Nyari Apa Ya?

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mau Gratis Buka dan Sahur di Masjid Kampus UGM? Ini Caranya
Next Article Adzan Maghrib Belum Kedengeran, Buka Puasanya Nunggu Apa?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wagub Jateng, Gus Yasin menjelaskan modifikasi cuaca untuk wilayah rawan bencana, Jumat (16/1/2026). (ist)

Gus Yasin Singgung Wacana Pengalihan PPPK ke Pemerintah Pusat: Ringankan APBD

Hobi Jepret Bisa Jadi Cuan dari Internet

BACAAJA GOES TO SCHOOL - Kegiatan Bacaaaja Goes to School: Cegah IRET di Kalangan Gen-Z di Ruang Digital, di SMAN 1 Ambarawa, Kabupaten Semarang, kerjasama Polres Semarang, Densus 88/AT dan Dinas Pendidikan Pemprov Jateng hingga Peradi SAI Semarang, Kamis (20/8/2026).

Wow! 39 Anak Jateng Terpapar Radikalisme di Ruang Digital, Tim Gabungan Bergerak

231 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Berpeluang Full Time

Bidik Emas Porwanas 2027, Frits Yohanes Siap Kawal Tim Biliar PWI Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi vape sekali pakai.
Unik

Mengapa Vape Sekali Pakai Lebih Beracun dari Rokok Jenis Apapun? Simak Penjelasannya

Juli 7, 2025
Jaksa menyerahkan surat tuntutan kepada terdakwa Robig Zaenudin dalam sidang di PN Semarang, Selasa (872025). (bae)
Unik

Aipda Robig Dituntut Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Tembak Mati Pelajar SMK di Semarang

Juli 8, 2025
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengunjungi kantor pusat Google di California, Amerika Serikat (AS).
Unik

Puan Kunjungi Markas Meta dan Google di California, Tabuh Genderang Perang kepada Judol

Juni 15, 2025
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
Unik

RUU Perampasan Aset Dibahas Setelah RUU KUHAP

Juni 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Buka Puasa Nggak Harus Kurma, Santai Aja, Kata Gus Baha Ini juga Bisa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?