Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Begini Hasil OTT KPK! 6 Orang Digelandang, ke Gedung Merah Putih
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Begini Hasil OTT KPK! 6 Orang Digelandang, ke Gedung Merah Putih

Dari hasil penyelidikan awal, kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi pada proyek pembangunan dan preservasi jalan nasional yang berada di bawah naungan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumatera Utara.

Nugroho P.
Last updated: Juni 28, 2025 7:56 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SHARE

NARAKITA, JAKARTA –  Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang Sumatera Utara. Bukan di Medan seperti kabar awal yang beredar, melainkan di Mandailing Natal, tim KPK menyergap sejumlah pihak yang diduga terlibat korupsi dalam proyek jalan nasional.

Operasi tangkap tangan (OTT) itu dilakukan pada Kamis malam, 26 Juni 2025. Kegiatan berlangsung tanpa banyak suara, namun hasilnya mengejutkan: enam orang langsung diamankan dan dibawa ke Jakarta.

“Benar, bahwa pada Kamis malam, 26 Juni 2025, KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Mandailing Natal, Sumatera Utara,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya pada Jumat (27/6/2025).

Pernyataan ini sekaligus meluruskan kabar sebelumnya yang menyebutkan OTT terjadi di Kota Medan. Lokasi penangkapan justru berada di wilayah yang jarang disorot, namun menyimpan potensi besar praktik korupsi.

“Sampai saat ini, KPK telah mengamankan enam orang dan malam itu juga langsung dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” lanjut Budi.

Dari hasil penyelidikan awal, kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi pada proyek pembangunan dan preservasi jalan nasional yang berada di bawah naungan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Sumatera Utara.

“Kegiatan tangkap tangan ini terkait proyek pembangunan jalan di PUPR dan preservasi jalan di Satker PJN Wilayah I Sumatera Utara,” kata Budi menambahkan.

Sejumlah barang bukti dikabarkan turut diamankan dalam penyergapan, termasuk dokumen proyek dan indikasi aliran dana. Namun, KPK belum menyampaikan secara terbuka detail mengenai barang bukti maupun nama-nama yang ditangkap.

KPK menyatakan bahwa identitas lengkap pihak-pihak yang diamankan serta konstruksi perkara akan diumumkan setelah pemeriksaan pendahuluan selesai dilakukan.

“Siapa saja pihak-pihak yang diduga terlibat dan bagaimana konstruksi perkaranya akan kami sampaikan pada kesempatan berikutnya,” jelas Budi.

Penangkapan ini menambah daftar panjang OTT KPK yang menyasar proyek infrastruktur di daerah. Dalam banyak kasus sebelumnya, proyek jalan kerap menjadi titik rawan terjadinya praktik suap dan mark-up anggaran.

Meski dilakukan di luar pusat perhatian, KPK memastikan bahwa pengawasan terhadap pelaksanaan proyek-proyek pemerintah akan tetap berjalan di seluruh wilayah Indonesia.

Hingga Jumat siang, pemeriksaan terhadap enam orang tersebut masih berlangsung di Gedung Merah Putih. Tim penyidik mendalami peran masing-masing dalam proses pengadaan dan pelaksanaan proyek.

Lembaga antirasuah itu juga mengindikasikan bahwa kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat masih terbuka. Jika ditemukan cukup bukti, proses lanjutan termasuk penetapan tersangka akan diumumkan dalam waktu dekat.

Proyek jalan yang menjadi objek kasus ini diketahui bernilai besar dan strategis dalam mendukung konektivitas wilayah Sumatera Utara. KPK tengah menelusuri apakah proses lelang dan eksekusi proyek dilakukan sesuai aturan atau telah disusupi kepentingan pribadi.

Dengan jalannya pemeriksaan intensif, lembaga antirasuah ini berharap dapat membongkar pola-pola permainan anggaran yang masih kerap terjadi, terutama di proyek-proyek fisik skala besar.

KPK belum menyampaikan apakah dalam waktu dekat akan dilakukan penggeledahan tambahan atau pemanggilan terhadap saksi-saksi lainnya yang terlibat dalam proses proyek tersebut.

Pemeriksaan terhadap dokumen proyek dan transaksi keuangan juga terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pendalaman alat bukti. KPK menekankan bahwa langkah ini penting untuk memastikan akuntabilitas dan integritas dalam pengelolaan anggaran publik.

Dengan disergapnya enam orang di Mandailing Natal, KPK kembali mengirimkan pesan kuat bahwa pengawasan terhadap proyek-proyek daerah akan terus dijalankan tanpa pandang lokasi.

Lembaga ini juga mengingatkan seluruh penyelenggara negara dan rekanan proyek untuk mematuhi prinsip-prinsip transparansi dan bebas dari konflik kepentingan dalam menjalankan tugas.

Perkembangan selanjutnya dari hasil OTT ini akan diumumkan secara resmi oleh KPK dalam waktu dekat, termasuk status hukum dari keenam orang yang saat ini masih diperiksa. (*)

You Might Also Like

Denny Caknan Siap Goyang Banjarnegara Lewat Konser Gratis Warisan Rasa

Vilantika Vida Rahayu,  Dari Gadis Ndeso ke Pengusaha Feminin Care Nasional Mengikis Stigma Wong Ndeso

Jeruk Nipis di Dapur Ternyata Bisa Jadi Teman Saat Nyeri Haid

Polda Jateng: Sebelas Ormas Terindikasi Terlibat Aksi Premanisme

Angkringan Monspace Jadikan Kawasan Candi Tugu Magnet Wisata Malam Semarang

TAGGED:kasus korupsiKPKmandailing natalOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pembinaan Atlet Terancam Akibat Permenpora No.14/2024
Next Article Ketahuan Palak Cewek, Polisi Pangkat Aiptu Dihukum Guling di Aspal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pelatih Basket Jateng Diduga Aniaya Pemain, Perbasi Turun Tangan

Luthfi Ingin Bank Jateng Jadi “Bank Sejuta Umat”

HUT ke-81 RI, Naik Trans Jateng Cuma Bayar 19 Persen

Bukan Sekadar Aspal, Ini Sebab Jalan Majapahit Cepat Rusak

Tradisigila Belum Mau Pulang: Street Love Memories Jadi Album Ketiga yang Penuh Cinta

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Viral

Viral “Doa Berbayar” Yusuf Mansur, Netizen Heboh, Ustaz atau Content Creator?

Oktober 13, 2025
Unik

Menjelang Kongres PWI, Suasana Dibikin Guyub: Integritas Jadi Janji Bareng

Agustus 30, 2025
Viral

Bisnis Baru, Titip Nyekar Online Jadi Tren, Jasa Ini Bikin Haru

Maret 30, 2026
Unik

The Future of AI: How Artificial Intelligence is Transforming Industries

Mei 3, 2023

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Begini Hasil OTT KPK! 6 Orang Digelandang, ke Gedung Merah Putih
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?