Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo

Kalau dokter spesialis masih susah ditemuin di desa-desa, berarti PR-nya belum kelar. Nah, kabar baiknya, mesin pencetak dokter spesialis sekarang lagi dipercepat. Bukan satu dua, tapi langsung 33 program baru resmi meluncur dari Solo. Targetnya jelas: jangan sampai warga nunggu lama cuma buat ketemu dokter ahli.

T. Budianto
Last updated: Februari 13, 2026 4:26 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
PROGRAM SPELING: Sejumlah dokter spesialis dari RSUD dr Moewardi Solo melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga terdampak banjir rob di Kecamatan Sayung, Demak, pertengahan Juni lalu. Kegiatan dari Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Pemprov Jateng tersebut berlangsung di Balai Desa Sriwulan., beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SURAKARTA– Konsorsium Perguruan Tinggi Wilayah IV (Jawa Tengah dan DIY) resmi nambah “jalur cepat” buat calon dokter spesialis dan subspesialis. Total ada 33 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan Program Pendidikan Dokter Sub Spesialis (PPDSS) baru yang diluncurkan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), Kamis (12/2/2026).

Yang ikut ngebut bareng dalam konsorsium ini bukan kampus kaleng-kaleng. Ada Universitas Gadjah Mada, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Islam Indonesia, Universitas Diponegoro, dan tentu saja UNS sendiri.

Bidangnya juga bukan yang receh-receh. Mulai dari jantung dan pembuluh darah, bedah, kesehatan anak, obgyn, anestesi, patologi, rehabilitasi medik, sampai kedokteran keluarga layanan primer. Intinya, spektrum lengkap buat ngejar ketertinggalan jumlah dokter spesialis di Indonesia.

Baca juga: Pemprov Terjunkan Dokter Speling ke Lokasi Bencana

Langkah ini langsung disambut hangat oleh Pemprov Jateng. Soalnya, kebutuhan dokter spesialis itu bukan teori doang, tapi dirasain langsung di lapangan, apalagi pas ngejalanin program Dokter Spesialis Keliling alias Speling.

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi blak-blakan bilang kalau percepatan ini memang yang lagi dia tunggu. “Saya sebagai Gubernur sangat mendukung sekali kegiatan ini. Makin cepat makin bagus, karena saya perlu itu,” katanya.

Menurutnya, waktu turun langsung ke desa-desa lewat program Speling, kelihatan banget kalau dokter spesialis masih jadi “barang langka”. Bahkan, untuk nutup celah itu, ia sempat inisiatif bikin pelatihan singkat dari dokter spesialis ke dokter umum di puskesmas. Daripada nunggu lama, minimal ada upgrade skill dulu.

Percepat Program

Pemprov juga sudah kasih instruksi ke rumah sakit se-Jateng supaya terkoneksi aktif dengan kampus-kampus. Tujuannya satu: produksi dokter spesialis dipercepat, supaya program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Speling nggak cuma jadi jargon.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yunita Dyah Suminar menambahkan, sekarang jalur pendidikan spesialis bisa lewat dua model: berbasis universitas (university based) dan berbasis rumah sakit (hospital based). Skemanya dibikin lebih fleksibel supaya output-nya bisa lebih cepat.

Sementara itu, Tenaga Ahli Mendiktisaintek sekaligus Ketua Tim Kajian Kebijakan Pendidikan Tinggi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan, Tri Hanggono Achmad menegaskan, pembukaan 33 prodi ini bukan cuma soal nambah kuota.

Baca juga: Speling Jateng Deteksi Ribuan Warga Alami Gangguan Jiwa

Ini, katanya, misi kemanusiaan. Targetnya jelas: nutup rasio dokter spesialis yang masih belum ideal, terutama di luar Jawa dan wilayah 4T (tertinggal, terdepan, terluar, dan terpencil). Kolaborasi kampus-kampus di Jateng dan DIY ini jadi bukti kalau akademisi juga lagi “turun gunung” buat beresin persoalan kesehatan nasional.

Pada akhirnya, produksi dokter spesialis memang lagi dikebut. Tapi semoga bukan cuma jumlahnya yang nambah, melainkan juga keberaniannya buat benar-benar mau ditempatkan di daerah yang paling butuh. Karena kalau spesialisnya cuma numpuk di kota, Speling bisa jadi cuma sekadar keliling… tanpa cukup amunisi. (tebe)

You Might Also Like

Endro Pimpin PDIP Kota Semarang: Saat “Banteng” Diminta Lebih Turun ke Gang

PDIP Jateng Fokus Konsolidasi Internal, Dolfie: Gak Ribet Ngurus Agenda Partai Lain

Jelang Nataru, Pantai Tirang Perkuat Keamanan dan Penataan Area

Dudung Masuk Dapur MBG, Belatungnya Malah Nongol Duluan

Penanganan Belum Rampung, Aceh Kembali Direndam Banjir Setinggi 2 Meter

TAGGED:ahmad luthfidokter spelingheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Imlek dan Ramadan Datang Bersamaan, Agustina: Momentum Perkuat Toleransi
Next Article Lap-Lap Altar, Cuci Aura: Tay Kak Sie Mode Bersih Jelang Imlek

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

6 Doa Tolak Bala Saat Bencana Mengintai

TPA Jatibarang Masuk Mode Siaga

Agustina Klaim Persiapan MTQ Nasional Sudah 80 Persen

Anggaran Ekonomi Kreatif Dipangkas, DPR: Jangan Sampai “Mesin Baru” Kehabisan Bensin

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

Fabiano Belum Habis! PSIS Rekrut Bek 43 Tahun

Agustus 2, 2026
Daerah

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Desember 17, 2025
Ilustrasi siswa SMK.
Info

Nunggak SPP, Siswa SMK Beprestasi di Purworejo Dipaksa Mundur

Oktober 19, 2025
Hukum

KUHAP Baru, Penyidik Bakal Tambah Sewenang-wenang

November 29, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Speling Butuh Amunisi, 33 Jurusan Dokter Spesialis Baru Gaspol dari Solo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?