Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jelang Lebaran, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Jelang Lebaran, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan

Ramadan belum mulai, tapi alarm sudah dibunyikan. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi wanti-wanti: harga pangan jelang Lebaran nggak boleh “liar”. Nggak boleh ada sumbatan distribusi, apalagi permainan pasar yang bikin warga menjerit.

T. Budianto
Last updated: Februari 12, 2026 5:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
ARAHAN GUBERNUR: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberikan arahan dalam High Level Meeting (HLM) TPID, TP2DD, dan Keris Jateng, Rabu (11/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, pengendalian harga pangan jadi atensi serius Pemprov Jawa Tengah. Gubernur Ahmad Luthfi secara tegas mengingatkan kepala daerah agar menjaga stabilitas harga dan pasokan.

“Tidak boleh ada sumbatan distribusi, tidak boleh ada permainan harga. BUMD harus hadir,” tegas Luthfi dalam High Level Meeting (HLM) TPID, TP2DD, dan Keris Jateng, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, momentum Ramadan dan Lebaran selalu identik dengan lonjakan kebutuhan. Otomatis, potensi kenaikan harga ikut merangkak naik. Komoditas strategis seperti cabai, bawang merah, beras, hingga minyak goreng diminta jadi perhatian utama.

Baca juga: Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani

“Kebutuhan masyarakat meningkat, maka potensi kenaikan harga juga meningkat. Itu harus dikendalikan oleh para bupati dan wali kota,” ujarnya. Nggak cuma imbauan, Luthfi juga minta langkah konkret. Setiap kabupaten/kota diminta memasang dashboard harga di pasar besar atau pasar induk. Papan pantau itu harus rutin di-update supaya masyarakat bisa cek langsung perkembangan harga.

“Biar transparan dan tidak ada permainan harga. Itu tanggung jawab pemerintah setempat,” katanya. Ia juga mengingatkan daerah sentra produksi jangan sampai justru kekurangan stok gara-gara distribusi yang amburadul.

Lahan Pertanian

“Distribusi harus dikawal. Jangan sampai daerah sentra malah kekurangan,” tegasnya lagi. Selain urusan harga, Luthfi menyinggung soal fondasi jangka panjang: lahan pertanian. Sekitar 1,3 juta hektare lahan di Jawa Tengah harus dipertahankan melalui percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). “Lahan pertanian harus kita pertahankan. Produksi pangan ditingkatkan, teknologi pertanian didorong,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jateng Mohamad Noor Nugroho menyampaikan inflasi Jateng per Januari 2026 masih terkendali di angka 2,83 persen (yoy), dengan deflasi bulanan 0,35 persen (mtm).

Baca juga: JTAB: Cara Baru Bikin Petani Naik Kelas, akan Dibuka di 35 Kabupaten/Kota di Jateng

Deflasi ini dipicu masuknya masa panen dan normalisasi permintaan setelah momen Natal dan Tahun Baru. Namun, BI mengingatkan risiko tetap ada saat Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Secara historis, beras dan aneka cabai sering jadi penyumbang inflasi saat Ramadan dan Idulfitri. “Penguatan pasokan dan kelancaran distribusi menjadi kunci,” kata Nugroho.

Intinya jelas: panen boleh melimpah, permintaan boleh naik, tapi harga harus tetap masuk akal. Karena kalau Lebaran identik dengan silaturahmi dan kebersamaan, jangan sampai yang ikut naik level justru harga cabai dan berasnya. (tebe)

You Might Also Like

Gaspol Kemandirian Pangan, Pemprov Jateng Apresiasi Kolaborasi Hulu-Hilir

Saleh Dorong Santri Kuliah Lewat Beasiswa Jateng

Sodetan Dikebut, Banjir Minggat?

Sekolah Enam Hari, Solusi atau Nostalgia?

Semarang Dukung PAUD Emas, Siapkan Bocil Jadi Generasi 2045

TAGGED:bahan pokokidulfitripemprov jatengramadan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi gerakan sosial 'Setop Bayar Pajak'. Viral Gerakan ‘Setop Bayar Pajak’ di Jateng, Warga: Ekonomi sedang Tidak Baik-baik Saja
Next Article Pemprov Relokasi 900 Rumah di Kawasan Tanah Gerak Tegal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Dokter Speling, Jemput Warga Sampai Depan Rumah

Desember 27, 2025
Daerah

Upacara HUT RI di Balai Kota Semarang Hadirkan Sosok Istimewa, Siapa?

Agustus 18, 2025
Info

Nggak Cuma Jalur Mudik, Akses ke Tempat Wisata Juga Disulap Jadi Mulus

Maret 14, 2026
Daerah

Kolaborasi 17 Lembaga, Pemkab Purbalingga Guyur Bantuan Rp10,2 M untuk 5.989 Warga

Agustus 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jelang Lebaran, Kepala Daerah Diingatkan Jaga Stabilisasi Harga dan Pasokan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?