Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga

R. Izra
Last updated: Februari 12, 2026 12:37 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Kondisi salah satu Rumah warga yang ambruk akibat longsor. Rabu (11/02/2026). (dul)
Kondisi salah satu Rumah warga yang ambruk akibat longsor. Rabu (11/02/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Rasa cemas masih menggantung di RT 03 RW 06, Kelurahan Deliksari. Hujan deras yang turun beberapa waktu lalu bukan cuma bikin jalanan basah — tapi juga kembali memicu longsor yang merusak permukiman warga.

Senin lalu, tiga rumah dilaporkan ambruk setelah tanah di kawasan tersebut tak lagi mampu menahan air. Bagi warga, ini bukan sekadar bencana dadakan. Longsor seperti sudah jadi “ancaman langganan” setiap musim hujan datang.

Natan (25), yang sudah tinggal di wilayah itu sejak 2012, mengatakan tanda-tanda longsor sebenarnya sudah muncul sejak lama. Semuanya berawal dari retakan kecil di tanah, yang pelan tapi pasti makin melebar saat diguyur hujan.

Bacaaja: Ngeri! Detik-detik Bangunan Ponpes Al Adalah Ambruk Ditelan Tanah Gerak di Tegal
Bacaaja: Triastono Risau Tanah Terus Bergerak, Warga Deliksari Bertahan di Tengah Ancaman Longsor

“Awalnya cuma retak kecil sedikit-sedikit, terus kena hujan makin melebar sampai akhirnya longsor,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (11/02/2026).

Menurut Natan, rasa waswas hampir selalu muncul tiap kali hujan turun deras dalam waktu lama. Warga pun seperti hidup dalam mode siaga, khawatir tanah tiba-tiba bergerak.

Ia menilai kondisi lingkungan ikut memperparah situasi. Penebangan pohon yang tidak terkendali disebut membuat tanah kehilangan “pegangan”, sehingga jadi lebih labil.

Tak cuma itu, perubahan fungsi lahan juga diduga berpengaruh.

“Dulu di situ belum ada rumah, cuma kandang kambing. Setelah lahannya dipakai bangun rumah, malah jadi longsor,” katanya.

Sebenarnya, longsor bukan hal baru di kawasan tersebut. Beberapa bangunan pernah terdampak sebelumnya, meski skalanya tidak sebesar sekarang. Namun setelah ada rumah yang benar-benar ambruk, kekhawatiran warga otomatis naik level.

Apalagi, warga juga mendapat informasi bahwa wilayah itu masuk jalur patahan berdasarkan kajian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Artinya, daerah tersebut memang tergolong rawan pergerakan tanah — bahkan berpotensi terdampak gempa.

Natan mengaku sempat merasakan getaran beberapa kali, termasuk saat gempa yang bersumber dari Pacitan belum lama ini.

“Waktu gempa Pacitan itu di sini juga terasa. Jadi ya sekarang paling cuma bisa lebih waspada,” tuturnya.

Saat ini, harapan warga sederhana: ada langkah nyata dari pemerintah dan pihak terkait. Bukan hanya penanganan setelah longsor terjadi, tapi juga solusi pencegahan agar mereka tidak terus hidup dalam bayang-bayang bencana.

Sebab bagi warga Deliksari, yang paling melelahkan bukan cuma longsornya, tapi rasa takut yang datang setiap kali hujan mulai turun. (*)

You Might Also Like

LaLiga 2025-2026 Resmi Dijadwalkan Mulai 17 Agustus, Ini Rincian Kalender Musim Depan

KPU Rahasiakan Ijazah Capres-Cawapres, DPR Geram: Transparansi Demokrasi Dipertaruhkan

WJ DKK Tumbangkan Rawa Rontek, Rebut Takhta Clash Squad FF Semarang

BREAKING NEWS: Bus Cahaya Trans Terguling di Tol Semarang, 15 Orang Tewas

Robig Polisi Pembunuh Siswa SMK Kendalikan Peredaran Sabu, Dipindah ke Nusakambangan

TAGGED:deliksarigunungpatilongsorSemarangsesar semarangtanah gerak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Alat berat mengurai tumpukan sampah yang menggunung di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis (12/2/2026). Antrean Truk TPA Putri Cempo Terurai! Enam Alat Berat Bikin Penanganan Sampah Ngebut
Next Article Bhara Cup 2026 Bukan Cuma Turnamen, Tapi Seleksi Atlet Wartawan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mahasiswa Diminta Tak Cuma Jadi Komentator

Ilustrasi keracunan MBG. (wahyu/grafis)

Nah Lho! Kepala SPPG Karanganyar Muntah-muntah Cicipi Menu MBG untuk Ibu Hamil

Anggota Komisi VII DPR RI, Andhika Satya Wasistho. (ist)

Ojol Bakal Masuk UMKM, Mas Dewan RI Andhika Minta Pemerintah Perhatikan Jaminan Sosial Pengemudi

PERTAJAM STRATEGI - PLN Icon Plus menyiapkan strategi dengan memperkuat kemampuan tim dalam membaca pasar, memahami kebutuhan pelanggan, hingga mengubah peluang menjadi rencana bisnis.

Sambut Pasar PLTS Atap Makin Luas, PLN Icon Plus Pertajam Strategi lewat PV Academy

TAK BERJARAK - Bupati Temanggung, Agus Setyawan (Agus Gondrong) ngobrol akrab bersama warga pada Festival Lembutan Bansari ke-7 Tahun 2026 di Desa Gentingsari, Kecamatan Bansari, pada Sabtu (8/8/2026) pagi.

Cara Bupati Temanggung Jamin Kesehatan Warga: Balinkes Sediakan Bantuan Hingga Rp2,4 Juta per Orang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Alwin Basri dan Mbak Ita duduk di kursi pesakitan ndengerin sidang vonis di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (27/8/2025). (bae)
Hukum

Alwin Menang dari Mbak Ita di Sidang, Pialanya? Dikasih Hukuman Lebih Tinggi dari Istri

Agustus 28, 2025
IKRAR SETIA--Tiga napi kasus terorisme di Lapas Semarang ikrar setia kepada NKRI. (ist)
Hukum

Tiga Napi Kasus Terorisme Jaringan Jamaah Islamiyah Tobat

Juli 18, 2026
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Politik

Puan: Pembentukan Ditjen Pesantren Kado Manis HSN 2025

Oktober 24, 2025
Info

Program Bergizi, Rasa Beracun? Ombudsman Ungkap Fakta MBG

Oktober 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?