Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen

Di saat banyak daerah masih ngerem gas ekonomi, Jawa Tengah justru tancap pedal. Angkanya naik, jarak ke nasional dilewati, dan yang paling penting: kemiskinan ikut turun. Lumayan bikin lega, asal konsisten.

T. Budianto
Last updated: Februari 6, 2026 6:11 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
MEMBUKA MUSRENBANG: Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen membuka Musrenbang 2026 dan Konsultasi Publik RKPD 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat, (6/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Jawa Tengah menutup tahun 2025 dengan catatan ekonomi yang bisa dibilang kinclong. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37 persen (year on year) pada triwulan IV 2025.

Angka ini bukan cuma lebih tinggi dari nasional yang ada di 5,11 persen, tapi juga menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa. Pertumbuhan ini nggak cuma berhenti di tabel statistik. Dampaknya ikut terasa ke kesejahteraan warga, salah satunya lewat penurunan angka kemiskinan.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen menegaskan, capaian ini harus dijaga sekaligus diarahkan ke program-program yang langsung menyentuh masyarakat bawah.

Baca juga: Akademisi: Ekonomi Jateng On The Track, Tapi……

“Angka kemiskinan kita bisa kita turunkan, dan kondisi kita semakin baik. Ini harus terus kita tingkatkan,” ujar Gus Yasin saat membuka Musrenbang 2026 dan Konsultasi Publik RKPD 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (6/2/2026).

Menurut Gus Yasin, momentum pertumbuhan di atas nasional ini tidak boleh berhenti di angka. Anggaran daerah harus makin fokus ke upaya penurunan kemiskinan yang lebih masif dan inklusif. “Termasuk memberi akses pendidikan yang lebih baik bagi kelompok disabilitas, supaya kualitas hidup mereka ikut naik,” tegasnya.

Angka Kemiskinan

Senada, Sekda Provinsi Jateng, Sumarno memaparkan, angka kemiskinan Jateng berhasil ditekan dari 9,48 persen pada Maret 2025 menjadi 9,39 persen pada September 2025. Secara jumlah, penduduk miskin di Jateng tercatat 3,34 juta orang pada September 2025. Angka ini turun 21,87 ribu orang dibanding Maret 2025, dan turun 51,52 ribu orang dibanding September 2024.

“Pertumbuhan ekonomi kita tergolong inklusif. Ini tercermin dari gini ratio yang berada di angka 0,350, yang menandakan ketimpangan pendapatan makin menyempit,” kata Sumarno.

Dari sisi pendapatan, PDRB per kapita masyarakat Jateng kini mencapai Rp50,82 juta, naik sekitar 5,9 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka berhasil dijaga di angka 4,32 persen per November 2025.

Meski begitu, Pemprov Jateng mengakui masih ada pekerjaan rumah besar, terutama di sektor Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini berada di angka 74,77, masih setara dengan rata-rata nasional. “IPM ini tentu harus terus kita dorong agar bisa meningkat,” ujar Sumarno.

Baca juga: Bos-Bos Tionghoa Diminta Gas Ekonomi Jateng

Untuk tahun 2027, Pemprov Jateng sudah menyiapkan arah kebijakan strategis. Pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah disiapkan sebagai mesin baru pertumbuhan. Di sisi lain, revitalisasi alat praktik SMK serta peningkatan kompetensi guru berbasis industri jadi fokus utama demi mencetak SDM yang siap bersaing di pasar kerja global. “Kinerja ini tidak mungkin tercapai tanpa dukungan dan kolaborasi seluruh masyarakat Jawa Tengah,” pungkasnya.

Ekonomi boleh ngebut, angka boleh naik, grafik boleh hijau. Tapi ujian sesungguhnya bukan di slide presentasi, melainkan di dapur warga. Karena pertumbuhan yang benar-benar sukses itu bukan cuma terasa di data, tapi juga di isi piring. (tebe)

You Might Also Like

Rokok Ilegal Bikin Dompet Negara Tipis

Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng

Bupati Klaten Mas Hamenang Gak Kaleng-kaleng, Sabet Top GPR Figure Award 2025

Dekranasda Pamer Karya Perempuan Jateng di Inacraft

Menang 1-0, Tapi Bukan Skor yang Dicari PSIS

TAGGED:bps jatengheadlinepemprov jatengpertumbuhan ekonomi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agustina Ajak Warga Ngurus Sampah Bareng
Next Article Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Tragedi Kaca Transparan

Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Wali Kota Solo melantik pengurus DPC Gekrafs Surakarta periode 2026–2029, sekaligus peluncuran Project Solo Tourism Directory, Selasa (10/2/2026) malam di Taman Balekambang.

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Wakil Ketua DPRD Jateng M Saleh (kanan), meminta pemerintah dan pihak terkait memperkuat mitigasi bencana.

Dampak Bencana Beruntun di Jateng Kian Luas, Saleh Minta Mitigasi Diperkuat

Praktisi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Ester Terviana, memberi pemaparan tentang fungsi eksekutif anak.

Praktisi PAUD: Fungsi Eksekutif Anak Dibentuk dari Pengalaman Hidup

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

16 mahasiswa dari berbagai kampus di Semarang antusias mengikuti 'Beasiswa Menulis Opini dan Esai Bacaaja, di Kantor Media Bacaaja.co, Minggu (1/2/2026).
Info

Upgrade Skill, Mahasiswa Semarang Ramai-ramai Ikut Beasiswa Menulis Bacaaja

Februari 2, 2026
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto.
Info

Mendes Minta Warga Ikhlaskan Lahan untuk Bangun Koperasi Desa Merah Putih

Desember 22, 2025
Ilustrasi rumah dibongkar paksa.
Hukum

Kasus Mirip Nenek Elina Terjadi di Tegal, Rumah Kushayatun Tiba-tiba Dibongkar Paksa

Januari 1, 2026
Ekonomi

Uang Investor Betah di Jateng: Sekali Masuk, Rp 88,5 T Langsung Parkir

Januari 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?