Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Nasional

Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis

Sakit jantung, stroke, atau kanker itu soal waktu. Masalahnya, dokter spesialisnya belum tentu ada di dekat rumah. Di sinilah pemerintah lagi-lagi ditantang buat ngebut, bukan bangun gedung baru, tapi ngejar jumlah dan pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia.

T. Budianto
Last updated: Januari 30, 2026 11:01 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
SAMBUTAN MENKES: Menkes, Budi Gunadi Sadikin memberikan sambutan saat Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Teknis (Rakontek) Pelayanan Kesehatan Provinsi Jateng 2026 di Hotel Mercure Solo, Kamis (29/1/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemerintah terus memacu percepatan penambahan jumlah dokter spesialis demi pemerataan layanan kesehatan di berbagai daerah.

Salah satu jurus yang ditempuh adalah menggandeng perguruan tinggi dan rumah sakit daerah melalui program pendidikan dokter spesialis di Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, saat ini Indonesia masih kekurangan 1.165 dokter spesialis dengan kompetensi tambahan, khususnya untuk layanan prioritas jantung, stroke, dan kanker.

Baca juga: Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru

“Antrean layanan jantung dan stroke masih panjang di rumah sakit. Padahal golden period-nya hanya hitungan jam. Kalau layanan cuma ada di rumah sakit besar, kasihan pasien,” ujar Budi saat Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Teknis (Rakontek) Pelayanan Kesehatan Provinsi Jateng 2026 di Hotel Mercure Solo, Kamis (29/1/2026).

Menurut Budi, lewat program pendidikan dokter spesialis berbasis RSPPU, pemerintah berharap produksi dokter spesialis bisa dipercepat dan lebih merata. “Nantinya para dokter ini akan ditempatkan di rumah sakit yang selama ini belum punya dokter spesialis,” jelasnya.

Lebih Cepat

Kementerian Kesehatan menargetkan kekurangan dokter spesialis tersebut bisa teratasi dalam waktu 5-10 tahun. Namun, Budi menegaskan pemerintah ingin bergerak lebih cepat dari target itu.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenkes menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan RSUD Prof Margono Soekarjo Purwokerto, RSUD Dr Moewardi Surakarta, serta Universitas Diponegoro. Kerja sama ini untuk membuka pendidikan spesialis bedah saraf, bedah anak, dan mikrobiologi.

Sementara itu, Sekda Jateng Sumarno yang mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, mengapresiasi sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam penguatan layanan kesehatan. Menurutnya, Rakontek ini punya peran strategis untuk menyatukan langkah agar program kesehatan berjalan lebih efektif dan ngebut.

Baca juga: Dokter Speling, Jemput Warga Sampai Depan Rumah

Selama 2025, kata Sumarno, sejumlah program kesehatan di Jawa Tengah berjalan cukup efektif, seperti dokter spesialis keliling (Spelling) dan program “Mudah-mudahan ini jadi bahan evaluasi bersama agar program kesehatan Jawa Tengah di 2026 bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Golden period cuma beberapa jam, tapi antre dokter bisa berbulan-bulan. Kalau negara nggak ngebut soal dokter spesialis, yang kalah bukan statistik, tapi nyawa. (tebe)

You Might Also Like

Daya Saing Indonesia di Pasar Global Nyungsep, Peringkat 58 dari 70 Negara

Ratusan Guru PAUD Belajar Coding

LSSFF 2025 Resmi Meluncur! Bareng Hanung Bramantyo, Wali Kota Semarang Gas Bikin Kota Sineas

Lurah Jangan Main-Main! Ada Jaga Desa, Salah Ketik Anggaran Bisa Ketahuan

Bangun Masjid Bareng, Tuntutan Beda-beda

TAGGED:dokter spesialisheadlineIDI Jatengkemenkespemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KH Sholeh Darat Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Next Article Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto, saat dicecar Komisi III DPR RI. Akhirnya Kapolresta Sleman Diberhentikan, Buntut Kasus Suami Korban Jambret Jadi Tersangka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

DEMO--Massa dari kelompok Pati Ora Sepele (POS) berorasi meminta koruptor dihukum berat. (bae)

Bakal Rame Terus Nih Sidang Sudewo, Dikawal Fans dan Haters sampai Vonis

Desa yang Diminta Mandiri, Tetapi Dikunci dari Luar

Jateng Banjir Wisatawan, Diserbu 30,95 Juta Orang Plesiran dalam Tiga Bulan

Ilustrasi polisi sedang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP.) (grafis/wayu)

Kasus Kematian Sutrimo Penjaga Rumah Febrie Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya, Keluarga Curigai Hal Ini

PROTES HARGA PAKAN - Peternak di Temanggung membagikan 5.000 ayam petelur kepada warga, sebagai bentuk protes atas mahalnya harga pakan ternak, Senin (10/8/2026). Menurut peternak, lebih ayam itu dibagikan kepada warga daripada mati di kandang. (*)

Demo Harga Pakan Mahal Tak Terjangkau, Peternak Temanggung Bagikan Gratis 5.000 Ayam Petelur

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Musala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Jatim, roboh.
Info

Tragedi Al Khoziny Menguak Fakta: dari 42.433 Ponpes Cuma 50 yang Punya Izin Bangunan

Oktober 6, 2025
Ketua DPR RI Dr HC Puan Maharani saat bertakziah mengunjungi kediaman Almarhum Affan Kurniawan driver ojol yang meninggal akibat terlindas mobil rantis Brimob dalam aksi demonstrasi. Foto: dok.
Unik

Daftar Korban Akibat Demonstrasi di Akhir Agustus 2025: 10 Orang Meninggal, Ribuan Luka dan Ditangkap

September 3, 2025
JALUR SESAR--Peta geologi milik Dinas ESDM Jateng yang mengacu pada Van Bemmelen, menunjukkan jalur sesar di Kota Semarang. (bae)
Info

Waspada! Tiga Jalur Sesar Membentang di Kota Semarang, Ini Wilayah yang Dilewati

Agustus 4, 2026
Pendidikan

Sekolah Kemitraan, Andalan Jateng Atasi Keterbatasan Kuota

Desember 27, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pemerintah Fokus Tambah Dokter Spesialis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?