Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan

Harusnya jam makan bikin energi naik, bukan malah antre ke rumah sakit. Tapi itulah yang dialami puluhan siswa SMA Negeri 2 Kudus usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukannya fokus belajar, mereka justru harus fokus nahan sakit perut.

T. Budianto
Last updated: Januari 29, 2026 5:58 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
EVAKUASI SISWA: Anggota TNI dan Polri mengevakuasi salah satu siswa yang diduga keracunan MBG di SMA 2 Kudus, Kamis, (29/1/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, KUDUS– Pemkab Kudus bersama TNI dan Polri bergerak cepat menangani dugaan keracunan massal yang dialami 70 siswa SMA Negeri 2 Kudus, Kamis (29/1/2026). Para siswa diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu MBG.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris turun langsung menjenguk siswa yang dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, didampingi Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie. Ia memastikan seluruh siswa yang mengeluh sakit langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis.

“Begitu ada laporan anak-anak mengeluh mulas, pusing, dan diare, kami bersama TNI dan Polri langsung bergerak cepat membawa mereka ke rumah sakit,” ujar Sam’ani.

Dari total 70 siswa, sebanyak 22 siswa dirawat di RSUD Loekmono Hadi Kudus, 17 siswa di RS Satkes, 10 siswa di RS Mardirahayu, 10 siswa di RSI, dan 11 siswa di RS Kumala Siwi.

Baca juga: Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Menurut Sam’ani, langkah cepat ini dilakukan agar dampaknya tidak meluas dan keselamatan siswa tetap jadi prioritas. Pemkab Kudus bersama TNI, Polri, dan Dinas Kesehatan juga masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada siswa lain yang mengalami gejala serupa.

“Ini jadi bahan evaluasi serius supaya kejadian seperti ini tidak terulang. Semua koordinator dan penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan kami kumpulkan untuk apel, briefing, dan pembekalan,” tegasnya.

Ia menambahkan, evaluasi program MBG sebenarnya sudah direncanakan sejak awal, namun kejadian ini membuat pengawasan dan pembenahan harus dilakukan lebih ketat.

Pengobatan Dijamin Gratis

Soal biaya perawatan, Sam’ani memastikan seluruh siswa ditangani tanpa dipungut biaya. Kabupaten Kudus telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) 99,5 persen, sehingga pembiayaan ditanggung BPJS Kesehatan. Bahkan bagi siswa yang belum terdaftar, kepesertaan BPJS langsung diaktifkan.

Sementara itu, Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie menyatakan pihaknya akan terus mengawal sekaligus mengevaluasi pelaksanaan MBG di lapangan.

“Kami akan segera mengumpulkan SPPG. Evaluasi rutin sebenarnya sudah berjalan, tapi kejadian ini jadi catatan penting untuk perbaikan ke depan,” ujarnya.

Salah satu siswa, Ilham Yusuf, mengaku mulai merasakan perut mulas sekitar pukul 10.30 WIB setelah menyantap menu MBG. Awalnya ia mengira sakit biasa, tapi ternyata banyak teman sekelasnya merasakan hal serupa.

Baca juga: Korban Keracunan MBG di Majene Merata: Mulai Ibu Hamil, Balita, hingga Siswa Sekolah

“Awalnya saya kira cuma saya. Ternyata banyak teman yang ngalamin hal yang sama,” katanya. Setelah mendapat perawatan dan infus di RSUD Loekmono Hadi Kudus, kondisinya kini mulai membaik.

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Hakam menyebut seluruh pasien masih dalam tahap observasi. “Kalau kondisinya membaik, pasien akan dipulangkan dan lanjut rawat jalan,” ujarnya.

Hingga saat ini, Dinas Kesehatan bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan lanjutan, termasuk pengambilan sampel makanan, feses, dan komponen lain untuk memastikan penyebab dugaan keracunan. Karena programnya namanya Makan Bergizi Gratis, idealnya bikin tambah kuat belajar, bukan nambah daftar pasien di rumah sakit. (tebe)

You Might Also Like

Drama Degradasi Liga 3 Settingan? Viral Laga Persikutim vs Persebata Diduga ‘Main Sabun’

Pertama di Jateng! Betonisasi Jalan di Klaten Ini Pakai Limbah PLTU

Cetak 600 Kader Paralegal, PKK Jateng Bangun Garda Terdepan Perlindungan Perempuan dan Anak

Libur Udahan, Kembali Kerja Jangan Kendor: Pesan Gubernur Jateng Buat ASN

LRT Bakal Hadir di Semarang, Wali Kota: Biar Kayak di Drakor!

TAGGED:headlinekeracunan MBGpemkab kuduspemprov jatengsma 2 kudus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Wali Kota Solo, Respati Ardi mendampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi melakukan tinjauan fasilitas kesehatan di Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates-Indonesia (KEI), Kamis (29/1/2026). Solo Gaspol Health Tourism! Respati Pastikan Proses Take Over RS KEI Tanpa Drama
Next Article Pemprov Bakal Cek MBG di SMA 2 Kudus

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Plesir

Lebaran ke Solo? Jangan Lupa Mampir ke Safari Raya Festive

Maret 17, 2026
Tim SAR gabungan melakukan penyelaman di perairan Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, untuk mencari pelatih Valencia dan 2 anaknya yang masih hilang.
Sepak Bola

Detik-detik Kronologi Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya Tewas di Labuan Bajo

Desember 29, 2025
Petugas KPK memamerkan 5 koper uang yang disita dari 'safe house' Bea Cukai di Jakarta Pusat.
Hukum

KPK Pamerkan Uang 5 Koper Hasil Sitaan ‘Safe House’ Bea Cukai di Jakarta

Februari 27, 2026
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto. (bae)
Hukum

Kedua Ortu Chiko Polisi, Bagaimana Nasib Penanganan Kasusnya?

November 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: MBG Berujung Mulas: 70 Siswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?