Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Politik

Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius

Pilkada ke depan bisa jadi nggak lagi ribet tinta dan kertas. PDIP lempar wacana e-voting, dan responsnya nggak langsung ditolak. Pemerintah dan DPR kompak bilang: ide ini menarik, tapi jangan asal klik.

T. Budianto
Last updated: Januari 20, 2026 9:21 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA– Usulan PDIP soal penerapan e-voting alias pemilihan elektronik dalam Pilkada mulai mendapat lampu kuning terang. Pemerintah dan DPR sama-sama menyatakan terbuka, meski masih perlu kajian panjang sebelum benar-benar dijalankan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menilai setiap ide untuk memperbaiki sistem pemilu layak dibahas serius. Menurutnya, pemerintah berkewajiban menampung dan mengkaji semua usulan demi kualitas demokrasi yang lebih baik. “Sebagai pemerintah, kami wajib mengkaji. Mari sama-sama mencurahkan pikiran untuk mendesain sistem pemilihan yang jauh lebih baik,” kata Prasetyo di kompleks parlemen, Senin (19/1/2026).

Baca juga: PDIP Tetap Ngotot Pilkada Langsung

Meski begitu, Prasetyo mengingatkan satu hal penting: sistem pemilu tak bisa asal comot dari negara lain. Semua harus disesuaikan dengan budaya dan karakter bangsa. “Bukan soal sistem mana yang paling benar. Tujuannya mencari sistem yang benar-benar cocok dengan karakter bangsa kita,” ujarnya.

Nada senada datang dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Menurutnya, e-voting memang ide yang bagus, tapi sisi keamanan teknologi tak boleh dianggap remeh. “Itu satu gagasan yang baik, tapi alat pengaman teknologinya juga harus dikaji matang. Semua nanti dibahas,” kata Dasco.

Solusi PDIP

PDIP sendiri mendorong e-voting sebagai solusi atas mahalnya biaya Pilkada, tanpa harus mengorbankan prinsip pemilihan langsung oleh rakyat. Artinya, PDIP tetap menolak Pilkada lewat DPRD.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut ide e-voting bukan wacana baru di internal partai. Gagasan ini, kata dia, sudah lama dipikirkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sejak sekitar satu dekade lalu.

Baca juga: Jangan Lupakan Sejarah! Dulu Pilkada lewat DPRD Dihapus karena Politik Uang

“Ibu Megawati sudah memikirkan ini sejak lama. India saja bisa e-voting, maka kita juga harus bisa dengan mendayagunakan kemampuan nasional,” ujar Hasto. Bahkan, PDIP mengklaim sudah melakukan simulasi sebagai bagian dari upaya mendorong sistem pemilu berbasis teknologi. Kalau nanti Pilkada tinggal klik layar, semoga yang error cuma jaringan, bukan demokrasi. (tebe)

 

You Might Also Like

Chaos di Banyumas! Massa Demo Jebol Gerbang Pendopo, Dinding Dicoret-coret

Dapur Marhaen PDIP Gak Cuma Makan Gratis, tapi Jadi Ruang Sosial Warga

Kisruh Tambang Kendeng: Gunretno Dipanggil Polisi, Alam Tetap Jadi Korban

Perusahaan Terafiliasi Israel Diberi Izin Pemerintah Garap Proyek Panas Bumi di Indonesia

Enam Pejabat Bank Pasar Semarang Main Kredit Nakal, Negara Kebobolan

TAGGED:e-votingheadlinemensesnegpdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sudewo tersandung saat digelandang keluar dari Mapolres Kudus, Senin (20/1/2026) malam. Bupati Pati Tersandung saat Keluar Polres Kudus, ‘Malang-malang Putung, Wahaye Sudewo Digulung
Next Article Gerindra Jateng: Soal Sudewo, Tunggu KPK

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Fotokopi KTP Mendadak Bikin Deg-degan, Bisa Dipidana?

Kabinet Prabowo Tumbang Bergiliran, Rumah Sakit Jadi Tempat Singgah Mendadak

Bukan Cuma Nama, Jurusan Teknik Kini Ikut Ganti Wajah Resmi

Rendang Terbang ke Makkah, Auto Jadi Obat Rindu Jamaah Haji

Paus Tutul Terdampar di Pantai

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

DPD Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) Jawa Tengah sowan ke Gubernur Ahmad Luthfi, Senin (15/9/2025). Merka curhat soal banyaknya hambatan di lapangan. Dalam curhatnya, Himperra menuturkan, para pengembang sudah siap tancap gas bangun rumah subsidi, tapi kalau urusan izin masih bertele-tele.Foto: dok/humas
Daerah

Urusan Rumah Subsidi Jangan Sampai Nyangkut di Meja Izin

September 16, 2025
Nafa Urbach, Syahroni dari Nasdem, dan Eko Patrio dan Uya Kuya, resmi dinonaktifkan dari DPR RI dari partainya masing-masing karena dinilai menghina rakyat. Foto: dok.
Unik

Viral Joget & Komentar Pedas, Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni, dan Nafa Urbach Resmi Dinonaktifkan dari DPR!

Agustus 31, 2025
Info

Seni dan Tradisi, Jalan Sunyi Membentuk Karakter Bangsa

Februari 6, 2026
Daerah

Cuaca Mengacau, Pencarian Longsor Cilacap Sempat Terhenti Sore Ini

November 18, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Coblosan Mau Go Digital? Usul E-Voting Pilkada Mulai Dipikirin Serius
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?