Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang

Air belum pamit, kota keburu lumpuh. Banjir di Pekalongan makin melebar dan bikin aktivitas warga nyaris berhenti. Dari yang awalnya cuma sebagian wilayah, sekarang dua pertiga kota sudah kebanjiran. Dampaknya jelas: ribuan warga angkat kaki ke pengungsian.

T. Budianto
Last updated: Januari 19, 2026 7:57 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
LOKASI BANJIR: Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Riki Yariandi bersama Dandim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir, Sabtu (17/01/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, PEKALONGAN- Banjir yang melanda Kota Pekalongan kian meluas dan bikin kota nyaris lumpuh. Genangan air kini merendam hampir dua pertiga wilayah kota dan memaksa sekitar 2.400 warga mengungsi ke puluhan titik pengungsian.

Data tersebut disampaikan BPBD Kota Pekalongan per Minggu (18/1) dan diumumkan pada Senin (19/1/2025). Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekalongan, Budi Suheryanto, mengatakan banjir mengalami lonjakan signifikan sejak Jumat hingga Minggu. Meski hari ini air di beberapa titik mulai turun, luasan wilayah terdampak justru makin melebar.

Baca juga: Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

“Kalau Jumat itu baru sepertiga kota, pengungsi masih 972 orang. Tapi hari Minggu sudah dua pertiga kota lumpuh, pengungsi hampir 2.400 orang,” ujar Budi di Kantor BPBD Kota Pekalongan.

Seiring meluasnya banjir, jumlah lokasi pengungsian juga ikut bertambah. Dari awalnya hanya 9 titik, kini menjadi 24 lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Pemicu Banjir

Budi menjelaskan, banjir dipicu hujan deras yang turun terus-menerus, ditambah banjir kiriman dari wilayah hulu. Situasi makin parah karena sistem drainase tidak mampu menampung debit air, serta jebolnya tanggul di kawasan belakang PM.

“Faktornya jelas: hujan terus, ada banjir kiriman, drainase nggak kuat, ditambah tanggul jebol,” jelasnya. Ketinggian air di wilayah terdampak bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter. Titik terparah berada di Kelurahan Tirto Baru. Hingga kini, akses menuju permukiman warga masih belum bisa dilalui.

Baca juga: Banjir Kepung Pekalongan, Wagub Soroti Penanganan Berlapis

“Yang paling parah itu Tirto Baru. Dari jalan raya masih kelihatan motor diparkir di pinggir, artinya kampungnya belum bisa dimasuki,” tambahnya. Meski di beberapa titik air mulai surut, BPBD mengingatkan warga untuk tetap waspada. Pasalnya, potensi hujan masih tinggi dan kondisi banjir belum sepenuhnya aman.

Awalnya cuma genangan, sekarang jadi langganan. Dua pertiga kota sudah lumpuh, dan Pekalongan kembali diingatkan: kalau hujan datang bareng kiriman air, kota ini bisa keburu tenggelam sebelum sempat bernapas. (tebe)

You Might Also Like

Viral! Detik-detik Dokter Selamatkan Nyawa Balita di Pesawat, IDAI Sampaikan Ini

Duit Pendidikan RI Masih Kalah dari Vietnam

Pertamina Enduro Juara, Popsiwo Runner Up, Klub Megawati ke-3

Semarang Disebut “Rumah Besar”, Agustina Janji Nggak Ada yang “Ditinggal” di Usia 479

Kejati Usut Proyek Smart Classroom Jateng, Sita Uang Rp3 Miliar

TAGGED:banjir pekalonganbpbd pekalonganheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dapur Ngebul, Perut Aman: Relawan Pekalongan Masak Ribuan Porsi
Next Article Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Demokrasi Kembali Diuji

Maret 15, 2026
Anggota Komisi VII DPR RI Erna Sari Dewi dalam rapat bersama Kementerian Perindustrian di Gedung Nusantara Senayan Jakarta, Rabu (3/9/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Sektor Manufaktur Jadi Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi, DPR Minta Anggaran Kemenperin Jangan Dipangkas!

September 3, 2025
Mas Septa, sang penjaga mimpi masa kecil dengan aneka mainan jadul, menunjukkan ribuan koleksi di Nostalgia Gallery.
Kerjo Aneh-aneh

Mas Septa Penjaga Kenangan Masa Kecil: Koleksi Ribuan Item Mainan Jadul dari ‘Lorong Waktu’

Oktober 11, 2025
Ilustrasi teknologi deepfake AI.
Hukum

Geger Deepfake AI SMAN 11 Semarang: Chiko Bikin Konten Bokis Mengerikan

Oktober 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dua Pertiga Pekalongan Tenggelam, Pengungsi Tembus 2.400 Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?