Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Neraka di Tengah Laut: Ketika Awak Kapal Tersiksa, Dipaksa Makan-Minum Tak Layak
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Neraka di Tengah Laut: Ketika Awak Kapal Tersiksa, Dipaksa Makan-Minum Tak Layak

R. Izra
Last updated: Januari 19, 2026 9:39 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi anak buah kapal (ABK) berlayar di tengah laut. Awak kapal sering mendapat perlakuan tak manusiawi.
Ilustrasi anak buah kapal (ABK) berlayar di tengah laut. Awak kapal sering mendapat perlakuan tak manusiawi.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Adrian, mantan awak kapal perikanan migran, buka-bukaan soal kerasnya hidup di kapal asing. Ia menyebut kondisi di laut jauh dari kata manusiawi.

Adrian mulai bekerja di kapal berbendera Taiwan sejak 2019. Ia sempat pulang, pindah kapal, lalu kembali bekerja hingga akhirnya pulang paksa pada 2024.

Selama di kapal, urusan makan jadi masalah besar. Urusan makan-minum serupa pedihnya menghadapi siksaan.

Bacaaja: Tragedi Kapal Perang TNI AL Tembaki Nelayan Negara Sendiri di Sumsel, Apa yang Terjadi?
Bacaaja: Liburan Jadi Zonk! Kapal ke Karimunjawa Rusak, Bikin Wisatawan Naik Darah

Stok terbatas, kualitasnya buruk, bahkan sering sudah kedaluwarsa.

“Kami sering makan makanan yang sudah kedaluwarsa,” kata Adrian saat ditemui di Semarang, Senin (19/1/2026).

Air minum juga tak kalah parah. Airnya hasil sulingan laut dan ditampung di bak yang sudah berkarat.

Meski bau dan rasanya aneh, awak kapal tetap meminumnya. Soalnya tidak ada pilihan lain di tengah laut.

Akibat kondisi itu, banyak awak kapal jatuh sakit. Penyakitnya bermacam-macam dan berlangsung lama.

“Banyak yang sakit, termasuk teman saya,” ujar Adrian.

Parahnya, penanganan kesehatan dinilai asal-asalan. Awak kapal hanya diberi obat yang dibawa sejak awal berangkat.

“Semua penyakit dikasih obat yang sama, kapsul merek Cina,” katanya. Saat dicek, obat itu sudah kedaluwarsa.

Kisah Adrian bukan kasus tunggal. Serikat Buruh Migran Indonesia mencatat ratusan kasus serupa selama bertahun-tahun.

Kasusnya mulai dari kerja paksa, kekerasan, hingga dugaan perdagangan orang. Lemahnya pengawasan jadi celah utama. (bae)

You Might Also Like

Sah Jadi Pasangan, Inayah Wahid Pilih Nikah Hangat Sederhana

KPK OTT Wamenaker Noel, Diduga Peras Perusahaan Biar Dapat Sertifikat K3

Mualem Dapat Kabar Tragis, 80 Ton Bantuan Bencana Aceh Hilang Entah ke Mana

Investasi Jawa Tengah Tetap On Fire! Layanan Perizinan Jalan Terus Meski Demo Melanda

300M Viral? KPK Bantah Isu Pinjem Bank

TAGGED:abkabk kapal asinganak buah kapalawak kapalcerita abkderita awak kapallautnekara di tengah lautneraka
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Eksepsi Mentok, Duo Bos Sritex Siap Duduk Manis Dengar Saksi
Next Article Banjir Kudus Bikin Dompet Negara Ikut Basah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kawasan Jalan Yos Sudarso, Kota Solo. (ist)
Info

Kawasan Yos Sudarso Dibikin Wisata Jalanan ala Thailand, Wali Kota Solo: Pasti Libatkan Publik

Januari 11, 2026
Ekonomi

PKB Didiskon 5 Persen Sampai Akhir 2026

Februari 23, 2026
Daerah

Tersandung Regulasi, Dana Hibah untuk Keraton Solo Mandek Sejak 2012

Juli 18, 2025
Peserta mulai berlari di garis start saat event Rupiah Borobudur Playon 2025.
Daerah

Rupiah Borobudur Playon 2025: Bukan Sekadar Lari, tapi untuk Berbagi, Literasi, dan Donasi

Juli 28, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Neraka di Tengah Laut: Ketika Awak Kapal Tersiksa, Dipaksa Makan-Minum Tak Layak
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?