Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kerja Fleksibel agar Hidup Tetap Jalan: Cara Mbak Dwi Bertahan setelah Ditinggal Suami
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Kerjo Aneh-aneh

Kerja Fleksibel agar Hidup Tetap Jalan: Cara Mbak Dwi Bertahan setelah Ditinggal Suami

R. Izra
Last updated: Januari 13, 2026 3:23 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Penyedia jasa bersih-bersih rumah via aplikasi 'rewangono', Dwi Wulandari, punya segudang cerita.
Penyedia jasa bersih-bersih rumah via aplikasi 'rewangono', Dwi Wulandari, punya segudang cerita.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Buat Dwi Wulandari, kerja bersih-bersih bukan cuma urusan rumah jadi kinclong. Di balik pel, sapu, dan lap, ada cerita tentang bertahan hidup, ngatur waktu, dan cari jalan aman buat tetap bisa menghidupi keluarga.

Sebelum terjun ke dunia jasa bersih-bersih berbasis aplikasi, hidup Mbak Dwi sempat berjalan di jalur yang berbeda. Ia pernah bekerja sebagai admin gudang hampir sepuluh tahun.

Setelah menikah dan punya anak, ia memilih berhenti kerja dan fokus di rumah. Semuanya berubah saat sang suami meninggal dunia.

Bacaaja: Dari Jasa Bersih-bersih Lewat Aplikasi, Mbak Dwi Punya Segudang Cerita
Bacaaja: Cerita dari Semarang: ketika Sapu Migarasi ke Smartphone, Jasa Bersih-bersih go Digital

“Setelah suami meninggal, mau enggak mau saya harus putar otak cari uang,” cerita Mbak Dwi di podcast Kerjo Aneh-Aneh Bacaajadotco.

Masalahnya, cari kerja lagi nggak segampang itu. Faktor usia bikin peluang balik ke pabrik makin kecil.

Kerja dengan jam panjang juga bukan pilihan, karena Mbak Dwi tetap harus ngurus rumah dan memastikan anak-anaknya terpantau.

Di titik itu, kerja bersih-bersih lewat aplikasi jadi opsi paling masuk akal. Mbak Dwi bergabung dengan Rewangono, platform jasa kebersihan rumah.

Sistemnya simpel. Kalau ada order masuk, admin bakal ngabarin lengkap dengan lokasi dan durasi kerja. Mbak Dwi tinggal pilih: ambil atau skip.

“Kalau jamnya nggak cocok, ya saya bilang nggak bisa. Kalau cocok, langsung jalan,” ujarnya.

Buat Mbak Dwi, fleksibilitas ini jadi kunci. Ia biasa mulai kerja setelah mengantar anak sekolah, lalu membatasi jam kerja supaya masih bisa pulang lebih awal. Nggak ada tuntutan harus standby seharian, nggak ada target jam kantor.

Soal penghasilan, Mbak Dwi sadar ini bukan kerjaan yang bikin cepat kaya. Tapi cukup buat muter kebutuhan harian. Yang paling bikin tenang, upahnya jelas dan cepat cair.

“Alhamdulillah cukup buat kebutuhan sehari-hari. Yang penting bisa jalan terus,” katanya.

Sebagai pekerja lepas, Mbak Dwi paham betul risikonya. Ada hari rame order, ada juga hari sepi. Tapi dibanding harus kerja dengan jam kaku dan ninggalin anak terlalu lama, sistem fleksibel jauh lebih berharga.

Buat Mbak Dwi, kerja bukan soal besar kecilnya penghasilan. Yang penting, hidup tetap jalan, anak tetap keurus, dan dirinya masih punya ruang buat bernapas. (dul)

You Might Also Like

Turunan Gombel Lama Ditutup April-November, Jalan Bakal Diperbaiki Total

Warga Deliksari Semarang Dihantui Bayang-bayang Longsor, Hidup dalam Mode Siaga

Satu Pelaku Demo Rusuh di Semarang Masih Pelajar SMK, Nekat Abaikan Saran Guru

6 Mahasiswa KKN UIN Walisongo Hanyut di Kendal, 4 Ditemukan Meninggal

Diguyur Hujan Sejak Pagi, Jalan WR Supratman Kalibanteng Tergenang, Warga Mulai Waswas

TAGGED:aplikasibersih-bersih rumahkerjo aneh anehmbak dwirewangonoSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KPK Grebek Kantor Pajak, Gatot Subroto Mendadak Tegang
Next Article Bus Damri Nyapa Karimunjawa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

96 Ribu Pejabat “Belum Lapor”, MAKI: KPK Jangan Cuma Kasih Angka, Spill Namanya!

MBG Lima Hari Aja? Santai, Daerah 3T Dapat “Bonus Sabtu”

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Haji 2026 Tetap Berangkat, Meski Timur Tengah Lagi Panas-Panasnya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi secangkir kopi.
Unik

Kopi Taubat: Varian Kopi yang Anti Bikin Kantong Bocor, Lagi Ramai di Semarang

Oktober 3, 2025
Salah satu gapura sendang yang bertuliskan aksara Jawa, Senin (26/01/2026). (ul)
Plesir

Sendang Pengasihan & Penguripan, Mata Air Sakral yang Tetap Dijaga Warga Ngaliyan

Januari 26, 2026
Ketua Yayasan Vajra Dwipa, Loekito Rahardjo Hidajat bersama Ketua FKUB Kota Semarang membentangkan peta Yayasan Vajra Dwipa, Selasa (14/10/2025). (bae)
Hukum

Lahan Vihara Buddha Jayanti Semarang Mau Diserobot, Umat Deg-degan!

Oktober 15, 2025
Tanda bintang menunjukkan lokasi pusat gempa Pacitan pagi ini. (BMKG)
Info

Breaking News! Pacitan Diguncang Gempa Pagi Ini, Getarannya Terasa Sampai Semarang

Januari 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kerja Fleksibel agar Hidup Tetap Jalan: Cara Mbak Dwi Bertahan setelah Ditinggal Suami
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?