BACAAJA, SEMARANG- Urusan perbankan sekarang nggak cukup cuma aman, tapi juga harus bikin nyaman. Itu yang kelihatannya berhasil dilakukan Bank Jateng sepanjang 2025. Lewat penilaian Indeks Kepuasan Nasabah (IKN), layanan Bank Jateng sukses mengantongi skor 91,17 dengan predikat “Excellent”.
Nilai tersebut datang dari hasil survei Indekstat Consulting, lembaga riset independen nasional yang dikenal punya metode penilaian ketat dan objektif dalam mengukur kepuasan pelanggan. Jadi, ini bukan sekadar klaim internal, tapi penilaian berbasis data.
Baca juga: Wow! Asetnya Capai Rp12 Triliun, 33 BPR BKK se-Jateng akan Merger jadi Bank Syariah
Capaian ini juga bukan hasil instan. Grafik kepuasan nasabah Bank Jateng terus menanjak dari tahun ke tahun. Pada 2022 skor tercatat 85,36, naik ke 88,95 di 2023, kemudian 89,93 pada 2024, hingga akhirnya tembus 91,17 di 2025.
Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro menyebut, hasil survei ini sebagai bentuk kepercayaan nasabah terhadap proses transformasi layanan yang dijalankan perusahaan.
Terus Berinovasi
“Skor 91,17 ini bukan cuma angka. Ini cerminan komitmen kami untuk hadir lebih dekat dan memberi solusi finansial yang lebih baik bagi nasabah,” kata Irianto. Meski sudah menyabet predikat “Excellent”, Bank Jateng memilih nggak cepat puas. Menurut Irianto, capaian ini justru dijadikan standar baru untuk terus berinovasi.
Dalam penilaian IKN 2025, hampir semua aspek layanan Bank Jateng mendapat nilai sangat memuaskan. Empathy jadi yang paling menonjol dengan skor 92,55, menunjukkan kepedulian staf terhadap nasabah terasa nyata.
Baca juga: Ekonomi Jateng On Fire: Duit Muter, Pabrik Tumbuh
Aspek lain juga ikut moncer, mulai dari Tangible (91,94) soal fasilitas, Reliability (91,91) keandalan layanan, Assurance (91,84) terkait keamanan dan kompetensi, Responsiveness (90,63) soal kecepatan layanan, hingga Mobile Convenience (88,50) yang menandakan layanan digital makin ramah digunakan.
Dengan hasil ini, Bank Jateng menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan agar pengalaman perbankan masyarakat Jawa Tengah makin nyaman dan membanggakan. Kalau nasabah sudah bilang “Excellent”, PR-nya tinggal satu: jangan sampai antrean dan aplikasi jadi alasan nilai turun tahun depan. (tebe)


