Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Iran Bergolak! Ekonomi Ambruk, Demo Besar-besaran Telan 7 Korban Tewas
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Iran Bergolak! Ekonomi Ambruk, Demo Besar-besaran Telan 7 Korban Tewas

R. Izra
Last updated: Januari 3, 2026 12:19 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Aksi demonstrasi besar-besaran di Iran. Mereka menuntut pergantian rezim.
Aksi demonstrasi besar-besaran di Iran. Mereka menuntut pergantian rezim.
SHARE

BACAAJA, TEHERAN – Negeri para Mullah sedang tidak baik-baik saja. Iran sedang bergolak.

Gelombang protes akibat krisis ekonomi di Iran makin panas dan berujung tragedi.

Demonstrasi yang awalnya menyoroti kondisi ekonomi yang makin cekik leher kini berubah jadi demo berdarah, dengan tujuh orang dilaporkan tewas di sejumlah wilayah.

Bacaaja: Setelah Nepal, Madagaskar Membara: Demo Krisis Listrik Berujung Tragedi
Bacaaja: Demonstran Agustus Meninggal di Rutan Madaeng, KontraS: Alarm Gagalnya Negara

Media Iran International melaporkan, tiga demonstran tewas di Kota Azna, sementara empat korban jiwa lainnya jatuh akibat bentrokan di daerah berbeda.

Situasi di lapangan disebut kacau, dengan aparat keamanan dan massa aksi saling berhadapan.

Aksi protes ini mulai pecah sejak Minggu (28/12), dipicu anjloknya nilai tukar mata uang Iran, rial, yang menyentuh rekor terendah sepanjang sejarah: 1,42 juta rial per dolar AS.

Kondisi ini bikin banyak warga, terutama pedagang, kelimpungan karena harga-harga melonjak dan bisnis makin susah jalan.

Di tengah situasi itu, pemerintah Iran dinilai diam dan tak sigap, memicu kemarahan publik yang akhirnya tumpah ke jalanan.

Krisis ekonomi Iran sendiri sudah berlangsung lama akibat sanksi internasional dari negara-negara Barat. Tekanan makin berat setelah PBB kembali memberlakukan sanksi terkait program nuklir Teheran.

Tuntutan ganti rezim

Menariknya, demo yang awalnya fokus ke soal perut kini berubah arah. Para demonstran mulai menyerukan tuntutan pergantian rezim dan meneriakkan slogan anti-pemerintah hingga pro-monarki.

Menurut Iran International, ini jadi momen langka karena slogan pro-monarki kembali mendominasi demo, sesuatu yang nyaris tak terdengar dalam hampir lima dekade terakhir.

Sejumlah video yang beredar memperlihatkan massa membakar seminari Syiah di wilayah barat Iran.

Patung Qassem Soleimani, mantan komandan pasukan elite Quds IRGC, juga dibakar di Kota Lali—tepat saat peringatan kematiannya akibat serangan AS pada 2020.

Gedung ikut dibakar

Aksi demo terus berlanjut hingga malam tahun baru, Kamis (31/12). Massa ramai-ramai meneriakkan slogan yang menyasar langsung Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Di sisi lain, aparat keamanan dilaporkan terlibat bentrokan langsung dengan demonstran dan melepaskan tembakan. Sejumlah mobil dibakar, dan kantor pemimpin salat Jumat di Kota Junqan ikut jadi sasaran amuk massa.

Di tengah tekanan publik, pemerintah Iran mulai melakukan perombakan. Pada Senin (29/12), posisi gubernur bank sentral diganti dengan mantan Menteri Ekonomi dan Keuangan, Abdolnasser Hemmati.

Tak lama berselang, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menunjuk mantan gubernur bank sentral Mohammad-Reza Farzin sebagai ajudan ekonomi khusus.

Namun hingga kini, langkah-langkah itu belum cukup meredam amarah publik. Situasi Iran masih panas, dan dunia internasional terus memantau apakah gelombang protes ini akan mereda atau justru makin membesar. (*)

You Might Also Like

Lumayan, UMP Jateng Naik 7,28 Persen jadi Rp2,3 Juta

Kartini Zaman Now Nggak Cuma Pakai Kebaya, Tapi Berani Ambil Keputusan

KPK Bidik Dugaan Markup Sepatu Sekolah Rakyat: Kita sedang Pelajari

Media AS Laporkan Arab Saudi-Israel Dorong Trump Serang Iran, Begini Tanggapan Riyadh

Kirab KH Sholeh Darat, Agustina: Selama Saya Menjabat, Jalan Terus

TAGGED:demoirankrisis ekonominegeri para mullah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi warga binaan dalam penjara. Sudah Berlaku! Seks di Luar Nikah dan Living Together Bisa Bikin Masuk Penjara
Next Article Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto. Ini Negara Hukum Atau Negara Kuasa? Guru Besar UI Kritik Pedas KUHAP Baru

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Undip Kenalkan Kopi Tawangmangu ke Dunia

KPK Kulik Aktivitas Fadia Arafiq Saat Menjabat

Bayar Sampah di Semarang Sekarang Nggak Tunai Lagi

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

3 Napi Terorisme Lapas Magelang Ikrar Setia NKRI

Januari 21, 2026
Jangan lupa, event test drive New Veloz Hybrid digelar di CROCO Resto – Queen City Mall Semarang, pada 4–7 Januari 2026.
Ekonomi

Catat Jadwalnya! Ini Alasan Kamu Wajib Ikut Test Drive New Veloz Hybrid di Semarang

Januari 4, 2026
Kalapas Perempuan Kelas IIA Semarang, Ade Agustina. (eka)
Hukum

186 Napi Perempuan Semarang Dapat Remisi, Satu Langsung Bebas

Maret 21, 2026
Daerah

Pemkot Semarang Siapkan Tiga SPPG Jadi Role Model

April 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Iran Bergolak! Ekonomi Ambruk, Demo Besar-besaran Telan 7 Korban Tewas
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?