Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tanpa Solar, Nggak Berisik: Pompa Rob Demak Kini Ngandelin Matahari
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Tanpa Solar, Nggak Berisik: Pompa Rob Demak Kini Ngandelin Matahari

Selama ini rob datang, mesin dinyalain, solar habis. Di akhir 2025, skemanya mulai dibalik. Pemprov Jateng resmi pakai pompa air tenaga surya di Demak. Lebih sunyi, lebih hemat, dan lebih ramah lingkungan.

T. Budianto
Last updated: Januari 1, 2026 12:45 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
TENAGA SURYA: Pompa air bertenaga surya di Dukuh Lengkong, Sayung, Demak. Keberadaan pompa tenaga surya ini menjadi yang pertama di Jateng. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, DEMAK- Rob datang tiap tahun, tapi cara ngatasinnya nggak harus selalu cara lama. Pemprov Jateng mulai putar otak dengan teknologi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Di Sayung, Demak, pompa air berbahan bakar solar mulai ditinggal, diganti tenaga matahari yang gratis dan nggak ribet.

Langkah itu ditandai dengan diresmikannya Pompa Air Tenaga Surya (PATS) oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin di Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Rabu (31/12/2025).

Gubernur Ahmad Luthfi menyebut, pompa air masih jadi komponen penting dalam sistem pengendalian rob dan banjir, terutama untuk solusi jangka pendek hingga menengah. Bedanya, kini Pemprov Jateng mulai serius beralih ke teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Pompa Air Tenaga Surya di Sayung dirancang menggunakan dua unit pompa hybrid yang bisa beroperasi dengan energi matahari maupun listrik PLN. Total kapasitasnya mencapai 2 x 125 liter per detik, ditopang panel surya berdaya 66 kiloWatt peak (kWp).

Baca juga: Soal Rob Sayung, Taj Yasin Sebut Pemerintah Akan Bangun Tanggul Laut

Fasilitas ini juga dilengkapi rumah pompa serta empat unit kamera pengawas (CCTV) untuk memastikan operasional tetap terpantau. Secara teknis, pompa didukung 74 panel surya, masing-masing berkapasitas 720 Watt peak (Wp).

Saat cuaca cerah, sistem bekerja penuh menggunakan energi matahari. Ketika mendung atau malam hari, operasional otomatis bisa dialihkan ke listrik PLN dengan daya terpasang 66 kVA.

Menurut Luthfi, penggunaan pompa berbasis energi surya ini bukan sekadar solusi teknis, tapi juga bagian dari komitmen Pemprov Jateng mendorong pemanfaatan energi terbarukan sekaligus menekan biaya operasional.

Pertama di Jateng

“Ini pompa tenaga surya pertama di wilayah kita. Biaya solar bisa dipangkas, dan ke depan teknologi seperti ini akan jadi pilihan utama,” ujar Luthfi. Ia menambahkan, pemanfaatan energi surya ke depan tidak akan berhenti di sektor pengendalian banjir dan rob. Pemprov Jateng berencana memperluas penggunaannya ke sektor pertanian, perikanan, perumahan, hingga perkantoran.

“Energi terbarukan akan kita maksimalkan dan kita jadikan role model untuk wilayah lain,” katanya.

Operasional dan pemeliharaan PATS Sayung berada di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Tata Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah melalui Balai PSDA Bodri Kuto.

Kepala Dinas Pusdataru Jateng, Henggar Budi Anggoro menjelaskan, proyek ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha melalui PT Trina Mas Agra Indonesia, serta masyarakat setempat.

Baca juga: Luthfi: Normalisasi Sungai jadi Solusi Jangka Pendek Atasi Banjir Rob di Sayung Demak

Dari total 320 panel surya yang tersedia, saat ini baru 74 unit yang terpasang. Sisanya masih menunggu alokasi anggaran lanjutan. “Panelnya masih cukup banyak. Mudah-mudahan ke depan, misalnya lewat perubahan anggaran, bisa dipasang semuanya karena secara teknis sangat memungkinkan,” ujar Henggar.

Pekerjaan pembangunan PATS ini dimulai pada 16 Oktober 2025 dan rampung pada 22 Desember 2025, dengan durasi pengerjaan sekitar 68 hari kalender. “Mudah-mudahan fasilitas ini bisa berfungsi optimal sebagai upaya pengendalian rob di Sayung dan sekitarnya,” katanya.

Pompa sudah ramah lingkungan, matahari tinggal nyumbang energi tiap hari. Tinggal satu PR besar: semoga robnya hilang atau minimal nggak makin sering mampir. (tebe)

You Might Also Like

Koperasi di Jateng Didorong Naik Kelas

325 Bus Bawa 16 Ribu Perantau Jateng Pulang Kampung

Januari Belum Kelar, Bencana Sudah 45 Kali Nyapa Jateng

Bulog: Beras dan MinyaKita Aman Sampai Lebaran

Mongol Bikin Natal Lapas Semarang Jadi Penuh Tawa

TAGGED:ahmad luthfiheadlinepemprov jatengpomparob sayung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Resmi, Begini Skema Tarif Listrik 2026, Naikkah?
Next Article Ilustrasi AI jaksa nakal. Bukan Penjahat Biasa! Pejabat Kejari Madiun Ditangkap setelah Peras Kepala Desa

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TAK TERDAFTAR BPJS--Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda, Mohamad Irfan menjelaskan data kepesertaan BPJS dalam rapat koordinasi di Semarang, Kamis (25/6/2026). (bae)

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

RAPAT BERSAMA--Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng paparan dalam rapat bersama organisasi perangkat daerah. (bae)

No Debat! Agustina: Lunas Iuran BPJS Jadi Syarat Ikut Tender di Pemkot Semarang

SIDANG TPPU--Gus Yazid terdakwa kasus pencucian uang BUMD Cilacap, digiring dari ruang sidang menuju mobil tahanan. (bae)

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

JALAN--Jalan baru Undip Tembalang. (google earth)

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Mohammad Saleh Minta Perbaikan Jalan Pantura Barat Dipercepat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Kasus Laka Kerja Jateng Tembus 32 Ribu

Januari 12, 2026
Iko Juliant Junior, mahasiswa FH Unnes, meninggal dalam kondisi tak wajar.
Daerah

“Ampun Pak, Jangan Pukuli Saya Lagi,” Kematian Janggal Mahasiswa FH Unnes

September 2, 2025
Info

Biar Nggak Kaget: Wagub Mau Ada Kelas Pra-Nikah

Februari 9, 2026
Anggota Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin (baju putih) diperiksa sebagai terdakwa penembakan dalam sidang di PN Semarang, Selasa (17/6/2025). (bai)
Hukum

Kecurigaan Publik Terbukti! Aipda Robig Pembunuh Gamma Simpul Jaringan Sabu-sabu

April 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tanpa Solar, Nggak Berisik: Pompa Rob Demak Kini Ngandelin Matahari
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?