BACAAJA, WONOSOBO – Bencana seolah gak ada habisnya. Rupa-rupa macamnya. Terbaru, angin puting beliung ngamuk di Dusun Tlogowero, Desa Tlogojati, Wonosobo, Selasa (23/12/2025) sore.
Kejadian sekitar pukul 15.00 WIB ini bikin 14 rumah warga rusak, dari kategori ringan sampai sedang.
Menurut BPBD Kabupaten Wonosobo, peristiwa ini diawali cuaca panas yang mendadak berubah ekstrem.
Bacaaja: Guru Besar UGM Bongkar Anggaran MBG: Nggak Rasional, Mending Buat Tangani Bencana
Bacaaja: Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!
Langit tiba-tiba menghitam, lalu muncul pusaran angin kencang disertai hujan deras.
“Angin datang mendadak dan singkat, tapi cukup kuat sampai merusak atap rumah warga,” ujar Koordinator TRC BPBD Wonosobo, Sabarno.
Hasil asesmen lapangan mencatat 4 rumah rusak ringan dan 10 rumah rusak sedang.
Kerusakan paling banyak terjadi di bagian atap yang tersapu angin. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.
Saat ini, material bangunan jadi kebutuhan paling mendesak warga terdampak. BPBD menyebut seng dan paku sangat dibutuhkan agar atap rumah bisa segera diperbaiki dan kembali aman ditempati.
BPBD Wonosobo juga bergerak bareng berbagai pihak, mulai dari kecamatan, TNI-Polri, PLN, relawan, hingga Baznas, untuk penanganan di lokasi.
BPBD mengingatkan warga untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi sewaktu-waktu di wilayah Wonosobo.
“Perubahan cuaca ekstrem bisa datang tiba-tiba, masyarakat diminta selalu siaga,” tutup Sabarno. (*)

