Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya

Perempuan hebat itu nggak selalu viral, tapi karyanya hidup di tengah masyarakat. Lewat Anugerah Wanita Puspakarya 2025, Pemkot Semarang mengapresiasi para perempuan yang selama ini konsisten berkarya, berjuang, dan memberi dampak nyata tanpa banyak panggung.

T. Budianto
Last updated: Desember 23, 2025 12:24 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BERIKAN PENGHARAGAAN: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menyerahkan Anugerah Wanita Puspakarya 2025 kepada salah satu penerima penghargaan pada malam apresiasi perempuan inspiratif di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Semarang, Senin (22/12/2025). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Kalau ada yang bilang perempuan hebat itu cuma jargon, malam Anugerah Wanita Puspakarya 2025 jadi bantahan paling elegan. Untuk kali pertama Pemkot Semarang menggelar ajang apresiasi khusus buat para perempuan tangguh yang selama ini kerja sunyi tapi dampaknya rame di masyarakat.

Digelar di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Senin (22/12/2025), acara ini bukan cuma soal seremoni, tapi panggung penghormatan buat karya, ketekunan, dan perjuangan panjang perempuan di berbagai lini kehidupan.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan, Anugerah Wanita Puspakarya bukan hadiah instan atau penghargaan musiman. Menurutnya, tiap penerima membawa cerita berbeda, tapi disatukan oleh satu benang merah: bermanfaat.

Baca juga: Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Raih Penghargaan Pemimpin Perempuan Terpopuler

“Ini apresiasi untuk perempuan yang konsisten berkarya dan memberi dampak nyata, bukan cuma untuk diri sendiri, tapi untuk masyarakat luas,” ujar Agustina. Mengusung tema “Wanita Semarang Unggul, Inovatif, dan Inspiratif”, Agustina mem-breakdown maknanya tanpa ribet.

Unggul itu soal daya juang, inovatif berarti bisa nyulap keterbatasan jadi peluang, dan inspiratif adalah ketika langkah kecil bisa nyeret perubahan besar. Ia juga menegaskan, laju Kota Semarang nggak bisa dilepas dari peran perempuan.

Dari penggerak UMKM, penjaga budaya, sampai pejuang lingkungan, semuanya punya andil penting. Karena itu, Pemkot Semarang berjanji terus membuka ruang yang aman, adil, dan setara. “Kalau perempuan dikasih kepercayaan, efeknya bukan setengah-setengah. Semua lapisan masyarakat ikut kena dampaknya,” tegasnya.

Pas momennya bertepatan dengan Hari Ibu, Agustina menutup sambutannya dengan pesan yang relatable buat banyak perempuan: nggak harus sempurna dulu buat jadi berarti. “Mulailah dari hal kecil dan percayalah pada diri sendiri. Nilai perempuan nggak ditentukan dari seberapa sempurna, tapi seberapa bermakna,” pungkasnya.

Sepuluh Tokoh

Tahun ini, Anugerah Wanita Puspakarya 2025 diberikan kepada 10 sosok inspiratif lintas bidang. Mulai dari Maria Reviani yang memimpin bisnis besar lintas sektor, Anne Avantie yang tetap aktif berkarya dan bersosial, hingga Prof. Nana Kariada Tri Martuti yang konsisten menjaga pesisir Semarang lewat riset dan aksi nyata.

Ada pula Murahmi, penari tradisional tertua di Semarang yang masih setia melestarikan seni, Madina Salma desainer disabilitas yang inovatif, hingga Maria Magdalena pendiri Rumah Aira yang tulus merawat anak-anak dengan HIV/AIDS.

Nama lain yang turut menerima penghargaan adalah drg. Grace W. Susanto, Noviana Dibyantari, Syanaz Nadya Winanto Putri Caecilia Isti, serta Sumiwi yang mendedikasikan hidupnya untuk mangrove dan lingkungan.

Baca juga: Laila, Buruh Perempuan yang Hidupnya Tak Pernah Istirahat

Sementara penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada Raden Ayu Endang Sarwosih, Veteran Laskar Putri Angkatan Pertama, pengingat bahwa perjuangan perempuan sudah dimulai jauh sebelum kata “emansipasi” jadi trending topic.

Di tengah dunia yang masih sering ribut soal siapa paling pantas bersuara, malam ini justru membuktikan: perempuan nggak butuh panggung besar buat terlihat hebat, karyanya sudah bicara duluan. (tebe)

You Might Also Like

Jateng Selatan Masih Diguyur Hujan hingga Akhir April

Mahesa Jenar Takluk di Kandang

Eh..Surabaya Mulai Siaga, Virus Tikus Ini Bikin Banyak Warga Curiga

Campak Lebih Nular dari Covid? Dinkes Jateng Siapkan Enam Jurus

Pengakuan Menggelikan Fadia Arafiq saat Diperiksa KPK: “Saya Pedangdut, Bukan Birokrat”

TAGGED:agustina wilujenganugerah wanita puspakaryaheadlinepemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Buruh kepung Balai Kota Semarang, Senin (22/12/2025). Buruh Kepung Balai Kota sampai Malam, Minta UMK Semarang Rp4,6 Juta
Next Article Dari Balik Jeruji ke Catwalk: Batik Lapas Semarang Siap Naik Kelas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

Sumarno Ingin Trail Run Menyebar ke Seluruh Jateng

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Penyerang Manchester United (MU), Marcus Rashford.
Sepak Bola

Barcelona Anggap Rashford Prospek Bagus, Deco: tapi . . .

Juni 4, 2025
Plesir

Harimaunya Kok Tinggal Empat? Pemkot Semarang Buka Suara

Desember 18, 2025
Olahraga

Ini 7 Atlet Peraih Bonus Cuan Terbanyak SEA Games

Januari 9, 2026
Hukum

Babak Panjang Razman Berakhir, Kini Jalani Vonis di Cipinang

Juni 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?