Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Sampah Mau Disulap Jadi Listrik, Semarang Gaspol Tapi Masih Nunggu Tim
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Sampah Mau Disulap Jadi Listrik, Semarang Gaspol Tapi Masih Nunggu Tim

Sampah di Kota Semarang sebentar lagi nggak cuma berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Pemkot Semarang mulai ancang-ancang nyiapin skema Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatibarang. Dari beres-beres sistem pembuangan sampai cari “partner” daerah sekitar. Langkah awal sudah jalan, tinggal nunggu semua kepingan pas sebelum sampah benar-benar bisa disulap jadi listrik.

T. Budianto
Last updated: Desember 17, 2025 5:13 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGI JATIBARANG: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng (tengah) mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan kunjungan ke TPA Jatibarang, Selasa, (16/12/2025). (Foto: Pemkot Semarang)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG — Urusan sampah di Semarang pelan-pelan naik level. Bukan cuma dibuang, tapi disiapkan buat jadi sumber listrik. Pemkot Semarang mulai ngebut mempersiapkan skema Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di TPA Jatibarang.

Tapi ya gitu, meski gas sudah diinjak, jalannya masih rame urusan teknis dan hitung-hitungan bareng daerah tetangga. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bilang, langkah awal yang lagi dikejar sekarang adalah beresin pola pengelolaan sampah. Targetnya jelas: stop open dumping, ganti total ke sanitary landfill.

“Setiap sampah yang masuk langsung ditutup tanah, jadi proses pembusukannya lebih cepat dan lebih aman,” kata Agustina usai mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq saat meninjau TPA Jatibarang, Selasa (16/12/2025).

Baca juga: TPA Jatibarang Bakal Disulap Jadi Pembangkit Listrik dari Sampah

Masuk ke rencana PSEL, ceritanya belum semulus yang dibayangkan. Kendala utama ada di kerja sama regional kawasan Semarang Raya. Awalnya, skema ini dirancang bareng Kabupaten Semarang. Tapi belakangan, kabupaten masih mikir ulang karena beban biaya dobel: ongkos angkut sampah ke Jatibarang plus retribusi lintas daerah sesuai perda.

Menurut Agustina, Pemprov Jateng diharapkan bisa turun tangan supaya PSEL tetap jalan lewat skema gabungan antardaerah. Soalnya, kalau Semarang jalan sendirian, syaratnya belum ketutup. “Dalam skema Danantara, kebutuhan sampah itu sekitar 1.300 ton per hari. Sementara Semarang baru sanggup sekitar 800 ton,” jelasnya.

Setelah beberapa TPA liar ditutup, volumenya memang bisa naik sampai 1.100 ton per hari. Tapi tetap saja masih kurang. Artinya, butuh pasokan tambahan dari daerah sekitar. Selain Kabupaten Semarang, Pemkot juga membuka peluang kerja sama dengan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Demak.

Pemerintah Pusat

Untuk urusan investasi, Pemkot menegaskan semua biaya bakal ditanggung pemerintah pusat lewat Danantara. Daerah tinggal fokus nyiapin pasokan sampah sesuai skema. Tapi jangan berharap instan. “Kalau vendornya sudah ditunjuk, operasional PSEL baru bisa jalan sekitar dua tahun setelah itu. Selama masa itu, PR kita jelas: nggak boleh ada open dumping dan sanitary landfill harus jalan,” tegas Agustina.

Sementara itu, kondisi TPA Jatibarang sendiri juga terus dibenahi. Dari lima zona yang ada, tiga zona sudah ditutup secara sanitary landfill, satu zona masih proses, dan satu zona masih aktif dipakai. Targetnya, zona keempat kelar ditutup sampai akhir 2025.

Baca juga: 14 Daerah di Jateng Kena Sanksi karena Tak Becus Urus Sampah di TPA

“Harapannya, di 2026 saat ada penilaian, Kota Semarang sudah bisa lepas dari status pelanggaran pengelolaan sampah,” katanya. Jadi, sampah Semarang memang lagi disiapkan buat jadi listrik, tapi sebelum nyala, masih harus ngumpulin “bahan bakar” dari “tetangga”. (tebe)

You Might Also Like

DPU vs Sampah: Duel di Tengah Hujan

Antisipasi Kondisi Darurat, Polda Jateng Siagakan Helikopter Ambulans di Kalikangkung

Wali Kota Agustina Gowes Sambil Tinjau Penataan Kawasan Kota Lama dan Sungai Semarang

Ngeri! Detik-detik Bangunan Ponpes Al Adalah Ambruk Ditelan Tanah Gerak di Tegal

Bukan Cuma Buang Sampah, TPA Jatibarang Bakal Hasilin Listrik!

TAGGED:agustina wilujengheadlinepemkot semarangPSELTPA jatibarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Agustina Wilujeng saat diwawancarai wartawan di Semarang pada Agustus 2024 lalu. (bae) Respons Agustina Wilujeng setelah Terseret dalam Dakwaan Korupsi Chromebook
Next Article Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Klaten Makin Transparan, Resmi Nyabet Predikat Kabupaten Informatif KIP 2025

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Tujuh Juta Batang Rokok Ilegal & Ribuan Liter Miras Dimusnahkan Bea Cukai Semarang

Agustus 19, 2025
Ilustrasi mi yang dicampur bahan pengawet mayat jenis formalin. (grafis/wahyu)
Hukum

Adonan Maut Mi Nyemek Boyolali: 100 Kg Bahan Dicampur 1 Liter Cairan Pengawet Mayat

Maret 12, 2026
Info

Guci Kembali Dilanda Banjir Bandang: Kali Ini Lebih Parah, Tiga Jembatan Putus

Januari 24, 2026
Ekonomi

Nabung Emas Tipis Tipis, Cara Santai Bangun Aset Pelan

Maret 27, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sampah Mau Disulap Jadi Listrik, Semarang Gaspol Tapi Masih Nunggu Tim
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?