Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kolaborasi Petani Milenial Tuban-Ponpes Al Aziziyah Bikin Panen Bawang Melimpah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
InfoTumbuh

Kolaborasi Petani Milenial Tuban-Ponpes Al Aziziyah Bikin Panen Bawang Melimpah

R. Izra
Last updated: Januari 14, 2026 8:16 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, TUBAN — Kata Mbah Hasyim Asy’ari, petani itu penolong negeri. Jadi, keberadaan petani penting banget bagi sebuah negara.

Itu yang coba dipraktekin sama Petani Milenial Buah Karya Masyarakat Roggolawe (BMR).

Apalagi vibes mereka lagi positif banget nieh.

Soalnya, panen perdana bawang merah mereka pecah—bener-bener melimpah!

Bacaaja: Inovatif! Petani Klaten Usir Tikus Pakai TBS, Panen Padi Aman Lagi

Bacaaja: Luthfi Luncurkan Kios JTAB untuk Tekan Inflasi: Harga Sembako Stabil, tapi Gak Ngorbanin Petani

Semua ini nggak lepas dari kolaborasi mereka bareng Ponpes Al Aziziyyah, Denanyar, Jombang yang nyuplai teknologi plus nutrisi kece buat tanamannya.

Teknologi Canggih? Check.

  • Nutrisi Tanaman? Check.
  • Hasil Panen? AUTO NAIK!

Geng BMR pakai sprinkler digital yang bisa dikontrol dari HP — jadi penyiraman gampang, presisi, dan nggak pake drama.

Ditambah nutrisi racikan Ponpes yang cocok banget sama tanah Tuban, bawangnya tumbuh sehat walafiat.

Dari modal sekitar 1 kuintal bibit dan duit sekitar Rp5 jutaan, hasil panennya tembus ~1 ton bawang merah. Gila sih, ini baru namanya upgrade level petani milenial!

Ponpes Al Aziziyyah: “Petani Itu Penolong Negeri”

Pengasuh Ponpes, Gus Muiz, bilang kalau panen sukses ini bukan cuma perkara cuan, tapi juga ngebuktiin kalau generasi muda bisa banget terjun ke dunia pertanian yang sekarang makin modern.

Mereka nggak kepikiran berhenti di bawang doang. Next step? Tanam jagung, padi, bahkan masuk dunia peternakan. Full paket anak muda yang bukan cuma sibuk vibes, tapi juga produktif.

Goal Akhir: Biar anak muda tetap bangga jadi petani, dan pertanian Indonesia jadi makin keren dan berkelanjutan.

Gus Muiz bahkan nge-remind lagi pesan Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari: “Petani itu penolong negeri.”

Dan sekarang, petani milenial nunjukin kalau itu bukan sekadar quote — tapi realita.

You Might Also Like

Satu Tahun Agustina-Iswar: PAD Kota Naik, Tapi Kebocoran Jadi PR Serius

Prabowo Terima Karta Anggota NU, Berlaku Seumur Hidup

Lawan Irak, Timnas Siap Gaspol! Verdonk & Ole Romeny Diprediksi Starter di Jeddah

Gak Ada Gebrakan, UMP Jateng 2026 Masih akan Jadi Terendah Nasional?

KMA Mundur dari Dewan Syuro PKN dan MUI, Bukan karena Konflik Lho!

TAGGED:buak karya masyarakat ronggolawembrpetani milenial tuban
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bea Cukai Jateng-DIY melakukan pemusnahan barang-barang ilegal di halaman Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Selasa (2/11/2025). Bea Cukai Jateng-DIY Musnahin Barang Ilegal Senilai Rp76 Miliar, Ini Rinciannya
Next Article Kondisi hutan yang sudah diubah menjadi lahan sawit. Sayangnya, lahan-lahan ini dikuasai oligarki dan sekarang dalam kondisi mangkrak. Menteri Nusron hanya menonton?. Foto: Greenpeace Indonesia Gila! Penebangan Hutan Indonesia Nomor 2 di Dunia, Paru-paru Dunia Dibabat

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ditanya Penyadapan Listyo Sigit, Jokowi Pilih Diam

Dari SBY hingga Macron, Deretan Pemimpin Dunia yang Pernah Disadap

Semarang Bakal Punya Festival Sastra Besar, Agustina Ingin Puisi Turun ke Jalan

Modal Rp3 Juta, Film Siswa Pandanarum Go Internasional

BINCANG SASTRA - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS), Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), menggelar Seminar Nasional Literasi (Semitra) X secara daring pada Rabu (4/11/2026).

Sastra Indonesia Bisa Mendunia? Semitra X UPGRIS Ungkap Strateginya

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Sepak Bola

Nasib Buruk PSIS Semarang: Resmi Degradasi, Gaji Pemain Nunggak. Apa Kata Yoyok Sukawi?

Mei 25, 2025
Info

Pulang Umrah Makin Mudah, Tapi Visa Jangan Sampai Lewat

Maret 27, 2026
Info

Lapas Purwodadi “Reset” Warga Binaan Lewat Program Pasca Rehabilitasi

Mei 7, 2026
Info

45 Paskibraka Jateng Dikukuhkan

Agustus 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kolaborasi Petani Milenial Tuban-Ponpes Al Aziziyah Bikin Panen Bawang Melimpah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?