Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat

Penantian panjang guru honorer di Kota Semarang akhirnya ketemu garis finis. Mulai 2026, status “honorer” resmi ditutup buku setelah Pemkot memastikan seluruh guru dialihkan menjadi PPPK, baik penuh waktu maupun paruh waktu. Kabar ini disampaikan langsung Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Joko Hartono, di puncak peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11).

T. Budianto
Last updated: November 26, 2025 3:48 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Joko Hartono. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Kabar yang ditunggu banyak guru honorer akhirnya mendarat manis: mulai 2026, status “honorer” di Kota Semarang resmi jadi masa lalu. Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Joko Hartono, ngumumin langsung di puncak Hari Guru Nasional di TBRS, Selasa.

“Alhamdulillah, mulai 2026 nggak ada guru honorer lagi. Semua sudah kita angkat jadi PPPK, full time maupun part time,” ujar Joko dan beberapa guru tampak menghela napas lega kayak baru kelar ujian skripsi.

Untuk jadi ASN PPPK, guru wajib punya sertifikasi pendidikan profesi guru. Alasannya simpel: anak-anak Semarang harus diajarin guru yang sudah standar nasional, bukan sekadar niat baik tapi tak berlisensi.

Baca: Antisipasi PHK Massal Pekerja Honorer, Pemprov Siapkan Skema Alternatif

Yang lebih ngegas lagi: akhir Desember nanti sekitar 400 guru PPPK baru bakal dilantik, dan resmi bertugas mulai 1 Januari 2026. Kalau batch ini masuk, kata Joko, kebutuhan guru di Semarang bakal “aman terkendali”.

Status guru bantu, honorer, sampai outsourcing, semua di-end game. Termasuk jabatan kepala sekolah yang kosong-kosong tipis. Beberapa calon kepsek sudah diklat, tinggal nunggu BKN memberi lampu hijau.

Apresiasi Pemkot

Di momen Hari Guru Nasional, Joko juga kasih apresiasi. Anggota PGRI di Semarang tembus 9.000 orang. “Luar biasa besar,” katanya.

Baca: Pemprov Lanjutkan Skema Honorarium Guru Non-ASN

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti juga ikut nge-hype para guru. Ia minta pengajar makin adaptif sama zaman, biar materi nyambung sama otak generasi yang sekarang lebih fasih swipe daripada menulis tegak bersambung. “Pengajaran jangan konvensional terus. Guru harus makin dekat dengan anak-anak. Kalau dekat, baru bisa ngerti mereka,” ujar Agustina.

Semoga setelah status honorer resmi punah, kesejahteraan dan semangat guru nggak ikut punah juga. Jangan sampai status naik, tapi realita masih lembur tanpa bonus. (tebe)

You Might Also Like

Pajak Daerah Semarang Tembus Rp2,6 T

Longsor Cisarua: 17 Meninggal, 11 Teridentifikasi

Semarang Berubah Jadi Panggung Keberagaman Saat Pawai MTQ

Semarang Inklusif, Agustina Wilujeng: Komitmen Kota Merangkul Warga

Diterjang Angin, Rumah Warga Siap Diperbaiki Lewat RTLH

TAGGED:agustina wilujengdinas pendidikan kota semarangguru honorer semarangpemkot semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya). Drama Lanjutan PBNU: Muncul Edaran Gus Yahya Nggak Lagi Ketum per 26 November 2025
Next Article Bagaimana Quentin Tarantino Mengolok-olok Polisi di Film-Filmnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (ist)
Info

Lima Kelurahan di Semarang Dibayangi Krisis Air Bersih, Agustina Beber Langkah Penanganan

Juli 27, 2026
Info

Agustina Apresiasi Aksi Ansor, Banser dan KNPI di Jalur Pantura

Maret 17, 2026
Info

Semarang Jadi “Meja Rapat” ASEAN: Efektivitas MBG Jadi Fokus

April 29, 2026
Daerah

Agustina: Pelayanan Publik Itu Kayak Tahu Gimbal, Enaknya Kalau Kompak

Oktober 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 2026, Status Honorer Guru Semarang Resmi Tamat
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?