Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Perkembangan Terbaru Kondisi Longsor Situkung Banjarnegara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Perkembangan Terbaru Kondisi Longsor Situkung Banjarnegara

Tiga jenazah sudah teridentifikasi, masing-masing Esiah, Karti, dan Maruni. Dua jasad lainnya, termasuk dua body part, masih menunggu pemeriksaan antemortem dari tim DVI Polri untuk memastikan identitas mereka.

Nugroho P.
Last updated: November 24, 2025 11:42 am
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA — Suasana Desa Situkung, Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara, masih diselimuti kabut duka. Upaya pencarian yang terus digencarkan sejak pagi kembali membuka tabir hilangnya para warga setelah tim SAR gabungan menemukan tujuh jenazah pada Kamis, 20 November 2025.

Dengan ritme kerja tanpa jeda, temuan itu terdiri dari lima jasad utuh dan dua bagian tubuh. Tim langsung menghentikan kegiatan sejenak untuk memastikan penanganan yang layak sebelum proses evakuasi berikutnya dimulai.

Kepala Basarnas Semarang, Budiono, mengatakan pencarian berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. “Hari ini tim menemukan kembali lima jasad dan dua body part, sehingga total ada tujuh temuan,” ungkapnya.

Tiga jenazah sudah teridentifikasi, masing-masing Esiah, Karti, dan Maruni. Dua jasad lainnya, termasuk dua body part, masih menunggu pemeriksaan antemortem dari tim DVI Polri untuk memastikan identitas mereka.

Penambahan Alat Berat dan Tantangan di Lapangan

Di lapangan, suara mesin alat berat terus menderu. Sebanyak 12 excavator dikerahkan di sektor A dan C untuk memecah timbunan material. Sementara sektor B yang fokus pada penyodetan air sudah mencapai progres 35%. Unit K9 masih bekerja mencari kemungkinan tanda-tanda keberadaan korban, ditemani mesin alkon yang tak berhenti hidup.

Budiono menambahkan, dukungan dari Kementerian PUPR juga makin massif. “Ada informasi bahwa enam alat berat tambahan akan dikirim. Jadi total nanti ada 18 unit. Harapannya proses pencarian makin cepat dan seluruh korban bisa segera ditemukan,” ujarnya.

Longsor yang mengguncang area itu bermula pada Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan deras lebih dari tiga jam memicu kejenuhan material Formasi Halang yang sejak kemarau sudah penuh rekahan. Tekanan air pori meningkat drastis, membuat lereng curam berkemiringan 80 derajat itu tak mampu menahan beban.

Daftar Korban dan Kebutuhan Mendesak Pengungsian

Runtuhan pertama berupa debris slide turun dengan cepat sebelum berubah menjadi arus debris flow yang meluncur liar sejauh sekitar satu kilometer, menghantam rumah-rumah warga. Dalam hitungan menit, desa yang sebelumnya tenang berubah menjadi kepingan sunyi.

Bahkan hingga malam hari, rekahan baru terus muncul. Kondisi itu membuat lokasi sangat tidak stabil dan rawan terjadi longsor susulan, sehingga tim harus bekerja dengan kewaspadaan tinggi.

Hingga hari ini, total korban ditemukan meninggal dunia berjumlah 10 orang, terdiri dari delapan yang berhasil diidentifikasi, satu belum teridentifikasi, dan satu body part. Sementara daftar warga yang masih belum ditemukan mencapai 20 orang.

Di sisi lain, para pengungsi sangat membutuhkan bantuan dasar. Beberapa kebutuhan mendesak meliputi: popok balita, perlengkapan mandi, pakaian dalam, makanan dan susu anak, hygiene kit, alas tidur, cairan antiseptik, sepatu boot, sarung tangan kerja, kacamata safety, hingga peralatan sekolah.

Di tengah medan berat yang terus berubah, harapan tetap dijaga. Setiap galian tanah menjadi usaha menemukan kepastian bagi keluarga yang menunggu dengan doa dan cemas. Tim SAR terus bergerak, berpacu dengan waktu dan kondisi alam untuk menuntaskan pencarian.

Korban Sudah ditemukan dan meninggal dunia: 10 jiwa (8 teridentifikasi, 1 belum teridentifikasi, 1 body part):

1. Ny. Lewih
2. Darti
3. Tuwi
4. Esiah
5. Maruni
6. Karti
7. Lipah
8. Warjono Lamar
9. Ny. X – belum teridentifikasi
10. Body part

Korban belum ditemukan 20 Orang atas nama :

1. Saminem
2. Wanto
3. Kaswanto Kasid
4. Kasno
5. Dangseng/Vandianto
6. Muhammad Faiza Khiar Hasan
7. Suwi
8. Watri
9. Marsiah
10. Soliyah Warjono
11. Sugiono
12. Susanti
13. Jonathan Prayoga
14. Aminah
15. Tunem
16. Rayana Alhusna
17. Mistri
18. Intan Sari
19. Sartini
20. Tarni Suparyo (*)

You Might Also Like

452 Desa Sudah Didampingi, Pemprov Jateng: Nggak Cuma Kota yang Boleh Maju

Bunda PAUD Berikan Trauma Healing bagi Anak Terdampak Banjir Pekalongan

Banjarnegara Pecah Rekor, Panen Padi 2025 Tembus 16.425 Hektare! Mandiraja Jadi Raja Sawah

Hujan Sore, Banjir Malam: 12 Desa di Grobogan Kebanjiran

Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema

TAGGED:banjarnegaraevakuasi jenazahlongsorsitukung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Semeru Erupsi Lagi, Puan: Utamakan Nyawa Warga & Pendaki, Bukan Konten
Next Article Bikin Geger!! Bocah 20 Tahun Punya 41 Dapur MBG, Saipa Sosoknya?

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis)

7.315 Pekerja Jateng Kena PHK, DPRD: Jangan Cuma Dicatat, Harus Dicarikan Solusi!

Koordinator Abjat Presidium Jateng, Aulia Hakim menyampaikan keterangan di sela aksi demontrasi di kantor Gubernur Jateng, Kamis (1/10/2026). (dul)

Buruh Minta UMK Naik 10 Persen, Abjat: Upah Masih di Bawah KHL

Lapas Purwodadi Buka-bukaan Soal Layanan Kunjungan

Jaga Lisan, Karena Satu Kata Bisa Berujung Dosa

TPA Jatibarang Terbakar, Pemprov Bentuk Tim Gabungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

850 Anak dari Keluarga Miskin di Jateng Mulai Tempuh Pendidikan Berasrama

Juli 14, 2025
Daerah

Kota Semarang Bawa Pulang Penghargaan Pendidikan dari Kemendagri

Desember 3, 2025
Daerah

Semarang Fokus Pendidikan Inklusif, Agustina Pastikan Semua Anak Dapat Kesempatan Setara

September 22, 2025
Daerah

Gubernur: Kecamatan Harus Berdaya, Jangan Cuma Jadi Kantor Stempel

April 16, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Perkembangan Terbaru Kondisi Longsor Situkung Banjarnegara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?