Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Musim Rawan Bencana, Kepala Daerah Jangan Ghosting Warga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Musim Rawan Bencana, Kepala Daerah Jangan Ghosting Warga

Musim hujan belum mau pamit, malah diprediksi bakal "peak season" sampai Desember. Karena itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi ngingetin para bupati/wali kota: kalau ada bencana, jangan hilang jejak. Turun langsung. Bukan cuma update status.

T. Budianto
Last updated: November 19, 2025 3:29 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
RAKOR KESIAPSIAGAAN: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memberikan arahan saat Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Kantor Gubernuran, Jl Pahlawan, Semarang, Selasa (18/11). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mewanti-wanti para kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan di pengujung tahun ini. Peringatan ini disampaikan Luthfi saat Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, Selasa (18/11). Rakor ini dihadiri BNPB, TNI, Polri, kepala daerah, dan jajaran yang kalau hujan deras biasanya ikut panik berjamaah.

“Kalau terjadi bencana, kepala daerah harus pimpin di lapangan. Jangan nunggu instruksi provinsi,” tegas Luthfi-alias, nggak ada alasan AFK (away from keyboard). Istilah yang sering dipakai di dunia game atau chat buat nyebut orang yang nggak respons, ngilang, atau nggak hadir padahal dibutuhkan

Menurutnya, urusan bencana itu bukan tugas BPBD sendirian. Semua unsur, dari kementerian sampai pemkab/pemkot, harus ikut turun tangan. “Penanggulangan bencana urusan bareng-bareng,” kata Gubernur.

Petakan Ulang

Luthfi juga ngingetin kalau puncak hujan masih lanjut sampai Desember. Jadi semua daerah wajib stand by, siap 24/7, bukan cuma pas cuaca cerah. Ia minta tiap daerah memetakan ulang titik rawan-mulai wilayah banjir kayak Semarang, Demak, Jepara, Pekalongan, Cilacap, sampai daerah rawan longsor kayak Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, Kebumen, Karanganyar, dan Cilacap.

“Semua titik rawan harus di-review. Mana jalur air, mana potensi longsor, mana yang harus diamankan,” tambahnya. Selain itu, SDM, peralatan, logistik, sampai sistem peringatan dini diminta siap pasang mode waspada-bahkan sampai level desa.

Dia juga wanti-wanti biar nggak ada ego sektoral. “Harus satu komando. Tujuannya keselamatan masyarakat.” Pemprov Jateng sendiri sudah nyiapin anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT) Rp20 miliar buat daerah yang terdampak bencana.

Deputi Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati ngasih apresiasi buat langkah Luthfi yang gercep ngumpulin semua unsur sebelum bencana makin rame. Sebagai info tambahan, dari Januari-November 2025, Jateng sudah ngalamin 2.704 kejadian bencana, mulai dari longsor, banjir, angin kencang, karhutla, kebakaran, gempa, tanah gerak, dan lainnya. (tebe)

You Might Also Like

Pidato Puan: Negara Konoha, One Piece, dan Ironi Demokrasi Kita

Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru, Status Febrie Jadi Saksi, Batal Tersangka?

MBG TV Viral Duluan, BGN Kaget Belakangan: “Itu Bukan Program Kami”

Gaji Hakim Naik, Mafia Peradilan Jangan Ikut Naik

Tutup Masa Sidang DPR, Puan Ingatkan Demokrasi Butuh Kedewasaan, Bukan Saling Menyalahkan

TAGGED:ahmad luthfibencana alambpbdheadlinepemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Jateng Gaspol Bikin Dokter Spesialis Baru
Next Article Sembiz 2025, Langkah Semarang Nge-boost Investasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

UKIR SEJARAH - Mahasiswi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Nurisa Dian Ashrifah, mengukir tinta emas dalam sejarah olahraga panahan Indonesia setelah meraih emas nomor compound individu putri pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Mahasiswi Udinus Semarang Bikin Sejarah Panahan Indonesia, Raih Emas di Asian Games 2026

Lapas Purwodadi Pastikan Data Pemilih Warga Binaan Tetap Terdata

Kepulan asap membumbung tinggi di area TPA Jatibarang Semarang, Rabu (30/9/2026). (bae)

Hati-Hati! Asap TPA Jatibarang Mengandung Partikel Berbahaya

Sabut Kelapa Buatan Warga Binaan Lapas Semarang Tembus Yunani

Giant Sea Wall Diharap Jadi Solusi Banjir dan Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Piala Dunia Datang, Turis Malah Hilang

Juni 14, 2026
Daerah

Lebaran Usai, Sampah Numpuk: Respati Pimpin Apel ASN di TPA

Maret 25, 2026
Polisi mendatangi TKP mobil Avanza terbakar setelah mengisi BBM di SPBU Silayur, Kota Semarang, Minggu (5/4/2026).
Info

Mobil Avanza Terbakar setelah Isi BBM di SPBU Silayur, Pasutri Panik Lari Tunggang Langgang

April 6, 2026
Presiden RI, Prabowo Subianto saat rapat bersama dengan menteri dan kepala lembaga usai meninjau pembangunan huntara di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026).(Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
Politik

Pemerintah Tutup Pintu Bantuan Asing, Prabowo: Bodoh Sekali Kalau Kita Tolak!

Januari 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Musim Rawan Bencana, Kepala Daerah Jangan Ghosting Warga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?