Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 214 Ton Narkoba Dimusnahkan. Puan: Jangan Kasih Kendor!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

214 Ton Narkoba Dimusnahkan. Puan: Jangan Kasih Kendor!

Asap tebal membumbung dari Lapangan Bhayangkara, tapi bukan dari dapur atau kebakaran. Itu asap hasil pembakaran 214 ton narkoba yang disita dari berbagai penjuru negeri, simbol perang panjang yang belum juga berakhir.

T. Budianto
Last updated: Oktober 29, 2025 8:22 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
PEMUSNAHAN NARKOBA: Ketua DPR RI Puan Maharani berjalan berdampingan dengan Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkoba hasil sitaan Polri di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10). Acara ini menjadi simbol komitmen negara dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA- Gak main-main, 214 ton narkoba dibakar habis di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Dari ganja, sabu, ekstasi, sampai tembakau gorila, semuanya lenyap jadi asap.

Nilainya? Fantastis: Rp29,37 triliun! Acara pemusnahan ini gak cuma serem tapi juga simbolik banget: negara lagi nunjukin kalau gak bakal kasih ruang sedikit pun buat sindikat narkoba.

Hadir langsung di lokasi, Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani yang tampil dengan outfit serba hitam, matching dengan tema “tegas tapi elegan”. Tampak mendampingi, sejumlah pejabat tinggi negara, dari Ketua MPR Ahmad Muzani, Mensesneg Prasetyo Hadi, sampai Seskab Teddy Indra Wijaya.

Sebelum pemusnahan, Presiden Prabowo sempat ngecek langsung proses verifikasi barang bukti oleh Puslabfor Polri. Disaksikan oleh pejabat lintas lembaga, momen itu jadi bukti keseriusan pemerintah buat perang total lawan narkoba.

Begitu giliran pemusnahan dimulai, Puan ikut menyaksikan Prabowo “menyalakan” proses pemusnahan sekitar 2,1 ton barang bukti pertama. Setelah itu, giliran Polri menuntaskan sisanya hingga total 214,84 ton narkoba musnah tanpa sisa.

Usai acara, Puan langsung kasih pesan yang cukup dalem. Ia bilang, narkoba bukan cuma masalah hukum, tapi ancaman nyata buat masa depan generasi muda Indonesia. “Kalau anak muda kita terjerat narkoba, habislah masa depan bangsa. Jangan sampai Indonesia Emas 2045 cuma jadi slogan kosong,” ujar Puan.

Ia juga ngasih apresiasi buat Polri yang udah kerja keras bongkar ribuan kasus narkoba selama 2025. Dari Januari sampai Oktober aja, ada 38.934 kasus dengan lebih dari 51 ribu tersangka. Yang bikin miris, di antaranya 150 anak di bawah umur dan 157 warga negara asing.

Polri bahkan udah mulai pendekatan restorative justice dengan ngerangkul 1.072 pengguna buat direhabilitasi biar bisa balik ke jalan yang benar. Tapi, Puan ngingetin, perang lawan narkoba gak bisa dibebanin ke aparat doang.

Pasukan Rakyat

Butuh “pasukan rakyat” juga, keluarga, sekolah, komunitas, sampai dunia digital. “Kita harus kuatkan benteng moral dan karakter anak muda. Bonus demografi bisa jadi bencana kalau generasi mudanya kalah sama narkoba,” lanjutnya.

Dari sisi angka, data Bareskrim Polri lumayan bikin geleng kepala. Barang bukti yang dimusnahkan kali ini terdiri dari 186,7 ton ganja, 9,2 ton sabu, 1,9 ton tembakau gorila, 2,1 juta butir ekstasi, 13,1 juta butir obat keras dan berbagai jenis narkotika lainnya seperti heroin, kokain, ketamin, THC, bahkan “happy water”

Kalau dikalkulasi, pemusnahan ini dianggap bisa nyelametin 629 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Puan bilang, hasil ini luar biasa, tapi jangan bikin bangsa lengah. Karena sindikat narkoba terus berevolusi, makin licik dan kreatif.

“Jaringan penyelundup internasional ini gak pernah kehabisan akal. Jadi kita juga gak boleh kehilangan semangat buat melawan,” tegas cucu Bung Karno itu. Ia juga janji DPR bakal dukung penuh pemerintah lewat kebijakan dan anggaran yang fokus ke pencegahan, rehabilitasi, dan edukasi tentang bahaya narkoba.

Menurut Puan, pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 gak akan tercapai kalau sumber daya manusianya rusak karena narkoba. SDM unggul, katanya, harus sehat, produktif, dan punya karakter kuat. “Narkoba bisa menghancurkan satu generasi. Kalau satu generasi hilang, hilang juga masa depan bangsa,” ujarnya.

Makanya, ia ngajak semua pihak buat bareng-bareng jaga anak muda, bukan cuma lewat aturan, tapi juga lewat ruang-ruang kreatif yang bikin mereka berkembang positif. “Edukasi, literasi digital, dan aktivitas produktif itu kunci. Jangan biarin anak muda merasa kosong, karena di situlah narkoba nyelip,” pungkas Puan.

Setuju gak kalau perang lawan narkoba harus dimulai dari rumah dan sekolah, bukan cuma dari aparat? Atau kamu punya ide lain biar anak muda gak gampang kejebak di dunia gelap narkoba? (tebe)

You Might Also Like

Banjir Mangkang, Sinyal Riskannya Infrastruktur Semarang

Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo

Prabowo Gaspol di Pidato Perdana, Anggarkan Rp335 Triliun buat Makan Bergizi Gratis 2026

Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya

Republik Rasa Perusahaan? 30 Wamen Rangkap Jabatan Komisaris BUMN, Berikut Daftar Lengkapnya

TAGGED:headlineKetua DPR RInarkobapolriprabowo subiantopuan maharani
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kolam Terboyo Disuruh “Diet”, Biar Banjir Nggak Datang Tiap Musim
Next Article Ilustrasi oknum polisi nakal. (grafis/wahyu) Bintara Polisi Nyolong Mobil Perwira Mabes Polri, Endingnya Pesta Sabu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Anak Muda Ogah Jadi Petani? Ketua DPRD Jateng Bongkar Penyebabnya

Agustina: Bullying Bukan Kenakalan Biasa, Pelaku Harus Diproses

Heboh di Banjarnegara, Pengasuh Ponpes Diduga Lakukan Pencabulan Kepada 4 Santriwati

KOORDINASI--Sudewo Bupati Pati nonaktif, berkoordinasi dengan penasihat hukumnya di ruang sidang, Senin (29/6/2026). (bae)

Kubu Sudewo Salahkan Pengawal KPK: Kericuhan Dipicu Ulah Petugas

FPP Undip dan Pertamina Bikin KKN Naik Kelas di Pedurungan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Polisi menangkap perusuh berpawakan kecil mirip pelajar dalam demo rusuh hari kedua di Jalan Pahlawan Semarang, Sabtu (30/8/2025).
Daerah

Perusuh Berperawakan Kecil Ditangkapi Polisi, Demo Panas Jilid Dua di Semarang

Agustus 30, 2025
Info

Semarang Punya Sunset, Punya Pantai, Tapi Kok Belum Jadi Primadona?

Juni 20, 2026
Info

PWI: Bencana Bukan Cuma Angka, Ada Manusia di Baliknya

Desember 25, 2025
Info

Mohammad Saleh Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Maret 17, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 214 Ton Narkoba Dimusnahkan. Puan: Jangan Kasih Kendor!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?