BACAAJA, KEDIRI -Nama Gus Elham tiba-tiba ramai dibicarakan di media sosial. Bukan cuma soal video dirinya yang sempat viral karena mencium seorang anak kecil, tapi juga karena sisi lain yang jarang disorot—hobi motornya yang ternyata cukup “macho.”
Di tengah hiruk-pikuk komentar warganet, muncul fakta menarik: Gus Elham ternyata penggemar berat motor Yamaha RX-King, motor dua tak legendaris yang dikenal dengan suara knalpotnya yang khas dan “galak.”
Dari beberapa unggahan di Instagram pribadinya, terlihat sosoknya yang santai tapi karismatik. Ia sering tampil mengenakan peci hitam, kacamata gelap, sarung, dan kaus sederhana, sambil menunggangi RX-King kesayangannya.
Banyak yang bilang, gaya Gus Elham ini punya pesona tersendiri. Bukan hanya karena motor klasiknya, tapi juga karena aura nyantai yang bikin dia terlihat apa adanya, nggak dibuat-buat.
Meski begitu, ada juga yang nyeletuk di kolom komentar soal kebiasaannya berkendara tanpa helm. “Hati-hati, Gus. RX-King boleh ngebut, tapi keselamatan nomor satu,” tulis salah satu warganet.
Komentar itu pun disambut berbagai tanggapan. Ada yang setuju, tapi ada pula yang menganggap itu bagian dari ciri khas Gus Elham yang memang dikenal dekat dengan masyarakat dan tampil sederhana.
Menariknya, RX-King yang dipakai Gus Elham bukan sekadar motor biasa. Bagi para pencinta otomotif, RX-King punya sejarah panjang dan status “raja jalanan” yang tak tergantikan.
Motor ini pertama kali mengaspal di Indonesia tahun 1983, dan langsung jadi primadona berkat performanya yang bertenaga serta suara knalpotnya yang garang.
Sayangnya, era keemasan RX-King berakhir pada 2009 setelah Yamaha menghentikan produksinya karena regulasi emisi gas buang yang makin ketat. Tapi justru setelah itu, RX-King menjelma jadi barang koleksi bernilai tinggi.
Kini, motor itu bisa dihargai mulai Rp15 juta sampai Rp70 juta, tergantung kondisi dan keaslian komponennya. Semakin orisinal, semakin tinggi nilainya.
Bagi banyak orang, RX-King bukan cuma alat transportasi, tapi simbol nostalgia dan kebanggaan. Ada sensasi tersendiri saat mendengar suara khas “ngeng-ngeng”-nya di jalanan.
Dan tampaknya, Gus Elham termasuk salah satu yang masih jatuh cinta dengan pesona itu. Ia menikmati setiap momen di atas motornya, seolah nostalgia dengan masa-masa muda yang penuh kebebasan.
Mungkin bagi sebagian orang, RX-King hanyalah motor tua. Tapi buat penggemarnya, termasuk Gus Elham, itu adalah kenangan hidup yang terus berdetak setiap kali mesin dinyalakan.
Barangkali, di balik sosok religius dan santun yang sering kita lihat, tersimpan jiwa petualang dan keberanian khas “raja jalanan” sejati.
Toh, setiap orang punya sisi lain yang membuatnya unik. Dan bagi Gus Elham Yahya, RX-King mungkin bukan sekadar hobi—melainkan bagian dari perjalanan hidupnya yang penuh warna. (*)

