Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Daerah

Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air

Musim hujan datang, dan seperti biasa, bukan cuma air yang naik, tapi juga jam lembur mesin pompa. Baru aja tuntas kerja di Kaligawe, kini para “pahlawan penyedot air” itu pindah tugas ke Sayung, Demak. Seolah banjir cuma ganti alamat, tapi masalahnya tetap sama: air bandel, solusi dadakan.

T. Budianto
Last updated: November 5, 2025 7:52 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
POMPA PENYEDOT: Petugas Dinas Pusdataru Jawa Tengah mengoperasikan mobil pompa air di Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, untuk mempercepat surutnya genangan banjir yang kembali melanda wilayah tersebut, Selasa (4/11). (Foto: Humas Pemprov)
SHARE

BACAAJA, DEMAK- Drama banjir di Jawa Tengah belum berakhir. Setelah wilayah Kaligawe, Kota Semarang berhasil dikeringkan, kini giliran Dusun Lengkong, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang jadi sorotan. Air kembali naik, dan tiga unit mesin pompa dari Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah langsung diterjunkan ke lokasi.

Kepala Dinas Pusdataru Jateng, Henggar Budi Anggoro, bilang kalau timnya terus siaga dari satu titik ke titik lain. “Alhamdulillah wilayah Kaligawe sudah surut. Jalan udah bisa dilalui. Nah, sekarang kita fokus ke Sayung. Tiga unit pompa sudah beroperasi di sana,” katanya, Selasa (4/11).

Dusun Lengkong memang langganan banjir tiap musim hujan. Jadi begitu air mulai naik, petugas langsung tancap gas. Dari total 10 unit pompa yang dimiliki Pemprov, tiga sudah standby di Sayung dan satu di Tenggang, Semarang.

“Pompa lain masih kita cek, karena kemarin baru aja kerja keras di Sringin. Kalau nanti Sayung butuh tambahan, kita siap turunkan lagi,” tambah Henggar.

Intruksi Gubernur

Upaya ini bagian dari instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, yang menargetkan masalah banjir di Semarang-Demak bisa ditangani sampai tuntas. Fokusnya bukan cuma mengeringkan pemukiman, tapi juga membuka akses jalan dan roda ekonomi warga.

“Kalau banjir tertangani, pemukiman sehat, jalan lancar, ekonomi ikut hidup,” tandas Henggar. Bagi warga, pompa air kini jadi semacam “pahlawan dadakan”. Datang, nyedot air, terus pindah tugas ke lokasi lain, seperti superhero keliling tanpa jubah.

Airnya pindah, pompanya ikut pindah. Kayaknya yang belum pindah cuma masalah klasik: banjir datang, solusi sementara jalan, nunggu musim hujan balik lagi. Menurut kamu, kapan ya pompa nggak perlu kerja lembur tiap tahun? (tebe)

You Might Also Like

Bandara Ahmad Yani Buka Rute Internasional Lagi! Tiket ke Malaysia Ludes, Liburan & Bisnis Makin Gampang

Keren Nih! Buruh Ancam Mogok kalau Tuntutan Tak Digubris

Gratis! 76 Bus Angkutan Balik Bawa Perantau Jateng Kembali ke Ibu Kota

Bitcoin Keok! Turun 13% dalam 5 Hari, Level Terendah Sejak April 2025

Geger Deepfake AI SMAN 11 Semarang: Chiko Bikin Konten Bokis Mengerikan

TAGGED:banjir Demakbanjir semarangheadlinepemprov jatengpompa penyedot
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Panen Ceria, Irigasi Masih Drama
Next Article Nyala lilin solidaritas mahasiswa UIN Walisongo Semarang. Nyala Lilin, Doa Bersama dan Salat Gaib untuk Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Disbudpar Kota Semarang

Lebaran Monyet di Gua Kreo: Kera Berpesta di Sesaji Rewanda, Wisatawan Ikutan Seru-seruan

Niacinamide Bukan Selalu Jawaban, Ini Tiga Kondisi Stop Dulu

Banjir Brebes Gak Cuma Soal Hujan, Menteri PU: Beresi Muara Dulu

PSIS vs Persipal, Laga Hidup Mati di Jatidiri

Cabai Nempel di Lidah, Cerita Lama Jadi Kebiasaan Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah saat rapat dengan Kementerian Keuangan RI di Gedung Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (19/8/2025). Foto: dok.
Ekonomi

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Januari 31, 2026
Info

Guru Besar UGM Bongkar Anggaran MBG: Nggak Rasional, Mending Buat Tangani Bencana

Desember 23, 2025
Wali Kota Solo Respati Respati Ardi hadiri acara menuju Jakarta International Marathon 2026 bertema “Run for Disabilities, Run for Inclusivity” di Stadion Manahan, Sabtu (7/2/2026).
Info

Respati Siap Jamin Karier Atlet Disabilitas Solo, Diperhatiaan Nggak Cuma Pas Lagi Jaya

Februari 7, 2026
Wakil Rektor IV Universitas Diponegoro (Undip), Wijayanto, menjelaskan seputar pasukan buzzer dalam acara workhsop di kampusnya, Jumat (22/8/2025). *bae
Unik

Industri Gelap Buzzer Politik: Bisnis Manipulasi Opini di Medsos

Agustus 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Superhero Tanpa Jubah Bernama Pompa Air
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?