Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Cek Harga Beras, Tim Gabungan Turun ke Pasar Banjarnegara
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Cek Harga Beras, Tim Gabungan Turun ke Pasar Banjarnegara

Tim gabungan Satgas Pangan ini terdiri dari berbagai unsur — mulai dari Ditreskrimsus Polda Jateng, DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Sat Reskrim Polres Banjarnegara, hingga sejumlah instansi daerah seperti Disperindagkop UKM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Bulog Purwanegara.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 23, 2025 12:30 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Pastikan Harga Beras Sesuai HET, Tim Satgas Pangan Banjarnegara Sidak Pasar
SHARE

BACAAJA, BANJARNEGARA – Suasana pasar di Banjarnegara pagi itu sedikit berbeda dari biasanya. Bukan hanya pedagang dan pembeli yang sibuk tawar-menawar, tapi juga hadir tim gabungan yang datang lengkap dengan rompi dan buku catatan di tangan. Mereka bukan belanja, tapi memastikan harga beras tetap waras di tengah naik-turunnya harga kebutuhan pokok.

Tim gabungan Satgas Pangan ini terdiri dari berbagai unsur — mulai dari Ditreskrimsus Polda Jateng, DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah, Sat Reskrim Polres Banjarnegara, hingga sejumlah instansi daerah seperti Disperindagkop UKM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Bulog Purwanegara.

Sejak pukul 09.10 WIB, mereka bergerak meninjau beberapa titik penting, mulai dari pasar induk Banjarnegara, Toko Serba Ada Topaz Gayam, hingga produsen beras UD Sinar Padi di Kecamatan Petambakan.

Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP Sugeng Tugino, mengatakan kegiatan ini adalah bagian dari langkah konkret menjaga kestabilan harga beras di tengah permintaan masyarakat yang terus meningkat.

“Sat Reskrim bersama Satgas Pangan turun langsung untuk memastikan harga beras di lapangan tetap sesuai ketentuan,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan harga bukan cuma soal angka di timbangan, tapi juga memastikan pasokan dan distribusi berjalan lancar.

Harga eceran tertinggi (HET) untuk beras premium dipatok Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium berada di angka Rp13.500.

Selain memeriksa harga, tim gabungan juga mengecek mutu dan kelengkapan informasi di kemasan beras. Mulai dari nama produsen, alamat, berat bersih, hingga tanggal kedaluwarsa — semua dicek satu per satu.

Langkah itu bukan sekadar formalitas, tapi untuk memastikan hak konsumen benar-benar terlindungi.

“Kami ingin masyarakat dapat beras dengan harga wajar, mutu terjamin, dan sesuai ketentuan pemerintah,” tambah AKP Sugeng.

Pengecekan berlangsung cukup lancar. Hasil sementara menunjukkan sebagian besar pedagang sudah menjual sesuai HET yang berlaku.

Sebagai bentuk sosialisasi, petugas juga menempelkan stiker HET di lapak-lapak pedagang agar lebih mudah dilihat oleh pembeli.

Tindakan ini disebut sebagai langkah edukatif dan preventif agar masyarakat tahu standar harga resmi dari pemerintah.

“Kami juga mengimbau para pelaku usaha untuk tetap menjual sesuai harga HET, agar tidak ada yang dirugikan,” ujar Sugeng.

Satgas menegaskan, pengawasan semacam ini akan terus dilakukan secara rutin, terutama menjelang musim tanam dan panen raya, saat fluktuasi harga beras sering terjadi.

Selain itu, tim juga berencana melibatkan lebih banyak unsur masyarakat agar pengawasan berjalan transparan dan berkelanjutan.

Tujuannya jelas — memastikan tidak ada pihak yang bermain curang di balik kebutuhan pokok masyarakat.

Langkah-langkah seperti ini, kata Sugeng, bukan untuk menakut-nakuti pedagang, tapi agar pasar tetap sehat dan adil bagi semua.

Dengan harga yang stabil, diharapkan masyarakat Banjarnegara bisa berbelanja dengan tenang tanpa khawatir harga beras tiba-tiba melonjak.

Dan bagi pedagang, adanya kepastian harga juga membantu menjaga kepercayaan pembeli.

Di akhir kegiatan, tim Satgas menegaskan akan terus memantau pergerakan harga beras dan pasokannya, terutama di jalur distribusi utama.

Banjarnegara, dengan wilayah pertanian yang luas, diharapkan bisa menjadi contoh daerah yang mampu menjaga stabilitas pangan tanpa tekanan spekulan.

Langkah kecil di pasar hari ini, diharapkan jadi pondasi besar untuk menjaga ketahanan pangan di masa depan. (*)

You Might Also Like

Rombongan Pimpinan BEI & OJK Mundur setelah IHSG Rontok, DPR: Itu Belum Cukup

Naga Tapa Naik Panggung, Batik Purbalingga Unjuk Gigi

Bandara A Yani Semarang Tambah Rute Surabaya, Terbang Makin Praktis Tanpa Ribet Transit!

Irlandia Suntik Mati Seluruh PLTU Batu Bara, Andalkan Pembangkit Listrik Tenaga Angin

Citilink Tambah Penerbangan Semarang-Jakarta, Pilihan Jam Makin Banyak

TAGGED:banjarnegarareskrim banjarnegarasidak pasar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ilustrasi gelombang PHK massal. (wahyu/grafis) Setahun Prabowo-Gibran: PHK di Mana-mana, Buruh Makin Sengsara
Next Article Kocak Banget, Aksi Nyeleneh Kakek Mohan Bikin Geger dengan Kematiannya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) saat diwawancara awak media, Kamis (3/9/2026). (dul)

Kekeringan di Jateng Makin Luas, Gus Yasin: Sudah Salah Istisqa dan Ajukan Modifikasi Cuaca

DITUNTUT BERALAH: Sekda Cilacap Sadmoko Danardono dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Lebih Ringan dari Bupati, Cuma 4 Tahun Penjara

BARANG BUKTI - Petugas kepolisian menunjukkan barang bukti celurit dan sepeda motor yang digunakan remaja asal Sragen yang acung-acungkan senjata tajam di Underpass Joglo, Kota Solo.

Viral Acungkan Celurit di Underpass Joglo Solo, Dua Remaja Sragen Klepek-klepek Ditangkap Polisi

RESMIKAN PONPES--Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, merangkul santri tunanetra dalam acara peresmian Pondok Pesantren Sahabat Mata di Semarang, Selasa (29/9/2026). (ist)

Pesantren Khusus Tunanetra di Semarang, Santri Dibekali Keterampilan

DITUNTUT BERALAH: Bupati Cilacap nonaktif Syamsul Auliya Rachman dituntut bersalah dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Semarang, Selasa (29/9/2026). (bae)

Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun Penjara, Hak Dipilih Dicabut 3 Tahun

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Luthfi: Pelaku Ekraf Jangan Cuma Viral, Tapi Juga Buka Peluang Kerja

Mei 9, 2026
Ekonomi

Tips Bangkit dari Galbay Pinjol, Mulai Lagi Tanpa Drama Finansial

November 11, 2025
Politisi PDI Perjuangan yang juga Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini meminta industri semen jadi pelopor terwujudnya target Net Zero Emissions 2060.
Sirkular

DPR Minta Industri Semen Pelopori Gerakan Energi Hijau

Juli 15, 2025
Ekonomi

Raja Otomotif Jateng-DIY Luncurin Veloz Hybrid 300 Jutaan

Desember 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Cek Harga Beras, Tim Gabungan Turun ke Pasar Banjarnegara
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?