Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sehari Diterjang Hujan, Banyumas Keteter 23 Bencana
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sehari Diterjang Hujan, Banyumas Keteter 23 Bencana

Banyumas mungkin udah terbiasa dengan guyuran hujan deras, tapi tetap aja — dalam sehari 23 bencana, itu bukan angka kecil. Yang bikin lega, semuanya bisa ditangani tanpa korban jiwa, berkat respon cepat dan kerja bareng semua pihak.

Nugroho P.
Last updated: Oktober 22, 2025 3:58 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
ilustrasi Banjir di Banyumas.
SHARE

BACAAJA, BANYUMAS – Hujan deras yang turun seharian di Kabupaten Banyumas, Selasa (21/10/2025), bikin repot banyak pihak. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tercatat ada 23 kejadian bencana yang melanda berbagai titik — mulai dari tanah longsor, banjir, sampai cuaca ekstrem.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Andi Risdianto, bilang kalau tim gabungan udah turun tangan cepat. Hingga Rabu pagi (22/10/2025), sebagian besar wilayah terdampak udah mulai pulih dan kondisi lapangan berangsur normal.

“Total ada 23 kejadian bencana yang kami tangani dalam satu hari kemarin. BPBD bersama TNI, Polri, dan perangkat daerah lain sudah melakukan langkah cepat di semua titik. Untuk banjir, sebagian besar sudah surut,” ujar Andi.

Hujan deras memang nggak main-main. Banjir dilaporkan terjadi di sembilan titik, termasuk Kelurahan Purwokerto Wetan, Arcawinangun, Karangpucung, Kranji, Tanjung, Teluk, dan Desa Karangrau di Kecamatan Sokaraja.

Beruntung, air yang sempat menggenang udah surut sejak malam. “Contohnya di Desa Karangrau Kecamatan Sokaraja, air sempat menggenangi belasan rumah akibat luapan Sungai Bakal. Tapi sejak malam, kondisinya sudah aman,” jelas Andi.

Warga yang sempat panik sekarang bisa bernapas lega, meski tetap diimbau buat waspada karena hujan belum tentu berhenti lama.

Selain banjir, tanah longsor juga jadi PR besar. Ada 11 titik longsor yang tersebar di Kecamatan Cilongok, Lumbir, Patikraja, Kembaran, sampai Purwokerto Selatan dan Timur.

Sementara itu, cuaca ekstrem juga bikin pohon-pohon besar tumbang di tiga lokasi: Desa Kedungrandu (Patikraja), Perumahan Sapphire Town House (Berkoh), dan Jalan Veteran (Purwokerto Selatan).

“Sebagian besar longsor bersifat ringan seperti bahu jalan atau pekarangan warga. Tapi tetap kami tangani supaya nggak berisiko lebih parah,” kata Andi.

Tim dari BPBD langsung gerak cepat. Pusdalops-PB dan TRC lintas sektor diterjunkan bareng TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, dan Linmas Inti.

Koordinasi juga dilakukan bareng Forkompincam Sokaraja dan Patikraja buat pastiin pembersihan material longsor berjalan lancar dan akses jalan tetap aman.

“Kami pastikan respon cepat di setiap titik. Selain evakuasi dan pendataan, kami juga koordinasi dengan pemerintah desa untuk pembersihan material longsor serta memastikan jalur transportasi tetap aman dilalui,” ujar Andi.

Warga juga ikut bantu-bantu bersih-bersih, terutama di daerah yang sempat kebanjiran. Di beberapa titik, relawan dari komunitas lokal turun tangan bantu evakuasi barang dan perabot warga.

“Kalau nggak gotong royong, bisa lama pulihnya,” ujar salah satu warga Purwokerto Timur. Semangat kebersamaan itu yang bikin penanganan berjalan cepat.

Sementara itu, petugas juga masih terus pantau kondisi sungai dan lereng di wilayah rawan longsor buat antisipasi kalau hujan deras datang lagi.

Meski sebagian besar wilayah udah aman, BPBD nggak mau lengah. Mereka tetap siaga penuh, apalagi prakiraan cuaca menunjukkan intensitas hujan bakal tinggi lagi dalam beberapa hari ke depan.

Andi mengimbau warga supaya tetap waspada dan aktif melapor kalau ada tanda-tanda bencana. “Kalau ada potensi longsor atau genangan air tinggi, segera hubungi kami biar bisa ditangani cepat,” pesannya.

Musim hujan kali ini memang baru mulai, tapi peringatan dini kayak gini diharapkan bikin masyarakat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem.

Banyumas mungkin udah terbiasa dengan guyuran hujan deras, tapi tetap aja — dalam sehari 23 bencana, itu bukan angka kecil. Yang bikin lega, semuanya bisa ditangani tanpa korban jiwa, berkat respon cepat dan kerja bareng semua pihak. (*)

You Might Also Like

Bulog-Polda Jateng Gelontorkan 78 Ton Beras Murah

Bukan Sekadar Haul, Ini “Push Rank” KH Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Enggan Nunggu Akhir Tahun, Pemprov Jateng Gaspol Serapan APBD 2025

Order Seret, Pabrik Bulu Mata Purbalingga Mulai Lepas Ratusan Karyawannya

Liverpool Nyaris Kalah di Pesta Juaranya

TAGGED:banyumasbencanaBPBD BANYUMAShujan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Cik Mel beranjak usai bacakan pledoi di pengadilan. (bae) Dituntut 8,5 Tahun Penjara, Cik Mel: Kenapa Lebih Berat dari Pegawai BNI?
Next Article Uang Nganggur di Jabar, Kursi Sekda Goyang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

PEMER MEDALI--Nava (dua dari kiri) dan koleganya pamer medali usia mengikuti Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Kesaksian Wabup Purworejo hingga Pelari Pemula: Soekarno Run 2026 Bikin Ketagihan

OMZET MENINGKAT--Kedai Bunzen Coffee di kawasan Alun-Alun Utara Keraton Surakarta dipenuhi konsumen yang habis ikut Soekarno Run SOC 2026. (bae)

Berkah Soekarno Run 2026: UMKM Solo Ketiban Rezeki, Dagangan Laris Sejak Subuh

PAPARAN - Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar, Andhika Satya Wasistho menyampaikan pemaparan terkait tanggung jawab industri saat Kunjungan Kerja Panitia Khusus DPR RI dalam rangka pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Desain Industri ke Provinsi Jawa Tengah.

Usul Progresif Legislator Muda Andhika Satya: Industri Abaikan Warga dan UMKM Kena Sanksi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Musisi Muda Semarang Kuasai Panggung Christopherus Band & Bass Competition

April 20, 2026
BERI PENJELASAN - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng memberi penjalasan kepada wartawan. (ist)
Info

BOP RT Rp25 Juta Segera Cair, Wali Kota Semarang Pastikan Penggunaannya Dikawal Ketat

Juni 17, 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah, Dhoni Widianto. (dul)
Info

Jateng Kekurangan Nakes, Pemprov Usulkan 2.076 Formasi CASN pada 2026

Juni 25, 2026
Daerah

Food Waste Tembus Rp 2,4 T, Wali Kota Luncurin “Srikandi Pangan” Biar Makanan Nggak Mubazir

Agustus 21, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sehari Diterjang Hujan, Banyumas Keteter 23 Bencana
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?