Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Suriname Bangkit, Bola Rasa Orang Jawa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Suriname Bangkit, Bola Rasa Orang Jawa

Kalau ngomongin peluang, kans mereka masih gede banget. Dua pertandingan terakhir bakal jadi penentu hidup-mati. Lawan El Salvador di kandang sendiri (13 November 2025) dan away ke Guatemala (18 November 2025).

Nugroho P.
Last updated: Oktober 15, 2025 9:45 pm
By Nugroho P.
4 Min Read
Share
Piala Dunia.
SHARE

BACAAJA, SURINAME – Siapa sangka, negara mungil di Amerika Selatan ini lagi bikin kejutan di kualifikasi Piala Dunia 2026. Yap, Suriname — negeri yang banyak dihuni keturunan Jawa — kini ada di jalur emas buat lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya.

Kalau dengar nama Suriname, mungkin yang terlintas bukan sepak bola. Tapi tunggu dulu, tim ini lagi panas banget di zona Concacaf, kawasan Amerika Tengah dan Utara. Dari empat laga, Suriname belum terkalahkan dan nangkring di puncak klasemen Grup A.

Di grup itu, mereka harus bersaing dengan Panama, El Salvador, dan Guatemala. Tapi sejauh ini, semua berjalan di luar dugaan. Rabu (15/10/2025) pagi WIB, Suriname berhasil menahan imbang tuan rumah Panama 1-1. Hasil yang bikin peluang mereka makin terbuka lebar.

Dengan sisa dua laga, lawannya tinggal El Salvador dan Guatemala. Kalau bisa bertahan di posisi atas, Suriname bakal mencatat sejarah manis — tiket pertama mereka ke Piala Dunia.

Yang bikin kisah ini makin menarik adalah akar mereka yang nggak jauh-jauh dari Indonesia.

Sekitar 13,7 persen penduduk Suriname adalah keturunan Jawa. Mereka dibawa ke sana ratusan tahun lalu oleh Belanda saat masa kolonial. Jadi jangan heran kalau di Suriname masih ada yang bisa bahasa Jawa, bahkan ada desa yang vibe-nya mirip kampung di Jawa Tengah.

Di dunia sepak bola, Suriname juga punya “DNA campuran”. Banyak pemainnya lahir di Belanda, tapi memilih membela tanah leluhurnya itu. Mereka disebut pemain diaspora, dan justru jadi tulang punggung tim.

Lihat aja nama-nama kayak Richonnel Margaret, yang satu klub sama Dean James (bek timnas Indonesia) di Go Ahead Eagles. Margaret lahir di Belanda tapi hatinya buat Suriname.

Ada juga Virgil Misidjan, pemain NEC Nijmegen, yang pernah main bareng banyak bintang Eredivisie. Mereka berdua jadi bukti kalau Suriname bisa punya skuad solid meski negaranya kecil.

Formasi diaspora ini ternyata manjur. Suriname main rapi, cepat, dan ngotot. Gaya Eropa-nya kental, tapi ada semangat kampung yang bikin beda.

Kalau ngomongin peluang, kans mereka masih gede banget. Dua pertandingan terakhir bakal jadi penentu hidup-mati. Lawan El Salvador di kandang sendiri (13 November 2025) dan away ke Guatemala (18 November 2025).

Kalau bisa menang sekali aja, peluang lolos langsung ke Piala Dunia terbuka lebar. Kalau seri, minimal masih bisa rebut posisi runner-up buat playoff.

Beda sama zona Asia yang rumit, di Concacaf cuma juara grup yang auto lolos. Tapi dua runner-up terbaik juga punya kesempatan lewat jalur playoff antar konfederasi.

Yang menarik, warga Suriname di tanah air mereka udah mulai heboh. Banyak yang nyebut timnas ini sebagai “Tim Kecil Rasa Nusantara.”

Di media sosial, netizen Indonesia juga ikut nyorot karena ikatan darah Jawa tadi. Ada yang nulis, “Lha iki keturunan mbahku to sing dolan bola neng Panama?”

Lucunya, beberapa pemain diaspora Suriname malah mulai belajar bahasa Jawa dasar. Katanya biar bisa komunikasi pas nanti pulang kampung ke Jawa Tengah.

Di sisi lain, media lokal Belanda mulai ngelirik tim ini. Mereka heran, kok negara sekecil Suriname bisa tahan imbang Panama yang notabene langganan Piala Dunia.

Apapun hasil akhirnya nanti, perjalanan Suriname udah layak diacungi jempol. Dari sejarah kolonial sampai sepak bola modern, mereka berhasil memadukan identitas lama dengan semangat baru.

Kalau beneran lolos, bakal keren banget. Dunia bakal kenal negara kecil dengan semangat besar — dan sedikit sentuhan Jawa di setiap umpan bolanya.

Ya, siapa tahu nanti di Piala Dunia 2026, ada chant di tribun yang bunyinya, “Ayo… ayo… Suriname!” dengan logat Jawa yang kental. (*)

You Might Also Like

Liverpool Nyaris Kalah di Pesta Juaranya

Pulang ke Rumah, Rio! PSIS Panggil Lagi Bek Andalan Lama

Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Laos U-23: Kickoff, Live Streaming, dan Prediksi Line-up

Mahesa Jenar Berburu Samba

Kendal Tornado Siap Adu Mental

TAGGED:jawaPiala Duniasuriname
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ya Ampun, Ini Doktor Hukum yang Bikin Kaget!
Next Article Ilustrasi anak berhadapan dengan hukum atau tersangka anak. Bullying Grobogan, Polisi Resmi Tetapkan 2 Siswa SMP Jadi Tersangka

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Adik Prabowo Peringatkan Dolar Bisa Tembus Rp22.000: Punya Dampak Politik Luar Biasa Negatif

RAIH PRESTASI - Veri Saputra dan Muhamad Raffi Dimas Wahyudi, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Mahasiswa FISIP Untag Semarang Sabet Emas dan Perak Voli Pantai Porprov Jateng 2026

Penjelasan UAH Soal Malaikat dan Setan Bikin Ngakak..

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kronologi Dugaan Korupsi Pita Cukai Djarum: Berawal dari OTT DJBC hingga Penggeledahan di Kudus

UAH Jelaskan Ziarah Kubur, Bukan Sekadar Tradisi Jumat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Sepak Bola

PSIS Pinjam Ibrahim Sanjaya

Februari 5, 2026
Sepak Bola

PSIS Siap Ganggu Mimpi PSS di Sleman

April 30, 2026
Sepak Bola

Mbappe Lagi Ganas, Tapi Spanyol Punya ‘Kutukan’ Buat Les Blues

Juli 14, 2026
Sepak Bola

Timnas Garuda Tak Lagi Spesialis Runner-up

Oktober 6, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Suriname Bangkit, Bola Rasa Orang Jawa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?