Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Borobudur Marathon Bukan Sekadar Lari: Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Jawa Tengah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Borobudur Marathon Bukan Sekadar Lari: Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Jawa Tengah

Friendship Run Borobudur Marathon 2025 di Surakarta jadi bukti sport tourism mampu mendongkrak ekonomi daerah. Sekda Jateng Sumarno dorong UMKM terlibat maksimal. Dengan dukungan Bank Jateng dan Pemprov, event ini siap jadi mesin penggerak ekonomi berbasis wisata olahraga.

baniabbasy
Last updated: September 15, 2025 9:17 am
By baniabbasy
3 Min Read
Share
Friendship Run Borobudur Marathon 2025 di Surakarta jadi bukti sport tourism mampu mendongkrak ekonomi daerah. Sekda Jateng Sumarno dorong UMKM terlibat maksimal. Dengan dukungan Bank Jateng dan Pemprov, event ini siap jadi mesin penggerak ekonomi berbasis wisata olahraga.. Foto: dok/humas
Friendship Run Borobudur Marathon 2025 di Surakarta jadi bukti sport tourism mampu mendongkrak ekonomi daerah. Sekda Jateng Sumarno dorong UMKM terlibat maksimal. Dengan dukungan Bank Jateng dan Pemprov, event ini siap jadi mesin penggerak ekonomi berbasis wisata olahraga.. Foto: dok/humas
SHARE

BACAAJA, SOLO – Minggu pagi di Taman Sriwedari, Kota Surakarta, terasa lebih semarak dari biasanya. Ratusan pelari dari berbagai penjuru daerah—bahkan mancanegara—memadati kawasan ini, bukan cuma buat adu stamina, tapi juga jadi bagian dari gerakan ekonomi yang makin digencarkan lewat sport tourism. Yup, lewat event Friendship Run Bank Jateng Borobudur Marathon 2025, semangat sport tourism di Jawa Tengah kembali digeber habis-habisan!

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, yang juga ikut turun ke lintasan, tegas menyatakan bahwa sport tourism bukan cuma bikin badan sehat, tapi juga ampuh menggerakkan roda ekonomi daerah. Menurutnya, event seperti ini mampu mengundang banyak orang dari luar daerah—dan itu artinya: dompet wisatawan terbuka lebar untuk Jawa Tengah!

“Kalau orang datang ke sini, mereka tidur, makan, belanja di Jawa Tengah. Itu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” jelas Sumarno usai event, Minggu (14/9/2025).

Gak cuma cuap-cuap, pernyataan Sumarno ini emang sudah terbukti. Contohnya? Borobudur Marathon tiap tahun jadi magnet pelari dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri. Otomatis, hotel-hotel penuh, restoran rame, dan UMKM lokal ikut kebagian rezeki. Nah, momen seperti ini menurut Sumarno gak boleh disia-siakan. “Keramaian ini jangan sampai disia-siakan, maka UMKM Jateng harus kita berdayakan,” tambahnya.

Sumarno juga nyorot satu fakta menarik: konsumsi masyarakat adalah motor penggerak utama ekonomi Jawa Tengah. Jadi kalau pariwisata dan UMKM terus disupport, efek domino-nya akan sangat terasa. Wisata jalan, ekonomi naik, masyarakat pun sejahtera. Win-win!

Dukungan terhadap event ini juga datang dari Direktur Utama Bank Jateng, Irianto Harko Saputro. Dalam rangkaian Borobudur Marathon ini, Bank Jateng menggandeng 44 UMKM dari enam eks karesidenan di Jateng. “Tidak hanya kuliner, tetapi juga produk lainnya,” jelas Irianto.

UMKM di-support penuh, jadi bukan cuma pelari yang keringetan, tapi para pelaku usaha juga bisa panen cuan. Mulai dari jajanan lokal, kriya khas daerah, sampai produk kreatif anak muda—semua dapet panggung!

Tak ketinggalan, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi juga kasih statement yang gak kalah semangat. Menurutnya, Borobudur Marathon dan semua rangkaiannya udah jadi ikon olahraga sekaligus penggerak ekonomi. Bahkan dia nitip pesan: libatkan UMKM Solo lebih banyak lagi! “Solo ini jagonya UMKM, biar nendang,” ujarnya.

FYI, Friendship Run di Surakarta ini adalah bagian dari sembilan rangkaian kegiatan menuju Borobudur Marathon 2025, yang puncaknya bakal digelar 16 November 2025 mendatang. Jadi, buat kamu yang hobi lari atau sekadar pengen nikmatin vibes sport tourism plus jajan lokal, jangan sampai ketinggalan!

Sport tourism di Jawa Tengah bukan cuma urusan event olahraga. Ini sudah jadi gaya baru buat membangkitkan ekonomi daerah, memberdayakan UMKM, dan tentunya mengenalkan pesona Jateng ke mata dunia.(bae)

You Might Also Like

Ustadz Khalid Basalamah Diperiksa KPK, Begini Perannya dalam Dugaan Korupsi Kuota Haji Khusus

12 Tahun Wafatnya Taufiq Kiemas: Mengenangnya Bukan Hanya dengan Rindu . . .

Hari Ini Prabowo Obral Diskon Tarif Tol hingga Tiket Kereta, Ada Apa dengan Ekonomi RI?

Menyambut Maulid Nabi 2025, Ini Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan agar Berkah

Layar Pendek, Mimpi Panjang dari Semarang

TAGGED:Boronudur Marathon 2025Frienship Run Marathonjateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Fakta Menarik Gus Baha, Ternyata Tidak Suka Tangannya Dicium Saat Salaman, Ini Alasannya
Next Article Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Transformasi Reformasi Kepolisian di saat Presiden Prabowo juga sedang membentuk Tim Reformasi Kepolisian dari eksternal kepolisian. Foto: dok. Polisi Masa Kini: Antara Transformasi Serius dan Upgrade Aplikasi yang Masih Loading

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

ILUSTRASI IKN - Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN) jadi kota hantu. (grafis/wahyu)

MK Tegaskan Ibu Kota Negara Masih Jakarta, Pembangunan IKN Sia-sia?

IBADAH DI TANAH SUCI - Ilustrasi jemaah sedang menjalankan ibadah haji atau umrah di Masjidil Haram.

Total 24 Jemaah Haji Indonesia Meninggal di Tanah Suci, Terbaru Calhaj dari Medan

LAYANI PELANGGAN - Pegiat sosial-budaya sekaligus pemilik Angkringan West, Udin Larahan sedang melayani pelanggan warungnya. (dul)

“Ndes” Mulai Jarang Kedengeran, Dialek Semarangan Pelan-pelan Hilang dari Tongkrongan

MUSEUM - Museum Ranggawarsita, Kota Semarang. (ist)

Nasib Pilu Pengunjung Museum Ranggawarsita Semarang, Bocah SD Tewas Tertimpa Patung

Rapat Belum Kelar, Asap Rokok dan Game Keburu Viral Dulu, Nah Loh…

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Koleksi berbagai macam keris yang dipamerkan dalam Pagelaran Nasional Syawalan Pusaka 2026 bertajuk “Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno” di Pendopo Pengayoman, Jumat (17/4/2026).
Unik

Agus Gondrong Ajak Gen Z Temanggung Kenali Keris: Bukan Mistis, tapi Warisan Budaya!

April 17, 2026
Presiden Indonesia Prabowo Subianto.
Unik

Segera Putuskan Sengketa 4 Pulau Aceh-Sumut, Prabowo Diingatkan soal Luka Lama Separatisme

Juni 16, 2025
Tips

Merbabu Rehat Dulu, Jalur Pendakian Libur Dua Bulan

Januari 3, 2026
Unik

The Scientific Method: Understanding How Science Shapes Our World

April 19, 2023

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Borobudur Marathon Bukan Sekadar Lari: Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Jawa Tengah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?