Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Man Mums Jadi Tren Baru Pengusir Sepi di China, Peluk Sepuasnya Bayar Rp110 Ribu
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

Man Mums Jadi Tren Baru Pengusir Sepi di China, Peluk Sepuasnya Bayar Rp110 Ribu

Meski begitu, tren ini menunjukkan bagaimana generasi muda di kota besar makin membutuhkan ruang untuk menyalurkan kesepian. Pelukan, meski sederhana, terbukti punya kekuatan besar untuk menenangkan.

Nugroho P.
Last updated: September 15, 2025 9:14 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
Ilustrasi pelukan.
SHARE

BACAAJA, CHINA – Fenomena unik tengah jadi perbincangan hangat di China. Di tengah padatnya aktivitas kota besar, muncul tren baru bernama man mums, yakni layanan pelukan berbayar yang diklaim mampu meredakan stres dan kesepian.

Dengan tarif sekitar 50 yuan per sesi atau setara Rp110 ribu, anak muda bisa memesan jasa pelukan dari perempuan paruh baya yang disebut “ibu sewaan.” Bukan sekadar pelukan, interaksi ini juga sering dibumbui obrolan hangat layaknya kasih sayang seorang ibu.

Tren ini mulai populer lewat platform online, di mana penyedia jasa memajang profil lengkap beserta tarif. Tidak sedikit pengguna yang mengaku merasa lebih tenang setelah menjalani sesi pelukan.

Seorang pengguna di Shanghai mengungkapkan bahwa ia merasa “lebih diterima” setelah mencoba layanan tersebut. Menurutnya, kehangatan pelukan sederhana mampu mengikis rasa lelah akibat pekerjaan dan tekanan hidup.

Meski terdengar unik, tren ini ternyata punya pasar besar. Banyak kaum muda di perkotaan yang merasa jauh dari keluarga dan membutuhkan sentuhan emosional yang sulit mereka dapatkan di lingkungan kerja modern.

Namun, tren ini juga menuai pro-kontra. Sebagian pihak menilai pelukan berbayar bisa menjadi solusi sehat, sementara yang lain menganggapnya sebagai bentuk komersialisasi kebutuhan emosional manusia.

Di sisi lain, penyedia jasa man mums mengaku mereka tidak hanya memberi pelukan, tetapi juga telinga untuk mendengarkan curhat pengguna. “Anak-anak muda hanya butuh didengar, mereka ingin perhatian,” ujar salah satu penyedia jasa.

Fenomena ini bahkan sempat viral di media sosial China. Banyak warganet yang membagikan pengalaman pribadi, baik yang merasa terbantu maupun yang justru menganggapnya aneh dan tidak wajar.

Meski begitu, tren ini menunjukkan bagaimana generasi muda di kota besar makin membutuhkan ruang untuk menyalurkan kesepian. Pelukan, meski sederhana, terbukti punya kekuatan besar untuk menenangkan.

Dengan tarif yang terjangkau, man mums kini berkembang pesat di sejumlah kota besar seperti Beijing, Shanghai, dan Guangzhou. Tidak sedikit yang memprediksi tren ini akan semakin meluas dalam beberapa tahun ke depan.

Bagi sebagian orang, pelukan bukan lagi sekadar gestur sederhana, melainkan sebuah kebutuhan emosional. Dan di China, kebutuhan itu kini bahkan bisa dibeli dengan harga 50 yuan. (*)

You Might Also Like

10 Spot Buku Paling Asik di Jogja, dari Kafe Kekinian sampai Perpustakaan Megah

Mau Dapat Manfaat Sehat dari Ikan? Hindari Digoreng, Ini 4 Cara Masak yang Lebih Aman!

Ayu Puspa Layak Dinobatkan Pemilik Senyum Termanis tahun 2025

Semarang Diguyur Hujan Lebat, Banyumanik Diterjang Banjir

Kali Surabaya Nge-gas, Warga Ngeri

TAGGED:pelukantradisi uniktradisi unik di china
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Presiden Prabowo merombak kabinet dengan mencopot lima menteri, termasuk Sri Mulyani dan Budi Arie. Langkah ini dinilai sebagai konsolidasi politik, sekaligus melepaskan bayang Jokowi. Publik menanti, apakah reshuffle ini akan bawa perubahan nyata atau sekadar ganti nama. Foto: dok. Dari Reshuffle, Prabowo Mulai Lepas Bayang Jokowi, Siapa Masuk Siapa Tersingkir?
Next Article Dua terdakwa kasus penyekapan intel dalam kasus aksi May Day, jalani sidang di PN Semarang. (bae) Tidur Siang Terakhir: Mahasiswa Undip Dibangunkan Polisi, Disambut Borgol dan Cacian

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

Pidana Uang Pengganti Rp809 Miliar Mustahil Dibayarkan, Hukuman Nadiem Jadi 15 Tahun Penjara

KIRAB BUDAYA - Kirab budaya dalam peringatan Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Kajen, bikin suasana tetap meriah tanpa dentuman sound horeg.

Haul Syekh Ahmad Mutamakkin Bikin Kajen Bergetar, Satukan Tradisi dan Harmoni Budaya

Latsarmil SPPI Resmi Dihentikan

Bejatnya Psikolog Gadungan, Tipu dan Cabuli Korban di Hotel Semarang

Kemarau Datang, BPBD Jateng Siaga Salurkan Air Bersih ke Warga

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Unik

Stop Iri dan FOMO Saat Scroll Sosmed: Begini Cara Biar Hidup Tetap Waras

Agustus 29, 2025
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi, Kasat Reskrim AKBP Andika Dharma Sena, dalam konferensi pers, Sabtu (3/5/2025).
Unik

Polisi Tetapkan 6 Tersangka Kericuhan Aksi May Day di Semarang

Mei 3, 2025
Tips

Tetap Tenang Bro… Sukses Tak Selalu Datang di Usia Muda, Senja Bisa Jadi Puncak

Desember 14, 2025
Unik

Jangan Musnahkan Si Wajah Seram, Sahabat Setia Petani

Mei 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Man Mums Jadi Tren Baru Pengusir Sepi di China, Peluk Sepuasnya Bayar Rp110 Ribu
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?