BACAAJA, SEMARANG- Perayaan malam takbiran Idulfitri 1447 H di Jateng terpantau aman dan tertib. Dari total 55 titik kegiatan yang tersebar di berbagai daerah, semuanya berjalan kondusif hingga pukul 21.00 WIB.
Pantauan ini bukan kaleng-kaleng. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi turun langsung bareng jajaran penting seperti Kapolda Jateng, Pangdam IV/Diponegoro, Sekda, hingga unsur Forkopimda lainnya. Bahkan, mereka juga sempat terhubung lewat video conference bareng Kapolri.
Baca juga: Strategi Pemprov Jateng Urai Macet Mudik Lebaran: Andalkan CCTV dan Posko
Meski sempat diguyur rintik hujan di Semarang, suasana tetap terkendali. Nggak ada kejadian yang bikin alis naik. Semua relatif smooth. Pengamanan juga nggak main-main. Total 11.800 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, sampai instansi lain dikerahkan buat jaga situasi tetap kondusif selama arus mudik dan momen Lebaran.
Dari data sementara, jumlah kendaraan yang masuk ke Jateng tembus sekitar 1,37 juta unit. Sementara yang keluar ada di angka 750 ribuan unit. Angka ini naik dibanding tahun lalu, menegaskan lagi kalau Jateng masih jadi “magnet” utama pemudik.
Takbir Keliling
Menariknya, meski jadi pusat pergerakan mudik, suasana di titik-titik seperti Simpanglima justru nggak terlalu padat. Takbir keliling tetap boleh, tapi dengan catatan: harus koordinasi sama aparat. Jadi tetap seru, tapi nggak chaos.
Pemprov sendiri sudah ancang-ancang dari jauh hari lewat rakor lintas sektoral. Mulai dari pengaturan lalu lintas, kesiapan jalan, objek wisata, sampai mitigasi bencana, semua disiapkan biar Lebaran kali ini minim drama.
Selain keamanan, kondisi bahan pokok juga dipastikan aman. Nggak ada kelangkaan yang bikin panik. Jadi masyarakat bisa Lebaran dengan lebih tenang.
Baca juga: Pemprov Pasang Wifi Gratis di 382 Titik Buat Pemudik
Kapolri pun kasih apresiasi atas solidnya kerja sama antarinstansi di Jawa Tengah. Menurutnya, sinergi kayak gini yang bikin situasi tetap stabil di tengah lonjakan aktivitas besar seperti mudik Lebaran.
Jutaan kendaraan boleh masuk, tapi chaos nggak ikut nimbrung. Mungkin ini bukti, yang bikin ribet itu bukan jumlahnya, tapi cara ngaturnya. (tebe)


