BACAAJA, JAKARTA- Tahun ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat nyiapin 401 unit bus dengan total 15.834 kursi buat arus mudik dan balik. Nggak cuma penumpang, ada juga delapan truk buat ngangkut 240 motor pemudik.
Buat yang ogah riding jauh tapi tetap pengin punya motor di kampung, ini solusi anti pegel. Rute angkut motor tersedia ke Solo, Jogja, Wonogiri, dan Purwokerto. Pendaftaran resmi dibuka 1 Maret 2026 dan full online. Begitu kuota penuh? Ya otomatis ditutup. Nggak ada drama perpanjangan.
Cara Daftar Mudik Gratis 2026
Oke, ini bagian pentingnya. Jangan cuma baca judul, tapi skip caranya.
- Buka situs resmi: https://nusantara.kemenhub.go.id/mudik-gratis/v2
- Klik “Daftar Sekarang” lalu bikin akun baru.
- Pilih jadwal keberangkatan dan kota tujuan yang masih tersedia.
- Isi data diri lengkap sesuai KTP/KK (jangan typo, nanti ribet sendiri).
- Setelah submit, lakukan verifikasi sesuai waktu dan lokasi yang tertera di sistem.
Kalau semua valid? Fix. Tinggal tunggu hari H berangkat.
Tips penting:
- Pakai koneksi internet yang stabil.
- Siapkan data diri sebelum buka situs.
- Jangan daftar mepet-mepet kalau nggak mau cuma kebagian notifikasi “kuota telah terpenuhi”.
Pilihan Rute
Rutenya lumayan luas. Dari Jakarta menuju berbagai kota di Jawa Tengah via bus dan kereta api. Ada juga keberangkatan dari Serang (Banten) ke Jogja, Solo, dan Banyumas. Beberapa jadwal mulai 10 Maret sampai 18 Maret 2026, tergantung moda dan penyelenggara.
Artinya? Pilihan ada. Tinggal refleks kamu secepat apa. Program ini bukan cuma soal gratisan. Pemerintah ingin menekan angka kecelakaan karena mudik motor jarak jauh. Jadi konsepnya sederhana: kamu aman, keluarga tenang, jalanan juga nggak terlalu brutal.
Tapi mari jujur saja. Setiap tahun ceritanya mirip: kuota terbatas, peminat membeludak, server mendadak “sibuk”. Jadi kalau benar-benar mau pulang tanpa bikin rekening menjerit, jangan cuma wacana. Karena di musim mudik gratis, yang lambat bukan cuma kehabisan tiket, tapi juga kehabisan alasan. (tebe)


